Petualangan Aji Di Masa Depan #PetualanganAji

Petualangan Aji Di Masa Depan #PetualanganAji
Masa Lalu Pahit Salman


__ADS_3

Salman tertawa. Di kamarnya, Salman tengah mengamati foto-foto yang berada di dalam album foto pribadinya, yang selain baru saja selesai membaca novel berjudul "Tuan Congkak" karangan Bunda Pinus. Di dalam album foto tersebut, ada beberapa foto Salman saat Salman tengah berada di panti rehabilitasi narkoba.


Iya, sepupu Shania itu pernah tertangkap tangan tengah menggunakan ganja di sebuah kafe. Salman dan beberapa temannya yang tengah sibuk membahas satu acara kampus, kaget bukan main saat beberapa polisi rahasia mengepung mereka. Usut punya usut, polisi rahasia itu bergerak atas informasi dari Pretty. Bodohnya Salman. Sudah ditolak, kenapa pula menceritakan aib pribadinya kepada Pretty. Bukan salah Pretty juga, chat Salman dan Pretty dibaca oleh ayah Pretty, dan chat itu tentang pengakuan Salman yang mengakui bahwa ia pernah menggunakan narkoba seperti ganja atau ectacssy.


Salman tertawa terbahak-bahak, menggeleng-gelengkan kepalanya. Sambil tertawa, Salman memukul-mukuli album foto tersebut. Itu kisah lama yang sudah sepatutnya dilupakan Salman. Untung saja Salman memiliki ayah yang cukup berpengaruh. Salman juga dekat dengan ayah Shania yang cukup membantu sehingga Salman hanya dihukum menjalani rehabilitasi. Masuk ke dalam panti rehabilitasi saja, itu sudah pengalaman buruk yang ingin Salman lupakan.


Laki-laki itu menggigit bibir bawahnya. Sekonyong-konyong Salman menitikkan air mata. Karena pengalaman itulah, Salman menjadi sedikit lebih berhati-hati dalam mencurahkan isi hati. Salman tidak ingin kecolongan lagi. Terutama Salman tak ingin kecolongan dari seorang perempuan seperti Pretty. Saat itu, Salman merasa ditikam dari belakang oleh Pretty. Padahal bukan Pretty yang membocorkan. Pesan itu secara tak sengaja dibaca ayah Pretty dan diseriusi.

__ADS_1


Tak hanya menjadi sedikit lebih tertutup, Salman membiarkan dirinya menjadi budak Shania. Yang penting Salman bisa bersosialisasi dengan nyaman lagi, menjadi budak pun tak apa-apa. Itulah kenapa Salman mau saja menjadi pengasuh Aji. Salah satu penyebabnya karena masa lalu Salman yang merasa ditusuk dari belakang oleh Pretty. Yang selain menjadi budak juga, Salman sepertinya lebih berhati-hati dalam beberapa kebiasaannya seperti nongkrong. Salman menjadi sosok penyendiri. Lebih suka di dalam kamar sembari mengutak-atik gitarnya.


Dari menangis menjadi tertawa. Salman bangkit berdiri. Album foto itu ia tutup dan kembalikan lagi ke dalam rak yang berada di ruang tengah.


Salman tertawa. "Ya udah, lah. Gue juga sih yang salah. Kenapa waktu itu gue bodohnya malah cerita ke cewek itu sih? Gue baru inget, Shania pernah bilang, cewek itu kadang suka ember mulutnya. Tolol dasar gue."


Dengan gontai, Salman kembali ke dalam kamar. Tanpa sengaja Salman melewati abangnya, Farhan yang asyik menyanyikan beberapa lagu berbahasa India, yang salah satunya berasal dari film-film Bollywood. Berbeda dari Salman yang kurang menyukai budaya India, Farhan malah amat menggemari lagu-lagu India. Menurut Farhan, lagu-lagu India jauh lebih menarik daripada lagu-lagu Indonesia, negara di mana Farhan dan Salman berdomisili.

__ADS_1


"Ah, ente bisanya mengejek kakaknya saja. Ente juga harusnya sesekali belajar menyukai budaya negeri leluhur sendiri." balas Farhan memukul bahu Salman.


"Ya udah, ajari gue dong biar bisa joget kayak Shahrukh Khan," ucap Salman terkekeh.


Baik Farhan dan Salman lalu asyik berjoget-joget ala artis Bollywood.


__ADS_1


Terima kasih yang sudah membaca PETUALANGAN AJI DI MASA DEPAN. Jangan lupa like, vote, dan share-nya. Jangan lupa juga ide-idenya untuk pengembangan ceritanya. Bagaimanapun Author juga manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Hehe.


Oh iya, "Tuan Congkak" itu plesetan dari novel karangan Mommy Tree yang berjudul "Mr Arrogant" yang tayang di NovelToon juga. Hehe. Jangan lupa mampir ke novel itu juga. Bagus, kok, novelnya.


__ADS_2