Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
Chapter 4


__ADS_3

Mei lian merasa kesakitan. Goresan itu terasa panas. Namun mendadak goresan itu menghilang. Mei lian memasukkannya ke dalam ruang dimensi. Tidak ada yang bisa melihat kalung yang dipakai Mei lian (ruang dimensi) karena hanya pemiliknya lah yang bisa melihatnya dan itu adalah Mei lian. Kalung itu sangat istimewa karena bisa memuat semua benda tanpa terkecuali (emang apaan ya bisa nampung semua😂) sehingga menjadi incaran. Mei lian memutuskan untuk menemui Xin xin dan Min hou.


"Hei apa kalian mencariku😅" Mei lian langsung menghampiri mereka berdua dan cengengesan melihat keduanya khawatir.


"Tentu saja. Kami mencari nona karena tiba tiba menghilang" Keduanya menjawab dengan serempak.


"Baiklah ayo ikut aku"


"Kemana nona"


"Sudahlah ayo"


Mereka pun pergi menuju ke tempat penjualan budak. Kalian pasti udah bisa nebak kan mereka bakal ngapain.


"Permisi aku ingin bertemu pemilik tempat ini"


"Baiklah mari ikuti saya" penjaga itu mengantar Mei lian, Xin xin, dan Min hou ke ruangan pemilik tempat itu.


Penjaga masuk ke ruangan tersebut "Tuan ada yang ingin bertemu denganmu"


"Suruh masuk"


Penjaga menyuruh mereka bertiga ke ruangan itu.


"Ada apa nona"


"Saya ingin membeli semua budak yang ada di sini" Xin xin dan Min hou bingung, kenapa nona mereka membeli semua budak. Untuk apa itu? Mereka memutuskan untuk diam karena menurut mereka, mereka akan tau nanti.


"Apa nona serius"


"Tentu saja. Ada berapa budak disini dan berapa harganya?"


"Ada 1000, total harga 500 koin emas"


"Baiklah terima ini. Siapkan kereta untuk para budak yang kubeli, antarkan ke hutan kematian"


"Baik nona, akan saya siapkan"


"Bagus kalau begitu aku akan pergi"


"Baik silahkan nona"


Mereka pun berteleportasi ke hutan kematian menunggu para budak yang dibeli (Mei lian mempelajari teleportasi di ruang dimensinya. Saat sedang membaca buku yang menurutnya menarik, ia tak sengaja menemukan buku tentang jurus teleportasi. Sengaja gak author ceritain). Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya mereka datang(budak yang dibeli Mei lian). Mei lian menuntun mereka sampai ke hutan kematian lapisan ke 9. Mei lian sebelumnya telah memerintahkan Xiao huo dan spirit beast barunya untuk memindahkan mansionnya di ruang dimensi ke hutan kematian. Mei lian juga menyuruh mereka untuk memperbesar mansionnya (mansion dah kaya istana😁). Oh iya belum author ceritain tentang spirit beast barunya😅, oke author ceritain nih. Oh ya pertunangan pangeran mahkota dan Lu fei lin diundur jadi 1 minggu lagi.


Flashback on


Mei lian berjalan jalan sebentar ke hutan kematian karena merasa bosan.


"Huuh aku sangat bosan. Lebih baik aku ke hutan kematian saja"

__ADS_1


Saat Mei lian sampai di lapisan ke 8, ada suara memanggil Mei lian.


"Tuan"


"Siapa kalian dan dimana kalian"


"Kami adalah spirit beast tingkat Legenda. Kami berada di bawah tuan"


___________________________________________


note:


Tingkatan spirit beast:


•Dasar


•Menengah


•Tinggi


•Dewa


•Legenda


•Ilahi


(spirit beast milik Mei lian berada di tingkat Legenda semua)


___________________________________________


Mei lian pun melihat di bawahnya ada 3 telur, 1 berwarna hijau, dan 2 berwarna putih.


"Tuan tolong beri kami 3 tetes darahmu" Mei lian menggigit jarinya dan meneteskan darahnya ke telur itu. Lalu muncul naga hijau, rubah ekor sembilan, dan harimau emas bersayap.





"Baiklah siapa nama kalian"


"Kami tidak punya nama tuan"


"Baiklah aku akan memberikan kalian nama. Kau naga, namamu adalah Xiao long, kau rubah namamu Xiao bai, dan kau macan namamu Xiao hu"


"Terimakasih tuan"


"Tunggu, jangan panggil aku tuan, panggil aku mei'er. Sekarang masuklah ke ruang dimensi"

__ADS_1


"Baik mei'er"


Flashback of


"Baiklah, ini adalah tempat tinggal untuk kita semua, sebelumnya perkenalkan aku adalah Mei lian atau lebih dikenal dengan sampah. Aku ingin bertanya, apa kalian semua keberatan aku menjadi tuan kalian? Jika iya, silahkan kalian pergi dari sini"


"Kami bersedia nona menjadi tuan kami"


"Bagus sekali, nanti aku akan melatih kalian, jadi bersiaplah. Di tangan kalian ada tato. Tato itu akan menghabisi kalian dalam sekejap jika kalian berhianat. Bukannya aku tidak percaya pada kalian, tapi itu juga untuk identitas organisasi kita yang berwarna lotus hitam. Organisasi ini adalah organisasi pembunuh bayaran. Kita hanya akan membunuh orang yang bersalah. Satu hal lagi, panggil aku Queen. Sekarang kalian beristirahatlah. Laki laki di sebelah kanan dan perempuan di sebelah kiri"


"Baik Queen"


Mei lian menjelaskan tentang cara memakai peralatan elektronik. Sebelumnya Mei lian sudah membangun pembangkit listrik, kebetulan di sekitar mansion ada air terjun. Mei lian ke kamar untuk istirahat. Namun ada yang mengetok pintu dan itu adalah Xin xin.


"Masuklah"


"Oh, ada apa Xin xin"


"Ada yang ingin nubi bicarakan"


Sebelum Xin xin berbicara, para spirit beast milik Mei lian yang dalam wujud manusia keluar dari ruang dimensi. Xin xin terkejut melihat mereka datang tiba tiba.


"Tenanglah, mereka adalah spirit beast ku" Xin xin terkejut lagi karena nonanya punya spirit beast, ada 4.


"Kami juga ada yang ingin dibicarakan"


"Sebenarnya kau dari mana, kami merasa kau bukan dari sini. Siapa kau sebenarnya mei'er" Xin xin membenarkan perkataan spirit beast Mei lian.


"Baiklah akan aku ceritakan. Tapi setelah ini kalian jangan marah ya. Mm, Xin xin sebenarnya nonamu sudah tiada. Aku adalah jiwa dari masa depan. Aku meninggal karena diracun oleh kembaranku bernama Aliana. Namaku di dunia modern adalah Arina. Entah bagaimana jiwaku masuk di tubuh nonamu. Aku tau pasti kau kecewa"


Mereka berusaha mencerna perkataan Mei lian.


"Aku tidak masalah, kau tetaplah nonaku. Aku juga senang dengan nonaku yang sekarang"


"Kami juga senang dengan mu mei'er"


Mei lian menangis terharu dan mereka berpelukan.


"Xin xin karena aku bukan nonamu jadi panggil aku mei mei. Dan aku ingin memanggilmu jie jie"


"Baiklah no maksudku mei mei"


"Baiklah aku ingin istirahat. Jie jie, kembalilah ke kamarmu. Dan kalian kembali ke ruang dimensi" Mereka pun beristirahat dengan tenang. Mei lian membersihkan diri lalu menggunakan pakaian laki laki karena menurutnya nyaman dan memudahkan bergerak. Mei lian menyuruh semua anggota berkumpul.


"Baiklah semuanya, aku ingin menceritakan sesuatu sebelum aku melatih kalian" Mei lian menceritakan tentang siapa dirinya sebenarnya. Para anggota pun dapat memahaminya.


"Sekarang kita mulai latihan" sebelum itu Mei lian menyuruh mereka keliling mansion 50 kali, sit up 30 kali, back up 50 kali, push up 70 kali, pul up 20 kali. Lalu Mei lian melatih mereka berkultivasi, membuat pil dan racun, juga memasak. Mereka berlatih setiap hari. Walaupun makin hari, latihan makin berat, tapi mereka tetap semangat dan berjanji dalam hati kalau tidak akan mengecewakan Queen mereka.


Halo, up lagi nih. Kalo suka like, vote, dan rate. And jangan lupa komen. Aku minta saran dari para readers buat novel ini. Karena jujur author kadang bingung mau bikin ceritanya. Kalian pengen ini novel lanjut gak? Komen ya. Jangan lupa jaga kondisi di masa pandemi ini. Maaf ya author belum bisa crazy up karena author sibuk. See you later.

__ADS_1


__ADS_2