Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
ULANG TAHUN KAISAR


__ADS_3

Pengenalan tokoh


Kita bakal pengenalan tokoh dulu ya. Biar kalian tu gak bingung.


Zhang Lincheng


Ayah dari Zhang Yui wei.


Memiliki 1 istri sah yang telah meninggal dan 3 selir. Dia adalah mentri kiri di kekaisan Jing.


Tingkat kultivasi Pembentukan qi bintang 8 tahap 1.


Permaisuri (Rin mei)


Memiliki anak bernama Zhang Yui wei (tokoh utama kita) dan Zhang Ling wei (laki laki)


Selir pertama (Yu mei)


Memiliki anak bernama Zhang Yuxi (laki laki) dan Zhang Meixi (perempuan). Mereka tidak pernah menindas Yui. Mereka diam diam memberi makan pada Yui karena selir ketiga memberi Yui makanan basi.


Selir kedua (Jin ye)


Memiliki anak bernama Zhang Li chen (laki laki). Mereka diam diam memberi koin kepada Yui karena selir ketiga tidak pernah memberi Yui koin sepeser pun.


Selir ketiga (Yun lin)


Memiliki anak bernama Zhang Yun mei (perempuan) dan Zhang Lin Yun (perempuan). Mereka sering menindas Yui. Bahkan memperlakukan Yui seperti hewan peliharaan. Sungguh kejam.


Zhang Yuxi


Tingkatan kultivasi Penempaan qi bintang 2 tahap 3


Zhang Meixi


Tingkatan kultivasi Penempaan qi bintang 2 tahap 3


Zhang Li chen


Tingkatan kultivasi Penempaan qi bintang 2 tahap 3


Zhang Yun mei


Tingkatan kultivasi Penempaan qi bintang 2 tahap 1


Zhang Lin yun


Tingkatan kultivasi Penempaan qi bintang 2 tahap 1


Jadi yang sering nindas Yui adalah selir ketiga dan anaknya. Selir pertama dan kedua tidak pernah menindas Yui. Mereka menyayanginya seperti anak sendiri. Oke sekarang kita ke story nya


Yui segera menarik auranya dan duduk. Mereka memulai acara makan malam tanpa bicara.

__ADS_1


Oh ya sekarang Yui pake cadar karena gak mau ada yang liat wajahnya. Wajahnya sih udah sembuh. Tadi sore Yui ke ruang dimensi buat bikin obat.


Setelah selesai, pelayan di sana mengambil peralatan makan untuk di cuci. Ayah Yui menyampaikan apa yang ingin disampaikan pada para anggota keluarga.


"Kalian semua dikumpulkan di sini karena Ayah ingin menyampaikan sesuatu. Jadi minggu depan akan ada acara ulang tahun Kaisar. Ayah ingin kalian bersiap"


Mereka terlihat biasa saja. Apa lagi Yui, dia sangat malas karena membayangkan bagaimana nona muda yang berpakaian begitu terbuka untuk menggoda tuan muda dan pangeran. Baginya itu sangat menjijikan.


Dan sedangkan Yun mei dan Lin yun sangat senang karena ini kesempatan mereka untuk menggoda pangeran.


.....................


Skip minggu depan.


Di gerbang, para anggota keluarga telah siap. Kini Yui yang belum muncul. Setelah beberapa lama, Yui tiba. Mereka semua pergi menuju Kerajaan Kaisar.


Sesampainya di sana, ia turun dibantu oleh gegenya yaitu Ling wei. Ya, gegenya itu sangat menyayanginya. Hanya Ayahnya yang cuek dengan Yui karena hasutan selir ketiga.


Mereka memasuki ruangan dan diumumkan kasim "PERDANA MENTRI KANAN DAN KELUARGA TELAH TIBA"


Yui pun duduk dan menatap bosan. Dia tidak tertarik dengan acara itu. Apalagi pidato Kaisar yang membuat Yui sangat bosan.


Tibalah saatnya untuk pemberian hadiah. Giliran Yui menyerahkan hadiah.


"Ini hadiah dari saya. Maaf saya hanya bisa memberikan ini sebagai hadiah"


Kaisar membuka kotak berisi botol yang di dalamnya ada pil peningkat kultivasi dan pil regenerasi. Kaisar sangat terkejut dengan hadiah itu.


"Apa nona yakin ingin memberi ini kepada zhen?"


"Tentu saya yakin. Lagi pula saya punya banyak"


Sontak hal itu membuat Kaisar terkejut.


"Pelayan, berikan hanfu yang bagus, perhiasan, dan token giok kerajaan ini jadi nona Yui bisa keluar masuk dengan mudah"


"Tidak perlu begitu Yang Mulia. Anda sedang ber ulang tahun jadi tidak pantas bagi saya menerima itu"


"Tidak apa nona Yui, ini bahkan tak sebanding dengan hadiahmu. Anggap saja ini tanda terima kasihku"


"Baiklah akan saya terima"


Yun mei lan Lin yun menggertakan giginya. Mereka kesal pada Yui. 'Dasar j*l**g. Beraninya kau. Tunggu saja di ajang pertunjukan bakat, aku akan mempermalukanmu! Lihat saja!'


Berikutnya acara pertunjukan bakat. Yun mei menampilkan sebuah tarian. Ia memakai baju terbuka memperlihatkan belahan dadanya.


Saat sedang menari, baju Yun mei merosot dan memperlihatkan buah dada yang begitu besar. Seperti menonjol ingin keluar. Orang orang memandangnya dengan tatapan mesum.


Tinggal Yui yang belum menampilkan bakat. Kaisar tidak mempermasalahkan karena rumor yang mengatakan kalau dia itu sampah. Tapi bagaimana bisa sampah mendapat pil kultivasi dan regenerasi?


"Nona Yui, kenapa kau tidak menampilkan bakatmu?" dia adalah salah seorang mentri di kekaisaran Jing yang dibayar selir ketiga untuk mempermalukan Yui.

__ADS_1


Yui hanya tersenyum sinis 'Heh mereka menggunakan trik murahan untuk mempermalukanku'


"Aku tidak punya bakat. Kau tau kan aku ini hanya seorang sampah"


"Tapi karena Kaisar sedang ber ulang tahun, maka aku akan menampilkan bakatku"


Yui pergi untuk mengganti bajunya. Ia masuk ke ruang dimensi dan memakai baju laki laki.


Beberapa saat kemudian Yui masuk ke aula dan tak lupa memakai cadar.


Yui memberi salam yang kaya pas mau tanding silat gitu. Lalu mulai melakukan gerakan pencak silat. Orang orang kagum dengan gerakan Yui yang gesit dan mematikan.


Yui bergerak secepat kilat dan langsung mengambil pedang salah satu prajurit di sana. Lagi lagi orang orang kagum dengan kemampuan Yui.


Tidak terkecuali Kaisar. Ia sangat kagum pada Yui. Terbesit keinginannya untuk menjodohkan Yui dengan salah satu anaknya.


Yui menyudahi pertunjukan bakatnya dan menghampiri Kaisar. Ia telah bersiap dilihat dari caranya memegang pedang. Para prajurit terkejut.


"Cepat lindungi Kaisar, nona Yui akan menyakiti Kaisar"


Tiba tiba ada sebuah belati yang telah dilumuri racun melesat ke arah Kaisar. Dengan cepat Yui menangkis serangannya.


"Ck, padahal aku hanya ingin melindungi Kaisar. Tapi kalian malah mengira aku ingin menyakitinya. Bagaimana kerja kalian? Sungguh tidak bisa diandalkan"


Yui pergi keluar aula untuk menenangkan diri. Acara ulang tahun Kaisar pun dibubarkan. Kini semua telah pergi ke kamar tamu.


Di malam hari Yun mei diam diam pergi ke kamar Pangeran Mahkota. Mereka berdua telah janjian untuk bertemu di kamar pangeran mahkota.


Tidak ada prajurit yang berjaga di depan pintu atas permintaan Putra Mahkota. Yun mei kini berada di dalam kamar puta mahkota.


"Ada apa Yang Mulia Putra Mahkota memanggil saya?"


"Ternyata kau sudah datang rupanya"


"Tentu Yang Mulia Putra Mahkota"


"Jangan memanggilku seperti itu. Kita sudah bertunangan"


Tanpa aba aba Putra Mahkota menarik Yun mei dan menidurkannya di ranjangnya. Mereka mulai melakukan hubungan yang seharusnya tidak dilakukan. Entah sudah berapa banyak wanita yang dia hamili.


Suara desahan desahan terdengar. Putra Mahkota sangat menikmati tubuh Yun mei. Yun mei sering kali mendesah karena kenikmatan. Yun mei rela menyerahkan kesuciannya untuk orang yang dicintainya.


Mereka tidak menyadari kalau ada yang mengawasi mereka. Dia adalah Yui. Yui hanya tersenyum sinis melihat kelakuan dua manusia itu.


...***Halo ini lanjut lagi...


...Jan lupa like, vote, rate, dan jangan lupa komen...


...Makasih buat kalian yang selalu dukung walau author gak tahu siapa😌...


...Bye bye***...

__ADS_1


__ADS_2