Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 94 - Berlindung Sementara


__ADS_3

Three Star Palace ingin menyusulnya, namun tampaknya orang - orang Phoenix Clan telah berhasil melarikan diri dan masuk ke dalam Clan mereka yang ditutupi formasi pelindung.


Anggota Three Star Palace ingin terus mengejar, namun mereka tiba - tiba berhenti tertabrak sebuah penghalang yang tak terlihat.


“Mereka memiliki Formasi Pelindung?”


Tetua ketiga, mencoba meninju penghalang itu dengan keras.


Boom!


Namun usahanya sia - sia. Tidak peduli seberapa kuat kekuatan yang dikeluarkan, pukulannya sama sekali tidak membuat kerusakan pada Formasi Penghalang tersebut.


“Sialan! Clan kecil seperti mereka benar - benar mempunyai Formasi sekuat ini!” Tetua ketiga mengepalkan tinjunya dengan keras karena kesal, dia berkata dengan emosi, “Mereka terus menyangkal sebelumnya. Namun dengan formasi sekuat ini, mustahil jika tidak ada harta yang berharga di dalamnya.”


Salah satu anggota Three Star Palace maju melangkah, dan berkata ke padanya, ”Tetua, lalu apa yang akan kita lakukan sekarang?”


“Apa yang harus kita lakukan? Tentu saja kita hanya perlu menunggu mereka disini!” Jawab Tetua ketiga sambil tertawa dingin.


“Mereka pikir kita akan menyerah hanya karena mereka bisa melarikan diri dan berlindung di dalam? Heh, dengan luka dan tempat kecil yang mereka miliki, aku menduga bahwa persediaan kebutuhan obat serta makanan mereka tidak mencapai satu bulan! Mereka pasti akan kelaparan dan dehidrasi, tidak punya pilihan lain selain keluar untuk menemukan sumber daya.” Ucap tetua ketiga sambil tersenyum kejam.


***


Kembali kesisi Feng Luansan dan anggota Phoenix Clan lainnya.


Mereka sekarang telah kembali ke Clan mereka sendiri dan berhasil terlindung didalam Formasi Pelindung yang sangat kuat.


“Fiuh... Pada akhirnya kita harus bersembunyi disini.” Ucap Feng Luansan sambil menghela nafas frustasi.


“Namun setidaknya hidup kita akan aman untuk sementara, formasi pelindung ini dibuat secara alami oleh Dewa Phoenix sendiri. Jadi mustahil bagi orang - orang Three Star Palace itu untuk menggoresnya sedikit saja apalagi menghancurkannya.” Ucap salah satu pemuda Phoenix Clan.


“Aku harap tidak akan terjadi kendala...” Feng Luansan menghela nafasnya lagi, lalu dia melanjutkan, “Tidak ada sumber air dan makanan di daerah Clan kita, persediaan yang tersisa hanya cukup dalam rentang waktu satu bulan saja. Jika ingin mencari sumber daya tersebut, kita harus keluar dari formasi pelindung ini.”


“Namun tampaknya, mereka akan terus berjaga - jaga di pintu masuk Phoenix Clan, dan tidak akan membiarkan sedikitpun anggota kita lolos.” Feng Luasan terus berkata dengan murung.

__ADS_1


Anggota - anggota Phoenix Clan saling terus berbincang - bincang memikirkan hal apa yang harus mereka lakukan.


Mereka tampak sangat panik, karena hal ini bergantung dengan hidup dan mati Phoenix Clan mereka.


Setelah beberapa saat, Feng Luansan akhirnya telah memutuskan, “Semuanya! Sepertinya tidak ada pilihan lain bagi kita untuk lolos dari situasi ini. Jadi aku akan pergi ke Altar Phoenix untuk membuat permohonan kepada Dewa Phoenix sendiri.”


“Altar Phoenix...?”


“Tidak mungkin!”


Semua anggota Phoenix Clan terkejut akan apa yang dikatakan oleh Feng Luansan, mereka saling memandang dengan khawatir.


Akhirnya salah satu dari mereka maju dan berbicara, “Pemimpin Clan, semenjak sepuluh ribu tahun yang lalu, saat kutukan segel Dewa Phoenix ada untuk menghukum kita... Dewa Phoenix sudah tidak ramah lagi, mereka hanya menerima permintaan orang yang berhasil lolos dari ujiannya saja.”


“Kau benar...” Wajah Feng Luansan sedikit menunduk setelah mendengarnya, “Jika aku meminta kepadanya secara paksa, mungkin kita akan mengalami hukuman atau ganjaran sama seperti hal yang leluhur kedua lakukan.”


“Oh ya, ngomong-ngomong dimana Ling'er? Aku sudah lima hari tidak melihatnya.” Tanya Feng Luasan.


‘Feng Lin'er dengan Pemuda berambut perak... Oh ya itu Saudara muda Yun! Mengapa mereka berdua pergi ke arah Altar Phoenix?' pikir Feng Luansan tampak bingung.


“Apa jangan - jangan?” Feng Luansan memikirkan sambil menduga sesuatu, “Tidak ada pilihan lain selain melihat mereka!”


Swosh!


Tiba - tiba sosok Feng Luansan menghilang dari kerumunan, dia langsung melesat lari menuju ke arah Altar Phoenix.


Setelah sampai disana, Feng Luansan melihat seorang gadis kecil sedang duduk di atas batu tampak menunggu seseorang.


“Ling'er!”


Gadis kecil Feng Lin'er menoleh ke arah suara yang memanggilnya, dan melihat kedatangan saudara laki - lakinya Feng Luansan, wajahnya kembali ceria.


“Saudara laki-laki! Kau disini...” ucap Feng Lin'er tersenyum senang saat kakak laki - lakinya datang.

__ADS_1


Tetapi saat dia melihat wajah Feng Luansan yang tampak pucat dan hanya memiliki sedikit energi tersisa, dia berkata dengan khawatir, “Saudara, apa yang terjadi denganmu, mengapa kau begitu kelelahan?”


“Tidak apa - apa, itu... aku habis mengurus beberapa serangga yang merepotkan diluar, Oh ya Ling'er, dimana saudara muda Yun? Mengapa aku tidak melihatnya.” Tanya Feng Luansan sambil menghibur Feng Lin'er agar tidak khawatir akan kondisinya.


“Kakak Yun? Dia berada di dalam Altar Phoenix.” jawab Feng Lin'er.


“Apa?! Mengapa kau mengizinkannya masuk? Sudah kubilang ini tempat yang berbahaya bukan? Jika terjadi sesuatu kepada Saudara Yun, apakah kau bisa menanggungnya?” Feng berkata Luansan dengan terkejut.


“Aku...” Feng Lin'er menundukkan kepalanya dengan sedih, dan dia menjawab, “Aku percaya kepada kakak Yun Tian! Aku yakin dia tidak akan melakukan hal - hal buruk kepada Phoenix Clan kita.”


“Ya... Tapi...”


Feng Luansan ingin menjawab, namun memikirkan kultivasi Yun Tian yang hanya berada di ranah Origin Realm dia sedikit khawatir.


“Bukannya aku tidak mengizinkannya masuk... Hanya saja, saat enam tahun lalu kultivasiku telah berada di ranah Nescent Soul tingkat sembilan, dan aku telah mencoba ujian ini, tetapi aku gagal dalam ujian kedua. Dengan tingkat kesulitan seperti itu, mungkin...”


Sebelum kata - kata Feng Luansan selesai, dia dibentak oleh kalimat Feng Lin'er.


“Aku yakin dia bisa! Aku percaya kepada kakak Yun Tian.” Jawab Feng Lin'er, gadis kecil itu mungkin masih polos namun dia juga tahu bahwa apa yang ada di dalam Altar Phoenix ini pasti sangat berbahaya, dan mungkin bisa saja Yun Tian benar - benar tidak selamat.


“Sudah berapa lama dia berada di dalam? Tanya Feng Luansan.


“Sekarang, sudah lima hari...” Jawab Feng Lin'er.


“Lima hari?!” Feng Luansan sekali lagi terkejut.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.

__ADS_1


__ADS_2