Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 115 - Kecurangan


__ADS_3

Tetua pertama sedikit kesal saat melihat pandangan semua orang yang berbeda saat mereka menatap Yun Tian.


Situasinya sekarang tampak benar - benar terbalik. Jika Yun Tian terbukti memiliki indra penciuman yang luar biasa, maka tuduhan terhadap Patriak Lan Qinchen dan Lan Ruo akan menghilang.


Hal itu akan merugikan Tetua Pertama, dan mungkin Patriak Lan Qinchen dan Lan Ruo akan kembali ke masa - masa mereka saat didukung oleh semua orang dalam Keluarga.


Terutama Lan Ruo sendiri yang tampaknya memiliki hubungan baik dengan Yun Tian.


Tetapi jika Yun Tian kalah dalam tes ini, maka anggapannya terhadap Indra Penciuman akan dianggap tidak valid atau berbohong.


Jika itu terjadi itu akan membawa efek yang baik baginya, tetapi mungkin juga dia akan mengalami kerugian yang cukup banyak.


Hal baiknya yaitu Patriak Lan Qinchen dan Lan Ruo akan dituduh sebagai pencuri, dan mereka pasti akan diasingkan. Dengan itu tidak diragukan lagi semua orang pasti akan memilihnya sebagai kandidat Patriak Keluarga.


Sedangkan hal buruknya sendiri adalah Yun Tian akan tidak senang soal kegagalan tesnya. Mungkin saja dia akan memberontak dan melawan seluruh orang Keluarga Lan secara langsung dan merebut Bunga Lotus Ungu secara paksa.


Tetapi presentasinya melakukan hal itu bisa dibilang kecil. Karena resikonya sendirilah yang cukup besar.


Tetua berpikir, saat dia membayangkan kembali hal apa yang ada di piring paling kanan atau terakhir, bibirnya sedikit terangkat.


‘Hehe... Yun Tian, benda yang terakhir ini mungkin akan mengejutkanmu, yang ini benar - benar berbeda dengan sebelumnya.’ pikir Tetua Pertama sambil menyeringai licik.


Segera mata Yun Tian beralih ke piring ketiga paling kanan.


Dia sedikit mengerutkan kening saat menatap piring terakhir tersebut.


“Hmm, Tetua pertama..., jadi ini caramu untuk menggagalkan? Hehehe, maka mungkin rencanamu ini akan ku bongkar secara langsung setelah aku berhasil menebaknya.” gumam Yun Tian membalas tatapan yang diberikan Tetua Pertama.


Mengalihkan pandangannya kembali ke arah piring ketiga tersebut, Yun Tian menjawab dengan senyum tanpa ragu, “Aroma yang kurasakan ini... Tampaknya adalah aroma melati bukan?”


Setelah mendengar perkataan Yun Tian, wajah Tetua Pertama dan para juri langsung tersenyum, mereka memandang Yun Tian dengan sedikit kelicikan.


Namun ekspresi mereka tiba - tiba berubah seratus delapan puluh derajat saat mereka mendengarkan apa yang dikatakan Yun Tian selanjutnya.

__ADS_1


“Tetapi isi didalamnya bukan melati melainkan Tulang Binatang Iblis Serigala Perak Origin Realm.”


Boom!


Kata - kata Yun Tian seperti sebuah ledakan yang terngiang - ngiang di kepala Tetua Pertama.


Mengalihkan pandangannya kepada Yun Tian, Tetua Pertama menatapnya dengan penuh keheranan sambil berkata dengan gugup dan terbata - bata, “Ka-Kamu Bagaimana k-”


“Bagaimana kamu bisa mengetahui nya dengan benar bukan?” Yun Tian mencela kata - kata yang ingin dikatakan Tetua Pertama.


Bang!


Yun Tian mengangkat kakinya ke atas lalu menghentakkan ke lantai dengan keras.


Seluruh lantai aula Keluarga Lan bergetar keras, plat penutup piring yang dipegang juri langsung jatuh kelantai.


Isinya memang benar itu adalah sebuah tulang dari Binatang Iblis Serigala Perak, tetapi dari reaksi Yun Tian tampaknya terdapat kejanggalan, namun apa yang janggal?


Semua orang memandang Yun Tian dengan ekspresi ketakutan dan keheranan saat melihatnya memandang Tetua Pertama dengan dingin.


Swosh!


Dalam sekejap tubuhnya melintas dengan kecepatan yang sangat cepat, tidak sampai sersekian detik tubuhnya telah mencapai tepat di depan Tetua Pertama.


Semua orang sama sekali tidak bisa mendeteksi kecepatannya sedikitpun, Lan Qinchen sendiri yang terkuat dari mereka bahkan tidak bisa melihat bayangan siluet darinya dan hanya merasakan angin kencang saja.


Tetua Pertama menatap Yun Tian yang telah berada di depannya dengan rasa dingin yang tak terbayangkan, membuat dia merasakan takut dari lubuk hatinya sendiri.


“Tunggu... Apa yang ingin kamu lakuk-” Sebelum kata - kata Tetua Pertama selesai, tangan Yun Tian dengan cepat bergerak tampak seperti peluru dan menerjang kelehernya.


Yun Tian mencekek leher Tetua Pertama dia mengangkatnya keatas dan berkata, “Tetua Pertama, aku tidak menyangka kau berani berbuat curang kepadaku?”


“Akh... Akh!” Tetua Pertama yang dicekik lehernya oleh Yun Tian tidak bisa berkata - kata, dari matanya jelas terdapat ekspresi terkejut, heran, dan ketakutan yang mendalam di saat yang bersamaan.

__ADS_1


Setelah mendengarkan kata - kata Yun Tian, semua orang disekitarnya saling memandang dengan ekspresi terkejut, mereka tidak menyangka bahwa Tetua Pertama akan melakukan kecurangan, tetapi mengapa Yun Tian tetap berhasil lolos dalam tes?


Lan Muyun yang melihat ayahnya Tetua Pertama dicekik oleh Yun Tian, tidak bisa menahan kesabarannya lebih lanjut.


“Ayahku tidak mungkin melakukan kecurangan, Yun Tian! Justru kaulah yang sepertinya membuat tuduhan kepada ayahku! Kau sudah membuktikan tes ini dengan benar, lalu apa kecurangan yang diperbuat ayahku?!” Teriak Lan Muyun kepadanya.


Yun Tian beralih menatap ke arah Lan Muyun dengan dingin, matanya menatap ke arah pemuda itu dengan tajam tampak seperti elang.


Segera Qi Spirtual yang besar keluar dari tubuh Yun Tian dan langsung melesat menuju ke arah Lan Muyun dengan cepat.


Boom!


“Argh!”


Lan Muyun tidak memiliki kecepatan yang cukup untuk menghindar, tubuhnya langsung terlempar jauh hingga tertabrak dinding akibat serangan shockwave milik Yun Tian.


Melihat Lan Muyun yang diserang olehnya hingga terlempar dan terluka banyak darah, semua orang memandang Yun Tian dengan ekspresi ketakutan di wajah mereka.


Menatap tubuh Lan Muyun di lantai, Yun Tian berkata, ”Kau bilang dia tidak membuat kecurangan?! Apakah kau pikir kalau dia ayahmu, maka dia akan memiliki hati yang adil?”


Mengalihkan pandangannya ke Tetua Pertama yang sedang dicekik olehnya dia berkata, “Kalian pikir aku tidak tahu? Kalian pikir plot itu bisa membuatku gagal bukan?”


Memandang para juri yaitu Tetua kedua, ketiga, dan keempat dengan kilatan niat membunuh yang kuat, Yun Tian berkata lagi, “Apakah kalian pikir aku tidak tahu, bahwa kalian menaburi aroma melati sendiri ke Tulang Serigala Perak tersebut sebelum ujian ini dimulai?”


“K-Kau tahu?” Ucap ketiga juri dengan ekspresi keheranan saat dia berkata kepada Yun Tian secara terbata - bata.


“Hehe.., kalian terlalu meremehkan persepsi yang ku miliki. Aku memang tidak mengetahuinya saat itu, tetapi setelah mencium aroma aneh yang kurasakan di piring terakhir, aku langsung tahu.” Ucap Yun Tian dengan dingin saat dia menyeringai secara perlahan.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻

__ADS_1


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2