
Setelah Alma dan Lisa masuk ke dalam rumah.
Ani berjalan dari arah dapur. "Kamu baru pulang nak? Kok gak kedengaran suara motornya? Dan ini siapa?" Ani menunjuk Lisa.
"Dia Lisa, Ma! Tadi taksi Alma gak sengaja nabrak dia, dia dari kampung dan ke kota ingin mencari pekerjaan. Jadi Al mengajaknya ikut ke rumah. Nah kalau motor Al lagi di bengkel, minta di servis.." ujar Alma.
Ani hanya mengangguk.
"Terus kenapa kamu bawa gadis ini ke rumah kita?" Ani menatap Lisa.
"Al mau memberikan Lisa pekerjaan.." niat baik Alma.
"Pekerjaan apa?" Ani menatap Alma heran.
"Biarkan Lisa bekerja di sini ya Ma? Nemenin Mama di rumah, atau bantu-bantu mengerjakan pekerjaan rumah.."
Ani menggeleng pelan.
Alma menatap Lisa.
"Lisa, itu kamar kamu. Kamu istirahat dulu ya?" Alma menunjuk kamar khusus tamu.
"Terimakasih Bu, Tante.. Saya permisi." Lisa bangkit dari duduknya menuju kamar.
Setelah Lisa pergi.
"Nak, Mama gak butuh teman ataupun pekerja untuk membantu mengerjakan tugas rumah.." ujar Ani.
"Terus gimana dong Ma? Al gak tega melihat dia.." Alma iba kepada Lisa.
"Oh, Al bawa ke rumah aja dia ya Ma? Al kan terkadang pulang kerja lebih lama daripada Mas Romi. Jadi kan kalau ada Lisa, Al gak risau. Ada yang bantu-bantu mengerjakan pekerjaan rumah.." sambungnya.
"Terserah kamu nak. Semua tergantung kamu, karena kamu yang mengajaknya.."
"Al mandi dulu ya Ma? Gerah ni.." Alma mencium pipi Ani, lalu bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamar.
__ADS_1
Pukul sembilan malam.
Alma bergegas ingin terjun ke alam mimpi. Dia membaringkan badan dan mematikan lampu tidur. Baru juga memejamkan mata, ponsel Alma yang berada di meja bergetar.
Drtt drtt..
"Ck! Siapa sih malam-malam gini nelepon?" Alma duduk dan mengambil ponselnya.
"Mas Akmal?" Alma bergumam saat melihat nama yang menghubunginya.
Alma pun langsung menjawab.
"Halo Assalamualaikum, Mas.." sapa Alma.
📲"Waalaikumsalam Al. Maaf ya malam-malam gini aku ganggu. Kamu udah tidur belum?"
"Kebetulan udah mau tidur sih. Ada apa ya Mas?"
📲"Aku mau nanya. Kamu sama Pak Romi lagi ada masalah ya?"
Alma terkejut.
"Mas Akmal ini ngomong apa? Aku sama Mas Romi baik-baik aja.." sahut Alma berbohong.
📲''Benarkah? Aku dengar Pak Romi mengundurkan diri dari perusahaan, makanya ku pikir kamu dan Pak Romi sedang ada masalah.."
'Mengundurkan diri?' batin Alma.
"Emm.. Aku gak tahu sih Mas! Udah dua hari ini aku nginap di rumah Mama.."
📲"Tumben?" Akmal pun penasaran.
"Kangen aja sama Mama! Mas Romi juga belum ada menghubungi ku, aku pikir dia sibuk dengan pekerjaannya.."
'Jangan-jangan Alma dan Romi ada masalah. Tetapi Alma tidak mau bercerita dengan ku. Lihat saja Romi, kalau sampai kamu menyakiti Alma, maka akulah orang pertama yang akan membuat hidupmu menderita. Aku sangat mencintai Alma dari dulu hingga saat ini, akan tetapi aku merelakan dirinya menikah dengan mu, karena aku ingin melihat Alma bahagia, bukan sengsara..' batin Akmal di sebrang sana.
__ADS_1
"Mas.. Mas Akmal kok diam aja?" Alma menegur Akmal.
📲"Eh.. Maaf, aku hampir ketiduran.." ucap Akmal berbohong.
"Ya sudah! Mas Akmal tidur gih, aku juga udah ngantuk.."
📲"Baiklah. Assalamualaikum!"
"Wa'alaikumsalam.." sahut Alma.
Panggilan pun terputus.
"Huft! Ternyata Mas Romi benar-benar ingin berubah menjadi lebih baik lagi. Buktinya dia sudah mengundurkan diri dari kantor.." gumam Alma sendirian.
Dia meletakkan ponselnya lagi, lalu berbaring dan menuju ke alam mimpi.
•
•
**Mas Akmal 🌹.
•
•
HAYO,, ALMA PILIH ROMI, PAK DUDA APA MAS PERJAKA ?? 🙈🙈
TBC.
HAPPY READING..
SEE YOU NEXT PART TOMORROW..
__ADS_1
JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA 🤗
TERIMAKASIH 😘**