Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
ZOMBIE MINI


__ADS_3

"Baiklah, akan saya catat. Tapi sebelumnya, siapa nama nona? Dan juga umur nona?" tanya Lan Fei sembari tersenyum.


"Catat baik baik. Aku tidak akan mengulangnya" Lan Fei mengangguk "Namaku Yun Yue. Umurku 16 tahun. Apa ada lagi?" tanya Yun Yue.


"Em -- tidak ada nona. Bolehkah aku memanggilmu nona Yue?" Yun Yue mengangguk. Dia tidak masalah dengan itu "Baiklah nona Yue, misinya tertera di kertas ini. Semoga berhasil" ucap Lan Fei tersenyum dan dibalas Yun Yue juga dengan senyuman.


'Nona itu masih muda. Dia setahun lebih tua dariku. Apa nona bisa menyelesaikan misi? Aku harus percaya padanya. Dia pasti yakin kalau dia mampu. Kalau tidak, dia tidak mungkin langsung mengambil misi tingkap S tanpa berpikir dua kali' batin Lan Fei berharap.


Yun Yue membaca misi yang akan dia lakukan sambil berjalan. Dia tidak sengaja menabrak seseorang. Dilihatnya orang yang dia tabrak terjatuh di hadapannya.


"Oh maaf nona. Aku tidak sengaja. Sepertinya kau tidak terluka? Baiklah, kalau begitu aku permisi dulu" ucap Yun Yue yang tidak niat untuk meminta maaf.


Walaupun dia tidak melihat jalan, namun dia peka terhadap sekitar. Jadi, nona itulah yang sedang mencari masalah dengannya. Nona yang terjatuh itu tidak sengaja mendengar kalau Yun Yue masuk ke misi tingkat S.


Dia ingin menguji apakah pantas kalau Yun Yue mengerjakan misi yang sangat sulit itu. Nona tadi berdiri dan membersihkan bajunya yang kotor karena terjatuh tadi.


"Tidak apa apa. Tapi, bisakah kau membantuku berdiri? Aku kesulitan" ucap nona tadi tersenyum palsu.


"Ya, baiklah. Aku akan membantumu berdiri" ucap Yun Yue menarik tangan nona itu dan kemudian melepas uluran tangannya saat nona itu hampir berdiri.


"Ah maaf. Aku tidak sengaja. Tanganku licin tadi, jadi kau terjatuh. Maaf sekali ya" ucap Yun Yue menutup mulutnya dengan tangan kanannya berpura pura terkejut dan merasa bersalah.


Nona itu hanya tersenyum palsu. Dalam hatinya dia kesal karena Yun Yue melepas tangannya dan membuatnya terjatuh. 'Sial! Gadis ini ingin mempermalukan aku ya!?'


"Eh -- tidak apa apa. Aku akan berdiri sendiri saja" ucap Nona itu tersenyum canggung.


Yun Yue hanya menanggapinya dengan sebuah senyuman sinis lalu berjalan melewati nona itu yang sedang menahan kesal. Dia terlalu bosan untuk mengurusi hal semacam itu.

__ADS_1


'Awas saja kau! Beraninya begitu sombong denganku! Aku yakin kau pasti gagal dalam misi ini. Dan aku akan membuatmu malu!' batin nona itu menggertakkan giginya.


Yun Yue masih bingung dengan misinya. Mencari sebuah jade spirit naga? Bahkan Yun Yue tidak tahu benda apa itu dan seperti apa rupanya.


Yun Yue meminta Xiao untuk mencari buku tentang jade spirit naga. Xiao hanya butuh waktu beberapa menit untuk mencarinya di ruang dimensi.


Tentu saja di dunia nya itu tidak ada sedetik langsung muncul. Yun Yue membaca dengan teliti buku itu. Di buku itu tertulis kalau Jade spirit naga dilindungi oleh sekumpulan monster yang Yun Yue akan sebut sebagai zombie.


Jade spirit naga sangat berharga. Yun Yue terkejut saat membaca halaman berikutnya. Ternyata tidak jauh dari tempat jade spirit naga, ada pohon bambu emas.


Tapi disitu tidak mempunyai penjaga yang tetap. Para hewan spirit saling berebut untuk menguasai wilayah itu. Tentu saja mereka berebut. Walau pohon bambu emas hanya bekerja pada manusia, tapi auranya bisa membuat hewan spirit meningkatkan kekuatan spirit.


Yun Yue kemudian berjalan menuju goa tempat jade spirit naga berada. Di sana nampak sepi seperti tidak ada apapun yang menghuni gua itu.


'Apa benar di sini ada zombie? Ini untuk pertama kalinya aku akan bertemu zombie yang sungguhan. Biasanya aku hanya melihatnya di film. Sungguh tidak sabar' batin Yun Yue.


"Kenapa, memangnya tidak boleh?! Aku ini mau apa ya terserah! Mau wajahku kenapa juga terserah! tidak ada urusannya denganmu!" ucap Yun Yue berbicara sendiri. Eh, pada Xiao. Untung saja tidak ada orang di sana selain Yun Yue. Kalau tidak dia akan dianggap orang gila.


Xiao langsung menutup mulutnya. Dia tidak mau membuat tuannya marah. Xiao memang dikenal sebagai roh yang nakal. Tuannya yang sebelumnya saja sangat malas untuk mengurusnya karena tingkahnya.


Mereka ingin putus kontrak, tapi itu akan membuat salah satu di antara mereka mati. Bisa jadi keduanya mati. Jadi mereka tidak mau ambil resiko.


Mengapa Xiao masih hidup walaupun tuannya yang sebelum sebelumnya mati? Itu karena Xiao menggunakan kekuatan reinkarnasi milik tuannya yang pertama, jadi dia bisa hidup kembali.


Yun Yue masuk ke dalam dengan waspada. Dilihatnya di sekelilingnya. Di sana nampak sepi. Yun Yue memutuskan untuk masuk ke goa itu lebih dalam, tapi dia menginjak sesuatu yang lengket.


Yun Yue mengangkat paksa sepatunya dan melihat benda lengket apa itu. Warnanya kuning pucat. Yun Yue mencium bau benda itu, tapi benda itu tidak berbau.

__ADS_1


"Benda apa ini? Bentuknya dan warnanya aneh. Sangat lengket. Apalagi ini tidak berbau. Xiao, apa kau tahu benda apa ini?" tanya Yun Yue.


Xiao melihat benda itu dengan seksama. Dia merasa familier dengan benda itu. Xiao pergi ke perpustakaan untuk mencari buku tentang itu.


"Sebentar tuan. Aku akan mencarinya di perpustakaan. Ini akan memerlukan waktu cukup lama" jawab Xiao.


Yun Yue hanya berdecak kesal karena memerlukan banyak waktu. Tentunya Yun Yue harus mengulur waktu untuk itu. Yun Yue melihat begitu banyak benda lengket di depannya.


'Sial! Aku harus mengulur waktu untuk Xiao. Semoga saja dia tidak mengecewakan aku' batin Yun Yue sambil menghindari benda lengket itu.


Yun Yue seperti menabrak sesuatu karena terlalu fokus melihat jalan, jadi tidak melihat ke depan. 'Aduh! Apa yang aku tabrak?' batin Yun Yue menaikkan pandangannya untuk melihat apa yang dia tabrak.


Yun Yue terkejut seketika dan berjalan mundur. Tapi itu tidak bertahan lama. Yun Yue menatap tajam orang yang berada di depannya. Eh, sebenarnya bukan orang. Zombie!


"Apa ini? Ini zombie? Sungguh mengecewakan. Ini tidak seperti yang aku harapkan" ucap Yun Yue kecewa, berganti dengan senyuman mengejek.


Yun Yue menatap para zombie kecil di depannya. Mereka tadi bertumpuk, tapi terjatuh karena Yun Yue menabrak mereka. Yun Yue mengangkat salah satu zombie kecil itu, Yun Yue memanggil mereka zombie mini.


"Kalian para zombie mini, mengecewakanku! Apa kalian sekuat yang dibicarakan?" ucap Yun Yue meremehkan.


"Lepaskan aku dasar kau manusia bodoh! Kau belum melihat kekuatan kami. Walau kami kecil, kami tidak lemah!" ucap zombie mini yang diangkat Yun Yue.


Yun Yue menunjuk nunjuk jidat zombie mini, dan mengejeknya lagi "Aku tahu kalau kalian ini kuat. Sayang sekali kalian ini tidak punya tuan yang bisa memimpin kalian. Bagaimana kalau...kalian menjadi bawahan ku?"


*****


oke, jangan lupa like vote dan rate nya. and jangan lupa komennya~_~

__ADS_1


__ADS_2