Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda

Perjalanan Di Dunia Yang Berbeda
PELELANGAN I


__ADS_3

Lin yun yang gemetar tidak bisa menjawab Yui. Lin yun menggertakkan giginya. Ia begitu geram dengan Yui.


Yui tersenyum. Ia tau pasti Lin yun tidak akan tinggal diam dan mengadu pada ibunya.


Lin yun melenggang pergi meninggalkan Yui. Yui hanya acuh tak acuh. Ia lebih baik menikmati ketenangan ini walaupun hanya sementara.


Yui naik ke atas pohon dan duduk di dahan pohon itu. Angin menyibakkan rambut Yui membuat rambutnya yang tergerai melambai lambai.


Tidak disadari, cadar Yui terlepas. Untunglah tidak ada orang di sana, kalau tidak mereka bisa tau kalau wajah Yui telah sembuh.


Sementara Lin yun, dia tengah menuju ke paviliun Ibunya. 'Awas kau j*l**g!! Aku pastikan kau akan menderita selama aku masih hidup!!'


Kini Lin yun telah sampai di kediaman Ibunya. Lin yun berlari menghampiri Ibunya, selir ketiga.


"Ibu, lihat apa yang telah j*l**g itu lakukan. Dia menamparku. Ini sakit Ibu. Lihatlah bekas tamparan ini. Ibu kita harus membalas si j*l**g itu"


"Ya ampun. Itu pasti sangat sakit. Dasar j*l**g!! Tenang saja nak, Ibu pasti akan membalas dendam kepadanya. Kita laporkan saja pada tuan, pasti dia akan di hukum"


Lin yun dan selir ketiga tertawa dengan sinis. Kini selir ketiga pergi menuju ruang kerja Mentri kanan. Lin yun tidak ikut karena selir ketiga menyuruhnya untuk istirahat.


"Tuan"


Mentri kanan menoleh dan mendapati selir ketiganya menangis. Padahal itu hanya air mata buaya.


"Oh ada apa kau kemari"


"Tuan, kau harus memberi keadilan pada putriku, Lin yun"


"Memberi keadilan?"


"Iya tuan. Yui telah menampar Lin yun. Dia harus di beri hukuman supaya dia tidak akan mengulangi perbuatannya lagi"


Sedangkan mentri kanan wajahnya memerah menahan marah. Selir ketiga hanya tersenyum sinis. Ia merasa yakin kalau rencananya itu berhasil.


Yui dipanggil untuk menuju ke aula. Yui telah menduga hal itu. Kini Yui telah sampai di aula.


"Ada apa Mentri kanan memanggilku ke sini"


Mentri kanan rasanya seperti di tusuk. Ia merasa seperti rasa kecewa di hati yang paling mendalam. Tapi ia tepis jauh jauh dengan rasa kesal yang menguap uap.

__ADS_1


"Apa kau tau kesalahanmu?"


"Aku saja tidak tau aku dipanggil untuk apa"


"Jangan pura pura tidak tau!! Kau sudah menampar adikmu dan kau tak mau mengakuinya?!"


"Menampar? Apa anda sudah melihat dengan mata kepala anda sendiri seperti apa keadaan Lin yun?"


Mentri kanan terdiam. Ia memang belum melihatnya sendiri secara langsung.


"Kalau begitu panggil saja Lin yun"


Salah satu kasim pergi menuju paviliun Lin yun. Tak lama kemudian, kasim itu datang dengan Lin yun yang memegang pipinya yang terasa sakit.


"Karna Lin yun ada di sini, kenapa anda tidak lihat saja sendiri. Kalau ada bekasnya, itu artinya aku benar benar melakukannya"


"Kenapa kau tidak mau mengakuinya. Kau telah menamparku dengan sangat keras. Lihatlah yang kau lakukan dengan wajahku!!"


Lin yun menunjukkan pipinya yang terasa sakit.


"Mana? Apa ada bekas tamparan? Kau bilang aku menamparmu cukup keras bukan? Pastinya ada bekasnya"


Semua membenarkan ucapan Yui. Memang benar yang dikatakan Yui.


Mentri kanan begitu marah. Lin yun berusaha mengelak. Memang benar pipinya sangat sakit.


"Tidak Ayah. Aku tidak berbohong. Pipiku sangat sakit. Tidak mungkin tidak ada bekasnya"


Lin yun menyuruh pelayan mengambil cermin. Ia terkejut melihat pipinya tidak ada bekas tamparan.


"I in ini tidak mungkin! Bagaimana bisa? Jelas jelas dia menamparku"


Kenapa tidak ada bekas tamparan? Karena Yui menggunakan qi untuk menampar Lin yun. Tangannya sama sekali tidak menampar Lin yun. Karena itu Lin yun merasakan sakit tapi tidak ada bekas.


Lin yun di hukum untuk tidak keluar paviliun selama 2 minggu. Yui merasa tidak puas tapi setidaknya dia bisa membalas Lin yun.


Sedangkan Yun mei? Ia malah tengah asik dengan aktifitas panasnya. Hampir setiap hari Yun mei menemui pangeran mahkota di hutan cinta.


Itu adalah tempat bagi pasangan yang diam diam melakukan hubungan. Jarak antar satu kamar ke kamar lainnya begitu jauh sehingga bisa bebas melakukan apapun.

__ADS_1


Mereka berdua telah berlangganan lama di sana. Kini mereka telah melakukan hubungan. Mereka melakukan itu beberapa kali diam diam.


Pangeran mahkota tengah berciuman dengan Yun mei. Kini ia bergerak ke sana kemari. Yun mei hanya bisa pasrah.


Tak henti hentinya Yun mei mengeluarkan suara d*s*h*n. Pangeran mahkota semakin bersemangat.


Mereka melakukan itu sangat lama. Yun mei juga sudah kelelahan.Kini mereka berdua telah tertidur.


Yui memutuskan untuk pergi ke ruang dimensi. Di sana ia melihat Xiao sedang mengurusi tanaman herbal.


Di ruang dimensi Yui terdapat banyak tanaman herbal bahkan yang langka sekalipun ada di sana.


Jadi Yui bisa leluasa untuk mengambil tanaman obat. Yui pergi menuju mansionnya untuk membuat pil.


Yui fokus dalam membuat pil karena ia ingin pil nya itu bisa berhasil dan hasilnya memuaskan.


Yui membuat pil regenerasi, pil elexir pelebur tulang (atau apa lah namanya), pil penyempurna dantian, dan yang terakhir pil yang berguna untuk mempercepat kultivasi.


Rata rata semua pil itu memiliki kemurnian 83%. Xiao begitu takjub pada tuannya yang sekarang. Ia telah terbiasa melihat kehebatan Yui sehingga tidak heboh.


Yui menghabiskan 5 jam untuk membuat semua pil itu. Kini Yui memutuskan untuk berkultivasi.


Karena ia sudah lama tidak berkultivasi. Jika dibiarkan maka Yui akan mengalami kemacetan dalam kultivasi.


5 hari Yui berkultivasi. Kini Yui telah berada di penempaan qi bintang 6 tahap 1. Setelah selesai berkultivasi, Yui segera mandi dan pergi ke perpustakaan.


Di sana Yui mencari buku tentang teknik pedang elemen air, api, dan angin. Akhirnya dia menemukannya. Yui membaca tiga buku tebal itu dan mempelajarinya.


Yui pergi ke halaman yang memang khusus untuk latihan bela diri, pedang, memanah, berkuda, menembak, dll.


Sekarang Yui berada di tahap 1. Masing masing teknik ada 10 tahap. Yui memutuskan untuk keluar dan pergi ke pelelangan.


Yui ingin melihat apakah ada barang bagus yang ada di pelelangan. Kini Yui telah sampai di pelelangan yang bernama pelelangan sakura (authornya cuman ngarang aja namanya).


Yui masuk dan membayar dengan koin untuk masuk karena ia baru pertama kali ke sana dan ia tidak mempunyai plakat pelelangan itu.


...Jangan lupa like vote and rate...


...Dan jangan lupa juga komen di bawah ini...

__ADS_1


...Maaf ya kalo kadang ceritanya nggantung, ada typonya, dan juga kadang mungkin gak jelas bagi kalian yang baca...


......Bye bye.........


__ADS_2