Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
PERNIKAHAN LIN XIANG DAN...


__ADS_3

"I Itu nona, itu. Eh, tadi...aku melihat...em...maaf aku tidak bisa mengatakan nya. Lebih baik nona melihat sendiri" ucap pelayan itu gemetaran.


Mei Lian hanya mengikuti permintaan dari pelayan itu. Dia berjalan agak cepat. Perasaan nya tidak enak.


Tapi Yun Xue mencoba menghentikan Mei Lian, tapi Mei Lian tetap memaksa untuk pergi.


"Yun Xue, apa yang kau lakukan? Kenapa tidak memperbolehkan ku ke sana?" tanya Mei Lian yang tidak sabar.


"Tidak bisa! Kau tidak boleh ke sana! Ini demi kebaikan mu sendiri! Tolong jangan ke sana" ucap Yun Xue yang tidak mau menjelaskan apa pun.


'Aku tidak bisa membiarkan pria itu membuat kau kecewa Mei Lian. Aku harap kau dapat mengerti' batin Yun Xue yang tetap ngotot tidak memperbolehkan Mei Lian pergi.


'Sebenar nya apa yang terjadi pada Yun Xue? Tidak biasa nya dia bersikap seperti itu' batin Mei Lian.


Mei Lian tetap saja tidak mau mendengar Yun Xue. Bagaimana pun juga Lin Xiang adalah sahabat nya sejak kecil.


Jadi, mau dicegah bagaimana pun juga, dia tidak akan menghiraukan nya. Yun Xue hanya bisa menghela nafas nya.


Dia tidak bisa melakukan apa pun untuk mencegah Mei Lian. Yun Xue hanya mengikuti Mei Lian dari belakang.


Jika Mei Lian kenapa napa, Yun Xue bisa ada untuk nya. Mei Lian telah sampai di kamar Lin Xiang.


Mei Lian melihat ruangan itu gelap dan membuka pintu perlahan. Mei Lian membuka jendela dan terkejut.


Dia mendekat ke kasur untuk memastikan dugaan nya salah atau benar. Mei Lian melihat wajah Lin Xiang dan pelayan baru di istana ini (Xin Yu).


Dia terkejut melihat kedua nya tidur di ranjang yang sama. Mei Lian menutup mulut nya terkejut.


Dia berteriak agak keras dan membuat Lin Xiang terbangun. Dia melihat di samping nya ada Xin Yu.


Lin Xiang tentu nya terkejut. Dia mencoba untuk mengingat kejadian sebelum nya, tapi tidak bisa.


Mei Lian entah mengapa merasa biasa saja seolah itu tidak ada hubungan nya dengan nya. Tapi rasa terkejut nya itu bukan karena sakit hati.

__ADS_1


"Lian'er, percaya lah pada ku. Aku tidak melakukan apa pun dengan nya. Aku tidak akan mungkin melakukan itu dengan dia. Kau percaya bukan pada ku?" ucap Lin Xiang frustasi.


"Lin Xiang, maaf. Aku rasa ini tidak ada hubungan nya dengan ku. Waktu itu kau mengatakan akan menjadikan ku permaisuri mu. Tapi aku tidak menginginkan nya karena aku tidak punya perasaan apa pun dengan mu. Aku takut jika aku mengatakan nya itu akan menyakiti hati mu" ucap Mei Lian merasa bersalah.


Lin Xiang seolah tersambar petir. Dia tidak menyangka cinta nya akan bertepuk sebelah tangan.


'Dia tidak menyukai ku? Dia hanya menganggap ku sebagai sahabat?' batin Lin Xiang frustasi.


Yun Xue yang mengira Mei Lian akan sakit lagi bernafas lega. Ternyata apa dia pikirkan tidak terjadi.


'Syukur lah. Aku merasa lega sekarang' batin Yun Xue.


Skip esok hari nya. Lin Xiang kembali ke kekaisaran Lin bersama Xin Yu. Lin Xiang masih tidak bisa mengingat apa yang dia lakukan sebelum nya.


'Bagus! Aku berhasil. Kalau pun menjadi selir juga tidak masalah. Yang terpenting aku bisa bersama nya. Suatu saat juga posisi permaisuri akan menjadi milik ku' batin Xin Yu tersenyum senang.


Dan hari ini juga mereka berdua akan melangsungkan pernikahan. Memang terkesan mendadak.


Tapi di dalam aturan kekaisaran Lin, seorang pria harus mau bertanggung jawab pada perempuan walau pun itu bukan keinginan nya sendiri.


Qin Ye yang mendengar berita tentang Lin Xiang langsung saja marah dan memilih untuk ikut untuk memastikan kalau itu benar atau salah.


Ternyata memang benar. Qin Ye kehilangan harapan nya dan dia tampak tidak bersemangat seperti zombie.


Lin Xiang masuk ke dalam dengan Xin Yu dan disambut oleh keluarga Lin Xiang. Xin Yu berbinar melihat isi istana itu.


Ayah dari Lin Xiang alias Kaisar Lin menyeret Lin Xiang untuk diajak bicara. Mereka berbicara di sudut yang sepi.


"Kau ini, pergi keluar dan malah membuat masalah. Apa kau tidak bisa menjaga etiket? Kau jauh berbeda dari kakak mu" ucap Kaisar Lin agak kesal.


"Ayah, aku tahu aku memang salah. Tapi tidak bisa kah kau untuk tidak membanding banding kan aku dengan kakak? Lagi pula aku ini juga bukan dia" ucap Lin Xiang agak kesal karena terus dibanding banding kan.


Kaisar Lin meninggalkan Lin Xiang dan berjalan ke arah Xin Yu. Kaisar Lin memegang pundak Xin Yu.

__ADS_1


"Maaf kan kelakukan putra ku. Dia memang seperti itu. Apa yang kau ingin kan untuk kompensasi? Pernikahan atau aku akan memberi mu banyak uang dan perhiasan untuk kau bertahan hidup? Kau bisa memilih nya" ucap Kaisar Lin.


"Yang aku ingin kan adalah dengan Pangeran Lin mau menikahi ku. Dia harus bertanggung jawab karena telah merenggut mahkota ku yang pasti nya sangat berharga" ucap Xin Yu berlagak menyedihkan.


"Aku bisa mengerti itu. Pernikahan bisa kita lakukan sekarang. Lebih cepat lebih baik" ucap Kaisar Lin.


Dalam hati nya Xin Yu merasa senang. Akhir nya apa yang dia ingin bisa dia dapat kan juga walau harus dengan cara seperti itu.


'Secepat ini? Tapi tidak masalah. Ini lebih baik" batin Xin Yu.


Xin Yu dan Lin Xiang mengganti baju mereka dan memakai riasan wajah. Para perias dipanggil secara mendadak.


Mereka kewalahan karena harus sampai secepat nya atau kalau tidak hukuman akan menanti mereka.


Pendeta juga sudah sampai. Tinggal kedua mempelai yang belum datang. Tak perlu waktu lama mereka tiba.


Lin Xiang melirik Mei Lian dan melihat reaksi nya yang terlihat biasa saja. Itu membuat Lin Xiang frustasi.


'Tidak ada kah sedikit pun cinta untuk ku?' batin Lin Xiang.


Aku nggak tau tentang pernikahan zaman kuno, jadi di skip aja yah. Anggap aja mereka udah menikah.


Seorang pria yang wajah nya agak mirip dengan Lin Xiang menghadapi Lin Xiang. Bisa dipastikan kalau itu adalah kakak kembar nya.


"Selamat untuk adik. Semoga kalian bisa bahagia" ucap pria itu tersenyum.


Lin Xiang membalas senyum kakak nya dengan senyuman tipis. Permaisuri Lin dan Kaisar Lin juga ikut menghampiri mereka.


"Selamat untuk kalian. Dan Juan, kapan kamu kembali? Bukan kah kau kembali besok?" ucap Permaisuri memeluk anak nya.


"Aku mendengar adik akan menikah, bagaimana aku bisa tidak datang?" ucap pria bernama Lin Juan itu dan melirik Mei Lian sambil tersenyum seolah Lin Juan kenal dekat dengan Mei Lian.


'Kenapa dia melirik ku? Dia bersikap seperti mengenal ku. Apa mungkin kita saling mengenal? Tapi aku tidak bisa mengingat nya' batin Mei Lian.

__ADS_1


'Aku kira kau yang menikah dengan nya. Ternyata bukan. Aku lega sekarang' batin Lin Juan.


......Bersambung......


__ADS_2