Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
Chapter 7


__ADS_3

"Jadi sebenarnya mereka berdua adalah orang tuamu" Mei lian pun terkejut bukan main. Bagaimana tidak terkejut, Mei lian dihadapkan dengan kenyataan yang seperti itu.


"What‽‽‽ Bagaimana mungkin ini bisa terjadi. Apa maksud dari semua ini? Jelaskan padaku semuanya. Jangan membuatku pusing"


"Baiklah aku akan menceritakannya. Jadi dulu di dunia atas, seorang bayi perempuan yang cantik lahir. Suara tangisan itu membuat semua orang menangis bahagia. Bayi itu adalah kau. Kau itu lahir dengan selamat.


Namun kami khawatir kau akan menjadi perebutan para kultivator karena meridian yang kau miliki itu sangat jarang dimiliki. Kali ini ada dua di dunia yang memilikinya. Kau dan yang satunya masih misterius karena sangat sulit dilacak.


Lalu kami mengirimmu ke masa depan. Saat umurmu 20 tahun maka kau akan kembali. Di sini umurmu 16 tahun. Dan akhirnya kami dapat bertemu padamu. Dan di sampingmu itu adalah kakekmu. Ayah tau kau tak menyangka. Tapi itulah kenyataannya"


Mei lian pun berusaha mencerna semua.


"Hmm, tapi yang masih aku bingungkan adalah, aku punya kembaran. Lalu yang itu bagaimana"


"Soal itu, ibu membuat ilusi seolah ibumu yang ada di bumi itu melahirkanmu. Jadi otomatis dia mengira kalau dia melahirkanmu"


"Jadi begitu" air mata Mei lian jatuh lalu Mei lian langsung memeluk mereka bertiga.


"Ayah, ibu, aku merindukan kalian. Kakek, maafkan aku. Aku tidak tau kalau kau adalah kakek ku. Maafkan aku"


"Tentu saja kakek akan memaafkanmu"


Terima kasih kakek😁"


"Eit tapi tunggu dulu. Tidak semudah itu. Kau harus sering sering mengunjungiku. Kalau tidak mau ya sudah"


"Tentu saja aku akan mengunjungi kakek"


"Baiklah aku tunggu. Nenekmu pasti juga merindukanmu"


"Baiklah aku harus kembali. Sampai jumpa"


"Sampai jumpa, hati hati nak"


"Baik bu"


Mei lian pun pergi ke kamarnya. Keesokan harinya Xin xin pergi menuju kamar Mei lian. Ia ingin melihat apa mei mei nya sudah kembali. Dan setelah pintu terbuka, Xin xin senang melihat mei mei nya sudah kembali.


"Mei mei"


"Oh jie jie"


"Akhirnya kau kembali juga mei mei. Apa kau baik baik saja? Kau tidak terluka kan?"

__ADS_1


"Aku baik baik saja jie jie, jie jie tidak usah khawatir. Oh ya jie jie tolong siapkan aku air untuk mandi dan makanan"


"Baiklah tunggu sebentar"


Lima menit kemudian...


"Mei mei, air sudah siap"


"Terima kasih jie jie"


Mei lian pun mandi dengan tenang. Ia masih memikirkan kejadian kemarin. Mei lian pun menyudahi mandi dan memakai hanfu lalu pergi ke meja makan. Mereka berdua makan dengan tenang.


Sore hari mereka kembali ke kekaisaran Lu. Mei lian menyiapkan rencana untuk membalaskan dendam ke orang yang menyakiti Mei lian. Setelah itu Mei lian (Arina) akan kembali ke dirinya yang asli. Setibanya di istana kekaisaran, Mei lian pun langsung ke kamar dan istirahat. Namun ada yang membuka pintu dengan kasar. Dia adalah Lu fei lin. Dia kesal karena Mei lian lebih unggul darinya. Lu fei lin berniat menampar Mei lian, tapi dengan sigap Mei lian menahannya dan menghempaskan tangan fei lin dengan kasar. Lalu Mei lian menampar fei lin.


"Hmm kau pikir aku diam saja? Tentu saja tidak"


Fei lin ketakutan, tangannya gemetar melihat tatapan tajam dari Mei lian dan senyum smiriknya. Fei lin pun pergi dari kamar Mei lian, pastinya ingin mengadu ke ibunya lalu kemudian mengadu ke Kaisar Lu. Mei lian pun tersenyum evil, ia tak sabar bermain dengan mereka.


Keesokan harinya Mei lian dipanggil ke aula, sesuai dengan dugaannya. Mei lian pun ke aula dengan Xin xin.


"PUTRI MEI LIAN TELAH TIBA" pandangan orang orang pun menggelap.


"Kakak, kenapa kau tak menghormat pada ayah?"


Seisi ruangan terdiam dengan ucapan Mei lian.


"Apa kau tau kenapa kau dipanggil kemari?"


"Tentu saja Kaisar Lu yang terhormat"


"Kalau begitu langsung saja. Kenapa kau menampar adikmu"


"Jadi hanya soal itu. Cih, segitu saja sudah mengadu. Lalu kau mau apa? Menghukumku? Silahkan, tapi satu hal yang harus kau ingat. Kau terlalu pilih kasih. Waktu mereka menindasku, apa kau memberiku keadilan? Jawabannya tidak! Lalu ketika aku menamparnya, kau langsung memberinya keadilan? Kukira kau adalah Kaisar yang bijaksana. Tapi nyatanya tidak! Lebih baik aku pergi saja. Lagi pula itukan yang kau inginkan? Sampai jumpa!"


Mei lian pun pergi dengan kesedihan. Mungkin itu kesedihan dari putri Mei lian. Kaisar Lu dan para Pangeran juga Putri yang mendengar itupun seperti disambar petir berkali kali dan seperti ditusuk belati.


Kaisar Lu menyadari kesalahannya. Ia pun menyuruh kasim untuk menyuruh Mei lian kemari namun Mei lian tidak ada. Barang barangnya pun juga tidak ada. Mei lian menyuruh para pasukannya untuk mencari Mei lian. Sedang di tempat Mei lian dan Xin, mereka ada di markas lotus hitam.


"Mei mei, apakah kau baik baik saja?"


"Aku tidak apa apa jie jie. Jie jie tidak perlu khawatir seperti itu. Mungkin ini karena perasaan Putri Mei lian"


"Yah sepertinya begitu. Ya sudah kau istirahatlah"

__ADS_1


"Baiklah jie jie"


Mei lian pun berbaring, lama kelamaan dirinya pun tertidur. Di mimpi Mei lian...


"Dimana ini. Halo apa ada orang" Mei lian pun melihat seorang pria, tampan sih.


"Siapa kau"


"Aku? Kau akan tau nanti"


"Kenapa aku ada di sini?"


"Apa kau tidak penasaran tentang dirimu?"


"Tidak. Lagi pula aku sudah tau tentangku"


"Kau belum tahu semuanya. Masih banyak misteri yang harus kau pecahkan"


"Haish, mengapa rahasia tentangku banyak sekali sih. Memang apa saja"


"Kau akan tau semua seiring waktu berjalan"


"Kenapa semua selalu bilang aku akan tau nanti. Jangan membuatku penasaran. Aku benci kalau aku tidak tau apa apa" pria itu pun hanya tersenyum tipis, sangat tipis sampai Mei lian tidak bisa melihatnya. Mei lian pun kembali ke alam sadarnya. Ia pun membuka matanya.


"Hmm, masih banyak misteri tentangku. Bagaimana aku memecahkan semua misteri itu? Bisa bisa sampai aku menjadi nenek nenek, misteri itu belum juga terpecahkan. Haish bisa bisa kepalaku meledak nantinya gara gara kebanyakan misteri"


___________________________________________


Mei lian : "Thor kok misteri gue banyak banget sih"


Author : Ya biar seru lah"


Mei lian : Seru sih seru, tapi kapan bisa terpecahkan misterinya"


Author : "Ya sampe semua kelar"


Mei lian : "Lama lama stres gue"


Author : Eh, lo kira gue gak pusing apa. Gue juga pusing mikirinnya"


Maaf authornya lagi gabut😂


___________________________________________

__ADS_1


Ya udah segini aja dulu. Siap siap kalo nanti dibikin penasaran. Oke nanti lagi ya aku lagi ngerjain tugas dulu. Padahal authornya juga males sih😌. Ayoo sapa yang males kaya authornya ngaku😂 Kalian kasih saran entar ini bakal gini, ato apa kek. See you...


__ADS_2