Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
UJIAN


__ADS_3

Yun Yue memejamkan matanya untuk menikmati dinginnya air untuk menghilangkan rasa lelahnya setelah pertarungan yang sangat menguras tenaga.


"Aku langsung menghilang dari sana dan tidak mengatakan apapun pada Nenek Zhou. Sepertinya sekarang mereka tengah mencariku" gumam Yun Yue.


Yun Yue menyudahi berendam-nya dan memakai handuk yang disampirkan di kamar mandi. Dia membuka lemari pakaiannya yang khusus untuk menaruh pakaian latihannya, dia ingin mendaftar di lomba yang diadakan oleh Sekte Jiangshi.


Setelah menemukan pakaian latihan yang cocok, dia langsung mengambilnya dan memakainya. Dia mengikat rambutnya kuncir kuda.


Yun Yue juga menarik loker meja riasnya dan mencari sebuah cadar. "Ah, ketemu!" Dia memakai cadar yang sedikit transparan itu.


"Baiklah, aku sudah siap" ucapnya dengan melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruang dimensi.


Fei yang melihat Yun Yue terpaku karena penampilannya berbeda dari yang dia lihat sebelumnya. Sedangkan Rouruan masih memutar otaknya dengan keras untuk menemukan cara mengalahkan Fei.


Yun Yue langsung keluar dari ruang dimensi mengabaikan para hewan kontrak dan penjaga ruang dimensinya serta zombie mini.


Fei hanya melihat Yun Yue yang keluar dari ruang dimensinya dengan diam. Rouruan yang melihat Fei menoleh ke arah lain, langsung mengikuti arah pandang Fei dan melihat Yun Yue sekilas karena Yun Yue telah keluar dari ruang dimensi.


Rouruan sontak saja terkejut. Dia terus bergumam "Bagaimana ini? Bagaimana ini?! Bagaimana ini?!" Rouruan berjalan mondar mandir sambil menggaruk-garuk kepalanya frustasi.


"Kau ini kenapa sih sebenarnya?!" ucap Xiao yang merasa terganggu oleh gumaman Rouruan.


"Bagaimana ini?! Aku terlalu fokus saat bermain dan aku tidak menyapa tuan!" teriaknya seperti orang gila.


"Salahmu sendiri. Untunglah tuan sedang dalam mood yang baik atau kau akan kena hukumannya" ucap Fenghuang membayangkan wajah licik Yun Yue dan membuatnya merinding.


"Jadi, jika kita tidak menyapa tuan maka kita akan dihukum?" ucap Fei yang merinding, begitu juga zombie mini yang ikut merinding saat mendengarnya.


"Itu tergantung mood tuan bagus atau tidak. Tapi, intinya adalah, harus membuat tuan selalu bahagia. Supaya kita juga tidak akan dihukum" ucap Fenghuang dengan nada memperingati.


***

__ADS_1


Yun Yue yang kini telah berada di dalam goa. Dia berjalan untuk keluar dari dalam goa itu. Yun Yue kini telah berada di luar goa. Saat dirinya akan melangkah lagi, Yun Yue langsung teringat dengan daun bambu emas.


Dia menoleh ke arah samping di mana ada jalan yang menuju pohon bambu emas. "Sepertinya aku harus menunda dulu" gumamnya.


Yun Yue berjalan keluar dari hutan dan mencari sekte Jiangshi. "Di mana tempat Sekte Jiangshi berada?" tanya Yun Yue pada zombie mini melalui pikirannya.


"Tuan, kau tinggal lurus ke depan, lalu ada pertigaan belok ke kiri, setelah itu tuan belok ke sebelah kanan dan di sana ada pengurus yang mengurus pendaftaran pertandingan" jelas zombie mini.


Yun Yue mengangguk pelan dan mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Zombie mini. Setelah perjalanan yang memakan cukup banyak waktu, dia dapat melihat sebuah tempat yang terkesan klasik.


Bangunan itu berada di atas dengan anak tangga yang mungkin mencapai 1000 anak tangga. Di tangga bagian atas ada dua buah patung singa yang berada di dua sisi.


"Menarik, sepertinya Sekte ini sedang menguji para peserta yang ingin mendaftar di pertandingan. Sekarang aku menjadi tertarik" gumam Yun Yue.


***


Di sebuah tempat yang gelap dengan pencahayaan yang minim, ada dua orang yang tengah berhadapan. Yang satu seorang pria dengan baju yang mewah dengan tatapan dingin dengah duduk di kursi kebesarannya.


Dan yang satunya lagi seorang pria yang memakai sebuah jubah yang menutupi setengah wajahnya.


"Maafkan hamba yang tidak berguna ini, Yang Mulia. Spirit beast itu tidak cocok dengan serbuk buatan hamba, jadi dia dengan mudah dapat dikalahkan" jawab pria dengan jubah hitam sambil berlutut dengan satu kakinya.


"Baiklah, kali ini aku maafkan. Tapi, kesabaranku juga punya batasnya. Segera secepatnya kau temukan spirit beast yang cocok!" ucap pria dengan mata merahnya sedikit mengintimidasi.


"Baik tuan, terima kasih–" belum sempat ucapan pria berjubah hitam selesai, ucapannya dipotong oleh orang yang dipanggil Yang Mulia.


"Jangan senang dulu. Kali ini, aku mempunyai tugas untukmu. Cobalah manusia untuk mencoba serbuk milikmu itu. Aku ingin tahu apakah efeknya akan lebih kuat?" ucap Pria itu menatap ke arah lain seperti tengah memikirkan sesuatu.


"Baik Yang Mulia, aku akan memastikan yang terbaik untuk melaksanakan tugas ini" ucap pria berjubah hitam dengan nada tegas sambil menyeringai.


***

__ADS_1


Yun Yue dapat melihat orang-orang yang ingin mendaftar tengah kesulitan untuk menaiki anak tangga yang berikutnya. Mereka merasa sangat berat untuk melangkah karena semakin ke atas gravitasinya akan semakin meningkat.


Yun Yue tanpa ragu langsung menaiki tangga itu dengan santai. Dia menggunakan energi spiritualnya agar cepat sampai ke puncak.


"Ternyata semakin ke atas tekanannya semakin berat. Ini juga termasuk ujian menurutku. Di ujian ini, jika ingin lolos harus mempunyai fisik yang kuat. Percuma saja kalau tingkatan-mu tinggi namun memiliki fisik yang lemah, kau akan langsung gagal di ujian ini. Berbeda denganku yang telah memiliki fisik yang kuat karena latihan berat yang aku jalani sebagai Queen Mafia, tentunya fisikku sudah tidak bisa diragukan lagi" gumamnya panjang lebar dengan menyombongkan diri sebagai Queen Mafia.


Sedangkan di ruang dimensi, Fei dan Zombie mini menatap Yun Yue dengan mata berbinar dan tatapan kagum. Sedangkan Xiao, Fenghuang dan Rouruan hanya menatap jengah karena sempat-sempatnya Yun Yue narsis.


Yun Yue melangkah dengan santai seolah dia sedang berjalan di tangga biasa. Dirinya bersiul seolah sedang menyombongkan diri. Dia dengan cepat menyusul peserta yang berada di atas.


Padahal yang lainnya tengah kesulitan dengan keringat yang membasahi wajah mereka, namun tidak dengan Yun Yue. Dia kini telah berada di tengah-tengah tangga itu.


Peserta yang melihat Yun Yue dengan santainya berjalan langsung menatapnya dengan terkejut dan tatapan tidak percaya sekaligus kagum.


"Wah, lihat! Ada yang telah berada jauh di sana! Siapa kira-kira dia ya?"


"Kita harus cepat ke puncak untuk mendaftar di pertandingan ini. Kita harus bisa mendapatkan jade spirit naga itu, apapun caranya!"


"Ya, kau benar! Jangan sampai kita mengecewakan para tetua yang telah percaya pada kita! Kita harus membawa nama baik Sekte Pedang Suci!"


Sepertinya Jade Spirit Naga membuat Sekte lain tertarik untuk mengikuti pertandingan yang diadakan. Banyak yang menginginkan Jade Spirit Naga itu, namun, karena ujian ini, tidak banyak yang berhasil untuk lolos.


"Aakh! Lebih baik aku menyerah saja di sini daripada harus melewati ujian ini! Bunuh saja aku!" salah seorang peserta menyatakan menyerah.


Tak lama setelah itu, sebuah belati mekayang ke arah peserta tadi dan akan memisahkan kepalanya dari lehernya. "Apa yang–?!" sebelum ucapannya terselesaikan, kepalanya telah terpisah dari tubuhnya sendiri.


Tubuh peserta itu mengambang dan dilempar ke bagian tangga paling bawah dengan menggunakan energi spiritual yang memiliki tekanan yang cukup kuat.


Semua peserta meneguk lidahnya dengan susah payah. Mereka ketakutan, bahkan sampai ada yang kencing di celana. Mereka memegang leher mereka, takut hal yang sama akan terjadi pada mereka.


Sedangkan Yun Yue hanya tersenyum sinis melihat kejadian itu. Dia menatap remeh pada peserta yang menyerah tadi. Sungguh nyali yang kecil.

__ADS_1


"Kau ingin dibunuh bukan?! Aku sudah memenuhi permintaan-mu! Sekarang, siapa selanjutnya?!" sebuah suara bergema.


...🍃🍃🍃...


__ADS_2