Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 106 - Seorang Pria!


__ADS_3

“Jika aku benar - benar berhasil memenangkan kompetisi yang diadakan Asosiasi Tabib itu. Aku pasti akan mendapatkan kesempatan untuk memasuki Organisasi Asosiasi Tabib.” ucap Lan Ruo sambil mengepalkan tangannya dengan semangat.


“Lalu... Apakah kau menggunakan kesempatan ini untuk membuktikan dirimu bahwa kamu dapat menjadi pewaris Patriak Keluarga Lan selanjutnya?” Yun Tian berkata dari samping sambil menatap Lan Ruo.


“Yap benar! Tetapi bukan hanya untuk membuktikan diriku saja, jika aku benar - benar telah memasuki Asosiasi Tabib, pasti Keluarga Lan juga akan meningkat pesat, dan para tetua tidak akan berani bertindak gegabah terhadapku karena Asosiasi yang ada dibelakangku.” Lan Ruo berkata membalas perkataan Yun Tian.


“Jika aku benar - benar memasuki Asosiasi Tabib dan mengembangkan kemampuan ku disana, pasti aku akan mencapai ketinggian ranah Alkemis. Dengan aku memasuki ketinggian Alkemis, Keluarga Lan pasti akan menjadi keluarga tabib terbaik bukan hanya di timur laut! Tapi juga di seluruh daerah timur Benua Tian Wu!” Dengan semangat Lan Ruo terus berpikir tentang masa depan yang akan dia berusaha untuk capai.


Alkemis, itu adalah istilah dari seorang tabib yang sudah memiliki pemahaman dan teknik luar biasa tentang tanaman obat. Jika seseorang mencapai ketinggian itu, mereka bisa membuat atau menciptakan Pill yang akan sangat bermanfaat bagi penggunanya sesuai dengan khasiat Pill tersebut.


Namun, hanya satu dari seribu tabib lah yang bisa mencapai ketinggian Alkemis tersebut. Jika seseoang memiliki kemampuan tabib dan bisa melakukan alkimia, orang tersebut pasti akan di beri gelar tinggi dan dihormati setiap orang.


Yun Tian sendiri. Walaupun dia tidak pernah meramu Pill sama sekali, tetapi dengan pemahaman dari warisan Tabib Alam Dewa. Dia sudah lama mencapai ketinggian Tabib tingkat Alkemis.


Sambil menatap Lan Ruo, dia mengatakan sebuah kata-kata motivasi kepadanya, “Tidak ada 'jika' di dunia ini. Kalau kamu ingin menggapai hal itu, berusahalah sekeras dan segiat mungkin. Karena hanya bakat tidak akan cukup untuk mencapai hasil yang baik.”


Setelah mendengar perkataan Yun Tian, mata Lan Ruo langsung beralih ke wajahnya, samb tersenyum bahagia dia berkata dengan lembut, “Terimakasih Dermawan Yun! Kamu benar - benar pria yang baik.”


Yun Tian tetap berekspresi datar atas pujian Lan Ruo yang tampak tulus, sambil menutup matanya mereka berdua lanjut berjalan menuju Kota Pohon Pir yang sudah tampak dekat.


Beberapa menit setelahnya, akhirnya mereka berdua berhasil mencapai Kota Pohon Pir tersebut.


Yun Tian memandang - mandangi Bangunan yang luas serta keramaian orang dimana - mana, dengan sekilas dia sedikit kagum akan kemewahan kota ini.


Bahkan Kota Mohey yang dia lihat sebelum memasuki Sky Sword Sect pun tidak seluas dan semegah Kota Pohon Pir ini.

__ADS_1


Di sekelilingnya terdapat berbagai kios yang terdiri dari sumber daya makanan, pakaian, dan bahkan tanaman - tanaman obat atau hasil panen Binatang Iblis terjual di Kios - kios itu.


“Kota yang indah...” Sambil menatap sekeliling Yun Tian bergumam.


“Tentu saja, indah bukan? Jangan lupa ini adalah Kota yang dimiliki oleh Keluarga Lan saya, hehehe..” Lan Ruo berkata sombong sambil menyusungkan dadanya dengan bangga.


“Benar - benar Keluarga Lan yang makmur kan? Nona muda Lan Ruo?”


Tiba - tiba terdengar suara pemuda dengan nada sarkastik dari depan mereka.


“Hei, Nona muda Lan Ruo. Anda masih hidup? Kukira kau sudah mati di makan oleh Binatang Iblis di bukit itu. Padahal akan sayang jika wanita cantik sepertimu mati dengan cara seperti itu...” ucap suara pemuda tersebut dengan nada mengejek.


Setelah melihat asal suara yang datang, mata Lan Ruo langsung bersinar dingin.


“Jadi itu kau? Lan Muyun!”


“Aku pernah berkata sebelumnya... Lan Ruo, sebaiknya kau menjadi selirku, dengan cara ini Keluarga Lan kita pasti akan menjadi lebih baik. Juga tidak lama lagi, ayahku pasti akan menggantikan Posisi Patriak Keluarga. Si tua Lan Qinchen itu seharusnya pensiun saja, dia sudah tidak layak menjadi Patriak Keluarga lagi.” ucap Lan Muyun dengan semburan dingin.


Mendengar perkataannya, wajah Lan Ruo berubah menjadi penuh amarah, sambil menunjuk Lan Muyun dengan keras dia berkata.


“Lan Muyun! Berani - beraninya kau memanggil nama ayahku Patriak Keluarga secara langsung?! Dan juga aku tidak akan sudi menikah dengan laki - laki sampah sepertimu!”


Lan Muyun menatapnya balik dengan kesal, dan segera dia berkata sambil mencemooh, “Mengapa aku tidak berani? Ayahmu Lan Qinchen sudah tidak layak menjadi Patriak Keluarga lagi, Minggu depan lihat saja! Ayahku pasti akan menggantikan posisi tersebut, wanita sepertimu di masa depan hanya bisa menjilati kakiku dan duduk di pangkuanku!”


“Kamu!”

__ADS_1


Tidak bisa menahan amarahnya lagi, Lan Ruo menaruh keranjangnya ke tanah.


Sambil mengepalkan tangannya dengan kuat, dia melesat maju menuju ke arah Lan Muyun dan menyerangnya.


“Ingin menyerangku?”


Bibir samping Lan Muyun terangkat keatas, sambil tersenyum mengejek, dia dengan sigap menahan serangan Lan Ruo dengan satu tangan dan mudah.


“Aku mengakui bahwa teknik pengobatan tabib mu lebih baik dariku, namun kultivasi ku berada di ranah Origin Realm! Dengan kekuatanmu yang hanya berada di ranah Body Tempering tingkat sembilan, kamu ingin menyerangku? Kau hanya mencari kematian dasar wanita bodoh!”


Sambil menahan serangan Lan Ruo dengan satu tangan. Lan Muyun mengangkat satu lengannya lagi, mengepalkanya dengan keras dia mengayunkan lengannya menuju area dantian milik Lan Ruo.


“Jangan salahkan aku, jika dimasa depan kau tidak bisa berkultivasi lagi! Lagipula kaulah yang menyerang lebih dulu.” ucap Lan Muyun sambil menyeringai.


Saat lengannya akan mencapai tepat di daerah tubuh dantian, tiba - tiba serangannya ditahan oleh sebuah tangan yang tampak cepat dan membawa kekuatan yang luar biasa.


Melihat ke asal pemilik tangan itu, dia melihat seorang pemuda tampan menatapnya dengan dingin terus menggenggam dan menahan tangannya agar tidak meluncur menuju area dantian Lan Ruo.


Sambil menahan atau menggenggam lengan Lan Muyun dengan santai, Yun Tian berkata, “Hei, apakah kau seorang pria? Tidak baik, bagi seorang pria menyerang wanita yang lebih lemah dari dirinya sendiri.”


Lan Muyun berusaha menarik lengannya dan lepas dari genggaman Yun Tian. Namun usahanya sia - sia, tidak peduli seberapa kuat dia menarik lengannya, genggaman Yun Tian tetap tidak berubah, dan postur tubuhnya sangat kuat. Dia tidak bergerak atau bergeming sekalipun atas perlawanan Lan Muyun.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.

__ADS_1


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2