Petualangan Aji Di Masa Depan #PetualanganAji

Petualangan Aji Di Masa Depan #PetualanganAji
Pretty Merasa Bersalah


__ADS_3

Hari yang sangat melelahkan sekali untuk seorang Pretty Morning Glory Sumaili. Seharusnya Pretty bisa beristirahat dengan tenang di dalam kamarnya yang sangat home sweet home. Seharusnya begitu. Apa daya Pretty tidak bisa.


Penyebabnya adalah Aji. Begitu melihat Aji yang tengah mencuci mobil ayah Pretty, Pretty mendadak merasa bersalah. Pun, Pretty merasa seperti baru saja berselingkuh dari Aji. Perasaan aneh yang menyebalkan. Pretty saja sampai sekarang belum tahu apakah Aji sungguh mencintai Pretty atau tidak, pun dengan asal usul Aji yang belum jelas.


Di dalam kamar, Pretty iseng mendengarkan beberapa podcast. Dalam kondisi batin yang tengah sangat kelelahan, mendengarkan sebuah podcast apalagi yang berisi motivasi adalah keputusan brilian. Pretty memang suka membaca buku--terutama buku bergambar atau komik. Akan tetapi, kondisi Pretty sangat tidak memungkinkan dirinya untuk membaca yang pastinya membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Sementara menonton drama Korea atau Netflix sengaja dihindari Pretty, karena jaringannya sering tidak bersahabat jika Pretty tengah kelelahan. Belum lagi karena faktor teks terjemahannya yang dalam kondisi kelelahan seperti itu, pasti amat mengganggu untuk dilihat.


Podcast yang Pretty dengar kali ini tengah membahas mengenai hubungan percintaan, khususnya tentang perselingkuhan. Entah kenapa batin Pretty merasa terusik dengan kata 'perselingkuhan' tersebut. Entah setan apa yang merasuki nya, Pretty baru saja berselingkuh dari Aji. Bukankah tadi siang Pretty bertemu dengan satu-dua orang teman laki-laki? Jika Pretty ingat baik-baik kejadian tersebut, dan Aji berada di tempat kejadian, sepertinya Pretty bisa merasakan kegelisahan Aji. Pikiran lain Pretty berkata, apa mungkin Aji bakal cemburu kalau dia ada di sana, padahal gue nggak punya perasaan apa-apa sama cowok itu, cuma sebatas rekan kerja, dan hubungan gue dan cowok itu cuma sebatas hubungan profesionalitas dan nggak lebih dari itu.


...Mitty Zasia - Berjuang Sendiri...


...Apa artinya berdua bila hanya kau yang bahagia...


...Dalam benakmu aku kau anggap apa...


...Apa artinya memberi bila kau tak peduli...

__ADS_1


...Lelah aku berjuang sendiri...


Di awal podcast, terdengar lagu yang makin mengusik batin Pretty. Lagu itu membuat Pretty makin merasa bersalah kepada Aji. Pretty juga merasa lagu itu seperti curahan hati terdalam Aji. Rasanya nyeeees sekali.


Bintang tamu yang diundang adalah perempuan artis yang beberapa kali kawin cerai dan salah satunya karena isu perselingkuhan. Kepada pada para pendengar podcast, perempuan itu mengaku telah diselingkuhi oleh pacarnya yang berselingkuh dengan sahabatnya. Host dari podcast tersebut menanggapi curahan hati si perempuan dengan serius.


"Memang nggak ada apa tanda-tanda mantan kamu itu bakal selingkuh?"


"Nggak pernah ada tanda-tandanya, Mas. Apalagi ternyata dia selingkuh sama perempuan yang sudah aku anggap saudara kandung aku sendiri. Nyesek banget aku. Kok bisa? Kok tega sahabat aku itu nusuk aku dari belakang? Yah, buat para pendengar, hati-hati aja kalau pacar kalian bertemu teman perempuan kalian. Tinggi sih kemungkinan terjadinya perselingkuhan itu."


"Wuih, curhat yah, Bo, di podcast akyu. Sering-sering aja bintang tamu akyu curhat begini. Biar makin rame sponsornya. Seneng deh akyu, Bo. Eh, bentar-bentar, deh, Bo. Itu mantan kamu kan yang kamu dulu hubungannya backstreet, yah. Yang ngakunya cuma temen, eh ternyata kalian pacaran sekian tahun. Yang itu bukan sih, Bo? Kok bisa rapi gitu mainnya, Bo? Cerita dong sukses pacaran backstreet-nya. Ampe nggak ketahuan fans sama infotainment."


Pretty tertawa mendengarkan banyolan si host. Di saat itu pula, Pretty makin merasa bersalah dengan Aji. Pretty seperti bisa merasakan perasaan si artis yang diselingkuhi pacarnya. Sakit kali ya diselingkuhin itu, keluh Pretty menggigit bibir bawahnya. Lagi-lagi Pretty teringat akan Aji dan sejumlah momen manis antara ia dan Aji, yang salah satunya ciuman bibir tersebut.


Tanpa pikir panjang, Pretty sekonyong-konyong bangkit berdiri dan segera menghampiri Aji yang masih berada di garasi. Tanpa peduli aksinya diperhatikan oleh Dave, Pretty main peluk Aji dan berkata, "I'm sorry. Aku minta maaf. Aku cinta banget sama kamu, Aji. Cowok itu bukan siapa-siapa aku, kok. Cuma rekan kerja aja."

__ADS_1


Aji sebetulnya salah tingkah saat berkata, "Aku juga sayang kamu, Pretty. Yah,... jangan kamu ulangi lagi."


Dave bersiul-siul dan tertawa terbahak-bahak.



Terima kasih yang sudah membaca PETUALANGAN AJI DI MASA DEPAN. Jangan lupa like, vote, dan share-nya. Jangan lupa juga ide-idenya untuk pengembangan ceritanya. Bagaimanapun Author juga manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan. Hehe.


...Untuk pemesanan:...


...Nuel Lubis...


...📱 My Whatsapp (0877-9175-6320)...


...📩 immanuel.lubis@gmail.com...

__ADS_1


...Link Registrasi HDI: https://www.hdione.com/orl/nuellubis...



__ADS_2