
"Aku suka kamu, Pretty," ucap Aji secepat kilat saat Pretty hendak masuk ke dalam mobil yang dibeli dari hasil kerja keras bekerja 9 to 5.
Pretty tersenyum sebentar dan di balik jendela mobilnya--yang sambil menyetarter mobil, ia mengucapkan dengan pelan satu kata-kata yang membuat pipi Aji bersemu merah. Kata-kata itu adalah, "Aku juga suka kamu, makasih."
Di sisi Pretty, di saat mobil sedan merah itu sudah melaju cukup jauh dari rumah Pretty menuju tempat kerja Pretty, di saat itulah, Pretty mulai merasa ada yang aneh. Entah mengapa bibirnya tadi mengucapkan kata-kata tersebut. Spontan. Terjadi begitu saja. Tanpa perencanaan. Seperti ada yang menggerakkan. Tidak salah juga, karena memang dari lubuk hati Pretty yang sangat ingin diutarakan oleh Pretty kepada Aji (walau ingin berkata juga, "Jangan menghilang lagi"). Saat direnungkan baik-baik, Pretty tertawa terbahak-bahak. Satu lagu romantis terdengar dari radio mobil.
Sementara itu, di pihak Aji, Aji merasa doanya dikabulkan oleh Sang Pencipta. Sekonyong-konyong, di saat tengah menyiram tanaman, Aji teringat akan mimpinya semalam. Apa mungkin mimpinya itu pertanda akan kejadian tadi?
...Phil Collins - A Whole New World...
...I can show you the world...
...Shining, shimmering, splendid...
__ADS_1
...Tell me, princess, now when did...
...You last let your heart decide?...
"Aji, buruan, maju ke depan, udah ditungguin di altar," seru Tasya yang menyeret Aji untuk segera melangkah ke depan, yang mana lukisan pria berjanggut itu terletak.
Samar-samar Aji melihat seorang perempuan yang mengenakan gaun putih. Anehnya, wajah perempuan itu seperti tertutupi sesuatu. Sesuatu itu bernama cadar, dan sepertinya Aji sudah bisa menerka siapa pemilik wajah tersebut. Aji menelan air liur saat membayangkan sosoknya. Dalam hati, Aji mendambakan itu Pretty. Ditambah lagi, selain Tasya, Aji sudah mendapati Mareta, Anin, Aya, dan Febe. Eh, sebentar, Shania ke mana?
Sebentar, sebentar, Aji bingung sendiri. Lima perempuan sudah Aji lihat. Yang tersisa adalah Shania dan Pretty. Berarti, ada kemungkinan sosok perempuan bergaun putih ini antara Shania dan Pretty. Walau demikian, entah kenapa Aji merasa sosok perempuan dengan wajah tak terlihat itu adalah Pretty. Ukuran tubuh Shania sedikit lebih tinggi dari tubuh si perempuan. Aduh, jantung Aji makin berdebar-debar.
Dan...
__ADS_1
Terima kasih yang sudah membaca PETUALANGAN AJI DI MASA DEPAN. Jangan lupa like, vote, dan share-nya. Jangan lupa juga ide-idenya untuk pengembangan ceritanya. Bagaimanapun Author juga manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Hehe.
Sekali lagi, terima kasih banyak untuk kalian yang sudah menyimak #PetualanganAji hingga detik ini. Kalian luar biasa!
Mohon maaf juga jika aku punya salah. Oh iya, aku juga mohon pamit dulu dari NovelToon ini. Novel "Petualangan Aji di Masa Depan" memutuskan untuk hiatus hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Alasannya: ra-ha-si-a. Saat aku kembali nanti, jangan kaget jika aku akan melepaskan kacamata aku. Berubah menjadi Superman yang tangguh, dari seorang Clark Kent yang culun. Aku akan datang untuk membawa banyak ide segar. Segala plothole dalam novel ini akan segera tertutupi.
Jangan lupa juga untuk mampir ke online shop kepunyaan aku. Mampir ke Instagram @_inonlineshop_ yah. Yang cari air beroksigen, bisa hubungi IN's Online Shop.
...Untuk pemesanan:...
...IN's Online Shop...
...📱 My Whatsapp (0877-9175-6320)...
__ADS_1
...📩 immanuel.lubis@gmail.com...
...Link Registrasi HDI: https://www.hdione.com/orl/nuellubis...