Petualangan Aji Di Masa Depan #PetualanganAji

Petualangan Aji Di Masa Depan #PetualanganAji
Pretty Positif Hamil


__ADS_3

Dasar Pretty. Selama perjalanan, Pretty terus menerus menggerutu dan mengeluarkan kata-kata umpatan. Sudah dibeli testpack tersebut, eh kedua mata Pretty beberapa kali melirik ke arah benda yang sangat berharga untuk sepasang pasangan suami istri, khususnya yang sudah lama mendambakan anak. Yang menyuruh membeli siapa. Bukankah Pretty sendiri yang mengambilnya di rak, lalu membayarnya di kasir? Si pramuniaga hanya mendatangi Pretty dan sebetulnya tidak memaksa Pretty untuk membeli. Keputusan untuk membeli itu berada di tangan Pretty. Memang Pretty saja yang lemah.


Saat mobilnya tengah berada di lampu merah dan memang lampunya tengah menunjukkan warna merah, Pretty malah iseng mencari di mesin pencari cara menggunakan testpack. Beberapa video tentang cara penggunaan testpack diperhatikan Pretty sembari mengangguk-anggukan kepalanya. Yang sembari memperhatikan, di kepala Pretty malah muncul satu skenario. Pikir Pretty, kalau hasilnya positif, mampus gue, apa kata Mommy dan Daddy. Membayangkannya saja, Pretty sudah pusing tujuh keliling. Ditambah lagi, Pretty kelihatannya belum siap menjadi seorang ibu, walau ia menyukai anak-anak.


...SURFACES - TAKE SOME TIME...


...And I say...


...It may take some time to find what you're looking for...


...I swear I never wanted more...

__ADS_1


...Yeah I say...


...It may take some time to find what you're looking for...


...So baby whatcha lookin for?...


Dari arah radio mobil, terdengar alunan lagu yang cukup membuat pikiran Pretty makin mengembara ke mana-mana. Entah kenapa lagu ini membuat Pretty malah terpikirkan Aji. Pretty malah membayangkan ia dan Aji kembali berciuman yang paling panas hingga berhubungan badan. Astaga, Pretty, tenanglah, lebih baik kamu menyetel lagu-lagu rohani.


Begitu sampai di rumah, tangan Pretty langsung mengambil testpack tersebut dan meletakkannya di dalam salah satu kantung blazer-nya. Jantungnya berdebar semakin kencang. Pretty takut ketahuan Mommy. Bisa pingsan Mommy jika tahu Pretty membawa testpack, lalu mulut Mommy akan merepet selama beberapa jam. Beruntungnya Mommy tidak ada di rumah. Kedua adiknya juga tidak ada. Daddy mungkin pulang di atas jam dua belas malam lagi. Daddy memang tipe seorang ayah dan pria yang sangat ulet dan pekerja keras. Jangan lupa, seorang ayah yang bertanggungjawab. Pretty ingat betul saat Daddy mati-matian pinjam uang ke sana ke mari demi membayar uang pendaftaran kuliah Pretty. Pretty bangga memiliki ayah seperti Daddy Hendry.


Di dalam kamar mandi, jantung Pretty makin berdebar-debar. Tanpa perlu pikir panjang Pretty menuruti segala instruksi cara penggunaan testpack. Pretty juga sekalian mandi. Setelah mandi, alangkah kagetnya Pretty melihat hasilnya. Ini maksudnya apa, pikir Pretty mengernyitkan dahi, pasti salah, masa iya positif, hamil sama siapa coba. Pretty menelan air liur dan bulu tangannya berdiri. Apa dicoba lagi aja, mungkin salah, coba gue beli testpack di tempat lain, mungkin di tempat itu, hasilnya jauh lebih akurat, yang ini pasti salah.

__ADS_1



Terima kasih yang sudah membaca PETUALANGAN AJI DI MASA DEPAN. Jangan lupa like, vote, dan share-nya. Jangan lupa juga ide-idenya untuk pengembangan ceritanya. Bagaimanapun Author juga manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Hehe.


...Untuk pemesanan:...


...Nuel Lubis...


...📱 My Whatsapp (0877-9175-6320)...


...📩 immanuel.lubis@gmail.com...

__ADS_1


...Link ORL HDI: https://www.hdione.com/orl/nuellubis...



__ADS_2