
“Kau menyerahkan buku berharga ini kepadaku?” Ekspresi Lan Ruo sedikit tercengang saat dia menatap Yun Tian dan bertanya.
Yun Tian sekali lagi mengangguk sebelum berkata, “Siapa lagi kalau bukan untukmu? Dengan kemampuan tabib ku yang juga telah mencapai ketinggian Alkemis, buku ini sudah tidak berharga lagi bagiku.”
“A-apa? Yun Tian... Kemampuan tabib kau juga telah mencapai ranah Alkemis?” Semakin Lan Ruo mendengar perkataan Yun Tian, semakin dia merasakan keterkejutan.
Yun Tian tidak menjawab, namun di lihat dari ekspresinya jelas - jelas dia tidak berbohong.
Lan Ruo menatap Yun Tian dengan kagum dan sedikit ternganga. Di usia Yun Tian yang tampaknya baru lebih dari tujuh belas tahun, sudah mencapai tabib ketinggian Alkemis?
Lan Ruo sudah tahu bahwa pemahaman Yun Tian tentang tabib pasti akan luar biasa, tetapi dia tidak menyangka bahwa itu akan mencapai ketinggian Alkemis.
“Ehem..”
Yun Tian sedikit terbatuk untuk membangunkan Lan Ruo dari pikirannya.
“Ah, Oh... Iya?”
“Dimana pemuda bernama Lan Poyun itu? Sebelumnya aku melihat dia lari dan pergi begitu saja.” Yun Tian bertanya mengalihkan topik langsung.
Setelah mendengar nama Lan Poyun, Lan Ruo langsung menundukkan kepalanya dengan sedih sebelum berkata, “Itu... Maafkan aku Yun Tian, karena aku dan ayahku terlalu lalai. Kami lupa dan membiarkan dia lari.”
Yun Tian hanya melambaikan tangannya dengan pelan dan bertanya, “Tidak usah dipikirkan, tetapi dari ekspresimu tampaknya telah terjadi sesuatu bukan?”
“Ya, benar. Sesuatu yang besar terjadi, dan itu adalah masalah besar yang menimpamu... Aku tidak tahu bagaimana... Tetapi kupikir Lan Poyun lah yang melaporkannya. Jadi terdapat Poster Buronan dirimu tersebar ke seluruh Kota Pohon Pir dan tampaknya bukan hanya di kota ini saja, aku pikir itu tersebar ke seluruh Wilayah Yuridiksi Hidden White Sect.” Lan Ruo berkata menjelaskan kepada Yun Tian dengan nada menyesal.
__ADS_1
Segera dia mengeluarkan sebuah kertas poster buronan dari cincin penyimpanannya dan menyerahkannya kepada Yun Tian.
Difoto buronan tersebut, itu adalah wajah pemuda yang tampak berusia dibawah dua puluh dengan wajah yang tampan mempesona serta rambut keperakan yang menyebar kesuluruh punggungnya.
Di bawahnya terdapat angka yang berarti sebagai hadiah dari kepala milik Yun Tian sendiri, melihat harganya Yun Tian tersenyum, “Seribu batu roh kelas rendah? Angka yang mencengangkan dan tidak buruk juga, dengan angka seperti itu... Hidden White Sect ini pasti memiliki harta yang banyak dan lumayan jika aku mencurinya bukan?”
Yun Tian mengangguk dan mengerti situasinya. Saat memikirkan Lan Poyun, niat membunuh yang kuat melintas di matanya.
Dia menatap Lan Ruo sebelum menghela nafasnya.
“Biarkan saja itu terjadi, tidak peduli seberapa banyak Poster Buronan yang tersebar, apakah mereka benar - benar bisa membunuhku? Di daerah Yuridiksi Hidden Sword Sect ini, tampaknya mustahil terdapat seseorang yang berada di ranah Heaven Realm yang akan mengancamku atau membunuhku.” ucap Yun Tian.
Lan Ruo menatap ke arah Yun Tian dengan tatapan khawatir dan bertanya, “Jadi... Apa rencana anda selanjutnya?”
“Rencanaku? Aku akan kembali ke kampung halamanku terlebih dahulu...” Yun Tian menjawab, lalu dia memandang Lan Ruo dan bertanya, “Apakah kau tahu dimana daerah Yuridiksi Sky Sword Sect? Aku sendiri berasal dari sekte itu dan juga aku lahir di Kota Huang di daerah Yuridiksi sekte tersebut.”
“Jarak daerah Yuridiksi Sky Sword Sect cukup jauh dari sini, walaupun sama - sama berada di daerah timur. Tetapi itu terbagi jarak beberapa ratus ribu mil, jika hanya menunggang kuda butuh waktu berbulan - bulan untuk mencapai sana. Tetapi tidak usah khawatir soal itu, aku ingat bahwa terdapat satu burung argentavis milik orang - orang Hidden White Sect sebelumnya. Dengan kendaraan seperti itu, maka tidak butuh lebih dari Satu Minggu untuk mencapai tujuan.” Jawab Lan Ruo sambil memperjelas.
Yun Tian mengangguk mengerti.
”Namun... Harap hati - hati, jika kamu ingin memasuki Yurdiksi Sky Sword Sect, maka kamu harus melewati Kota Hidden White Sect berasal...” Lan Ruo memperingatkan Yun Tian dan menatapnya dengan sungguh - sungguh.
Yun Tian mengabaikan peringatan Lan Ruo, dia tersenyum sambil mengepalkan kedua lengannya dengan keras.
“Jika begitu, maka akan semakin seru.” Yun Tian bergumam.
__ADS_1
Setelah mendengar penjelasan dari Lan Ruo, Yun Tian memiliki tujuan lain yaitu datang sendiri ke Hidden White Sect dan menemukan Lan Poyun lalu membunuhnya, dia juga berniat untuk menghancurkan sekte tersebut supaya Poster Buronannya terjual lagi.
“Jadi... Kapan kau akan pergi?” tanya Lan Ruo kepada Yun Tian dan menatapnya tanpa berkedip.
“Aku akan pergi sekarang.” Jawab Yun Tian singkat.
“S-sekarang? Tidak kah kau akan menginap beberapa hari lagi...” Lan Ruo berkata dengan ekspresi enggan.
Yun Tian menggelengkan kepalanya dan menjawab, “Tidak bisa, semakin cepat maka akan semakin baik. Sudah lima hari sejak aku berada di sini. Aku tidak ingin membuang - buang waktuku dan hanya berdiam diri saja, dan juga jika aku tetap disini maka itu malah akan membawa keburukan kepada Keluarga Lan mu.”
“T-tapi...” Sebelum Lan Ruo menyelesaikan kata - katanya, Yun Tian segera menyelanya kembali.
“Kau sendiri tahu bahwa aku telah menjadi buronan bukan? Jika orang luar mengetahui bahwa aku bersembunyi di Keluarga Lan mu, maka itu akan menjadi bencana yang besar bukan hanya bagimu tetapi juga seluruh anggota Keluarga mu.” Ucap Yun Tian lalu dia melangkah ke arah Lan Ruo dan menepuk kepalanya.
“Aku tahu bahwa kau menyukaiku sejak awal kita bertemu, walaupun aku adalah orang yang bodoh dalam hal mengenai cinta. Tetapi aku tetap tahu akan hal itu...” Saat Yun Tian berkata begitu, wajah Lan Ruo secara perlahan memerah.
Menatap wajahnya yang memerah dengan lembut, Yun Tian berkata, “Tetapi aku belum bisa memutuskan dan memberi jawaban kepadamu soal itu...”
Setelah mendengar perkataan Yun Tian, Lan Ruo sedikit menundukkan kepalanya dengan wajah kecewa, tiba - tiba suara Yun Tian terdengar lagi.
“Tetapi ingat! Kamu adalah teman perempuan ketiga yang ku kenal dalam seumur hidupku, untuk saat ini sebagai teman maka kita akan membuat janji oke?” Yun Tian berkata dengan serius saat berusaha membuat Lan Ruo tidak merasa kecewa.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
__ADS_1
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.