Perjalanan Cinta Almaida

Perjalanan Cinta Almaida
Bab 43. PCA


__ADS_3

Alma dan Sekar keluar dari cafe.


"Aku duluan ya Al?" ucap Sekar pada Alma, karena taksi pesannya sudah datang terlebih dahulu. Rumah Alma dan Sekar beda arah, jadi mereka memutuskan untuk memesan taksi masing-masing.


"Hati-hati ya? Bye.." Alma melambaikan tangan, Sekar pun membalas lambaian tangan Alma.


Taksi Sekar pun melaju pergi.


Alma masih berdiri sembari melihat jam di pergelangan tangannya.


"Udah hampir maghrib.. Lama banget sih taksinya, selalu aja kalau pesan taksi online lama banget kayak begini."Alma terlihat kesal.


Beberapa menit kemudian taksi online pesanan Alma datang.


"Dengan Ibu Alma?" tanya sang sopir.


Alma mengangguk.


"Maaf menunggu lama ya Bu? Tadi saya salah jalan.." ujar sang sopir.


"Gak pa-pa, Pak." sahut Alma sembari masuk ke dalam taksi.


Taksi pun melaju sesuai alamat yang tertera di aplikasi.


Cit!!!!!


Di pertengahan jalan, sang sopir mengerem mendadak.


"Aw.." kepala Alma terbentur kursi belakang sopir.


"Pak! Gimana sih nyetirnya? Kepala saya sakit ini.." ujar Alma kesal sambil mengelus jidat nya yang memang sakit.


"Itu Bu! Ada orang ketabrak.." sahut sopir terbata.


"Ketabrak? Kok bisa sih!" Alma langsung keluar dari mobil. Dia berjalan ke arah seorang wanita yang terduduk di depan taksinya.


Sopir pun keluar dari mobil dan mengikuti Alma.


"Mbak.." seru Alma lembut sembari menepuk pelan pundak wanita yang tadi tertabrak taksi online nya.

__ADS_1


"Aa!!" pekik wanita itu sambil menutup wajahnya


"Mbak!" Alma berjongkok di samping wanita tersebut.


Wanita itu membuka kedua tangan yang tadi dia gunakan untuk menutupi wajahnya. Perlahan, dia menoleh ke arah Alma.


"Bu tolong saya Bu.." ucap wanita itu seperti ketakutan.


Alma mengerutkan dahi dan menoleh sekilas ke arah sang sopir.


"Mbak! Mbak kenapa? Jangan takut, tidak ada orang jahat di sini.." Alma mengelus punggung wanita yang terlihat ketakutan itu.


"Mereka, mereka ingin merampokku dan ingin menculik ku.." wanita itu menunjuk ke depan.


Alma melihat ke arah depan, dan mengedarkan pandangan. "Tidak ada siapa-siapa di sini Mbak. Mereka siapa yang Mbak maksud?"


Wanita itu hanya melihat sekeliling sambil menetralkan degup jantung nya.


"kamu mau kemana?" tanya Alma pada wanita itu.


"Saya gak tahu mau kemana Bu. Saya berasal dari kampung, dan ke kota ingin mencari pekerjaan.." sahut wanita tersebut sedikit tenang dan tidak ketakutan lagi.


"Nama kamu siapa?" Alma menatap wajah polos gadis yang berada di hadapannya.


"Nama saya Alisa, panggil saja Lisa.."


"Baiklah Lisa. Kamu bisa ikut dengan saya, nanti saya akan memberimu pekerjaan.." ucap Alma.


"Benarkah?" Lisa berbinar dan menatap wajah cantik Alma.


Alma mengangguk dan tersenyum tipis.


"Saya mau Bu. Terimakasih banyak, terimakasih banyak Bu.." Lisa mencium tangan Alma, dia merasa sangat bahagia.


"Ayo!" Alma membantu Lisa berdiri.


Mereka kembali masuk ke dalam taksi. Taksi pun melaju menuju rumah Mama Alma.


Beberapa menit kemudian.

__ADS_1


Taksi telah sampai di depan gerbang rumah Mama Alma.


Alma dan Lisa turun dari taksi. Setelah Alma membayar ongkos, taksi pun melaju pergi.


"Ayo Lisa! Ini rumah Mama saya," ucap Alma mengajak Lisa.


Cklek!


Mereka berdua berjalan masuk ke dalam rumah.


"Assalamualaikum Ma.." seru Alma saat sudah berada di dalam rumah.


"Waalaikumsalam.." sahut Ani.


"Kamu baru pulang nak? Kok gak kedengaran suara motornya? Dan ini siapa?" Ani menunjuk Lisa.


"Dia Lisa, Ma! Tadi taksi Alma gak sengaja nabrak dia, dia dari kampung dan ke kota ingin mencari pekerjaan. Jadi Al mengajaknya ikut ke rumah. Nah kalau motor Al lagi di bengkel, minta servis.." ujar Alma.


Ani hanya mengangguk saja.


β€’


MAU TAU KELANJUTANNYA? SIMAK DI BAB SELANJUTNYA πŸ’ƒπŸΌπŸ’ƒπŸΌ



**Almaida ❀❀


β€’


β€’


TBC.


HAPPY READING..


SEE YOU NEXT PART..


JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA ❀

__ADS_1


TERIMAKASIH πŸ™πŸ»πŸ˜˜**


__ADS_2