Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
Chapter 5


__ADS_3

Hari hari berlalu dengan cepat, Mei lian mengetes mereka. Setelahnya Mei lian membagi menjadi kelompok.


•Kelompok pertama


Kelompok pertama dipimpin oleh Su jin. Kelompok ini bertugas menjadi pembunuh bayaran.


•Kelompok kedua


Kelompok kedua dipimpin oleh Fu mei. Kelompok ini bertugas menjadi pengawal bayangan


•Kelompok ketiga


Kelompok ketiga dipimpin oleh Yu xin. Kelompok ini bertugas menjadi alchemist. Baik membuat obat ataupun racun.


•Kelompok ke empat


Kelompok keempat dipimpin oleh Min wei. Kelompok ini bertugas mencari informasi.


•Kelompok ke lima


Kelompok kelima dipimpin oleh Ming yong. Kelompok ini bertugas mengelola usaha dari organisasi Lotus Hitam. Usaha yang dikelola organisasi Lotus Hitam yaitu makanan, pakaian, perhiasan, dll. Sekarang organisasi sudah dikenal di seluruh kekaisaran, bahkan sampai di kekaisaran lain.


Para anggota sedang melakukan tugas mereka, Mei lian dan Xin xin pergi ke gubuk tiga hari sebelum pertunangan putra mahkota, supaya mereka tidak dicurigai. Satu hari sebelum pertunangan, mereka dijemput dengan kereta kuda yang biasa. Sampailah mereka di istana kaisar Lu. Mei lian pergi ke paviliun yang jauh dari istana. Kaisar Lu sengaja menempatkan ke paviliun yang jauh karena hasutan selir Xiao wei.


'Kau sungguh menderita Mei lian. Tapi tenang saja, aku akan membalaskan dendam mu. Jadi tenanglah di sana'


"Mei mei aku sudah tidak sabar membalas dendam ke Kaisar s*al*n itu dan selir j*l*n* itu serta semua yang sudah menindas menindas nonaku"


"Aku juga. Tapi sebelum itu kita harus menyiapkan rencana dengan matang. Aku menduga kalau Lu fei lin itu pasti akan mempermalukanku tapi dia tidak tahu kalau aku bukanlah Mei lian yang dulu" Xin xin yang melihat senyuman yang terukir di wajahnya dan tatapan tajam darinya pun bergidik ngeri.


"Baiklah sekarang kita harus tidur karena besok akan ada pertunjukan menarik yang harus ditonton"


"Baiklah mei mei selamat malam"


"Selamat malam"


Mereka berdua pun tidur karena tidak sabar untuk melihat pertunjukan besok.


Keesokan harinya..


Cahaya matahari masuk melalui celah celah mengusik gadis yang sedang tidur.


"Mei mei ayo bangun"

__ADS_1


"Sebentar lagi jie jie, ini masih sangat pagi tau. Aku masih mengantuk"


"Mei mei, ayo bangun. Hari ini akan menjadi pertunjukan menarik"


"Baiklah aku bangun, siapkan hanfu dan air"


"Semua sudah siap dari tadi mei mei"


"Wah kau sangat rajin jie jie"


Mei lian pun bersiap siap untuk ke pertunangan putra mahkota dan adik tirinya. Tak lupa ia juga memakai cadar yang senada dengan warna bajunya. Sesampainya di gerbang, selir Xiao wei tersenyum sinis ke Mei lian. Dan Kaisar Lu hanya acuh tak acuh dengannya.


"Kenapa kau lama sekali"


Mei lian tidak menghiraukannya, ia langsung naik kereta. Ia naik kereta yang paling belakang namun Mei lian tak mempermasalahkan itu. Kaisar pun geram karena Mei lian tak menghiraukannya.


Mereka pun berangkat menuju kekaisaran Bai. Acara dimulai pada sore hari menjelang malam. Mereka beristirahat di tempat yang sudah disediakan untuk mereka. Mei lian membersihkan dirinya karena badannya lengket. Pertunangan pun akan segera di mulai. Kasim memberitahukan kedatangan para kaisar.


"KEKAISARAN MENG TELAH TIBA"


"KEKAISARAN LEE TELAH TIBA"


"KEKAISARAN LU TELAH TIBA"


"Salam kepada Kaisar Bai, Permaisuri, Selir, Pangeran dan Putri" Mei lian tidak menunduk karena ia tidak suka menunduk karena jabatan.


'Mau bermain drama rupanya. Huh, membosankan sekali'


"Untuk apa aku hormat, lagi pula kita sama sama manusia. Sama sama makan, minum, dan bernafas. Jangan memandang orang dari kedudukan dan harta, tapi dari hatinya"


"Siapa anak ini, Kaisar Lu?" dalam hati ia salut pada Mei lian. Seisi ruangan berpikir kalau Kaisar Bai akan menghukum Mei lian, tapi ternyata salah.


"Di dia a ada adalah Mei lian, di dia a anak anakku"


Dalam batin, Kaisar Lu sangat kesal karena menurutnya Mei lian akan membuatnya dalam masalah. Lalu ada suara tepukan tangan dan itu berasal dari Kaisar Wei. Kaisar yang terkenal kekejamannya. Kaisar Wei sengaja memerintahkan kasim untuk tidak memberitahukan kedatangannya. Ia ingin menikmati pertunjukan yang membuatnya tertarik.


"Hahaha, kau sangat berani. Aku salut padamu. Maukah kau menjadi anak angkatku.


Mei lian membaca pikiran Kaisar Wei. Ia pun tersenyum.


"Paman berjongkoklah"


"Untuk apa?"

__ADS_1


"Sudahlah kau akan tau nanti"


Kaisar Wei pun berjongkok, hal itu membuat seisi ruangan terkejut. Lalu Mei lian berjalan mendekat dan langsung memeluk Kaisar Wei. Mei lian pun berbisik.


"Aku tahu kau merindukan anakmu, makanya aku memelukmu supaya kau bisa melampiaskan kerinduanmu"


"Aku mau menjadi anak angkatmu. Tapi asalkan kalian mau menerimaku"


Pangeran, Putri, Permaisuri, dan Selir bahagia dan langsung memeluk Mei lian.


"Aduh aku tidak bisa bernafas" mereka pun langsung melepas pelukan mereka. Acara pertunangan dilanjutkan dan setelah itu acara pertunjukan bakat. Lu fei lin pun menari dengan meliuk liukan badannya dan itu sukses membuat pria hidung belang meneteskan air liurnya.


Dalam batin Mei lian 'Setelah menyingkirkan kalian berdua (selir Xiao wei dan Lu fei lin) akan ku lempar kau (Lu fei lin) ke rumah bordil'


"Bagus sekali. Zhen suka dengan tarian nona fei lin"


"Terima kasih Yang Mulia, tapi tarian hamba tak sebagus tarian kakak Hamba, Mei lian" seisi ruangan membicarakan Mei lian. Setahu mereka Mei lian tak bisa menari.


"Apa benar dia bisa menari"


"Entahlah aku juga tidak tahu"


"Katanya dia tidak bisa apa apa. Bagaimana dia bisa menari"


"Aku tidak tahu. Tapi memang kata orang orang dia itu sampah"


"Ya, kau benar dia itu sampah, bagaimana mungkin sampah bisa menari"


Orang orang menertawakan Mei lian tapi Mei lian tidak menghiraukan semua itu.


"Oh begitukah? Baiklah nona Mei lian, silahkan tunjukkan bakatmu" Lu fei lin tersenyum sinis karena ia mengira dapat mempermalukan Mei lian.


"Baiklah tapi aku akan mengganti baju dulu"


Sudah sangat lama sejak Mei lian pergi, namun ia tak kunjung kembali.


"Ini sudah lama sekali tapi dia belum kembali juga"


"Iya kau benar. Kenapa dia lama sekali? Aku sudah bosan lama lama menunggu"


"Huh sepertinya dia kabur karena dia takut"


"Hmm aku rasa kau benar juga"

__ADS_1


"Maaf sudah lama menunggu"


Hai aku up lagi nih. Maaf ya aku baru up. Soalnya lagi susah nyari imajinasi. Kalau ada kesalahan kata dan yang lainnya dan juga jika ada kesamaan aku minta maaf . Kalo suka rate, like, and vote. Makasih udah baca novelku. Jangan lupa jaga kesehatan di masa pandemi. Terus dukung author dong biar author semangat buat novelnya. Kalo semangat kan bisa crazy up😅. See you...


__ADS_2