Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 145 - Yun Mu Rong Perkasa!


__ADS_3

Swosh!


Ding!


Swing!


Yun Mu Rong dan prajurit elit Keluarga Yun itu saling mengadu bentrok, percikan pedang tersebar ke berbagai arah saat mereka dengan kuat mengayunkannya.


Bang!


“Urgh...”


Yun Mu Rong melihat celah dan langsung menendang perutnya, akibat tendangannya prajurit elit Keluarga Leng itu langsung terpukul mundur.


Seteguk darah segar keluar dari mulutnya, dan wajahnya memiliki ekspresi terkejut akan kekuatan yang dimiliki wanita di depannya ini.


Prajurit Elit Keluarga Leng itu menatap ke arah Yun Mu Rong dengan nafas terengah - engah, dia berkata heran, “Bagaimana... Bagaimana wanita dengan Kultivasi satu tingkat dibawahku memiliki kekuatan seperti itu?!”


Tetua Pertama dibelakangnya dan Yun Jiang yang bersembunyi di pohon menatap ke arah Yun Mu Rong dengan tatapan yang sama terkejutnya. Mereka sendiri tidak tahu, bahwa Yun Mu Rong memiliki kekuatan yang kuat seperti ini.


Tetua pertama menghela nafasnya dengan lega sebelum bergumam, “Memang Rong'er... Kemampuannya tidak menurun sama sekali! Aku sempat lupa kalau dia adalah Jenius Nomor Satu di Keluarga Yun saat delapan belas tahun yang lalu.”


“Seorang putra pasti mengikuti orang tuanya... Bakat Yun Tian dan ibunya Yun Mu Rong benar - benar jauh di atas pemikiran Keluarga Yun kita..., Di usianya yang tiga puluh tahun lebih sebenarnya Rong'er masih bisa memiliki Kultivasi dengan tingkat yang jauh lebih tinggi... Tetapi karena dia mengalami depresi tentang suaminya yang meninggalkannya dan juga bukan hanya itu saja, dia juga terlalu fokus dan khawatir tentang keadaan putranya yang sebelumnya memiliki bakat yang terhambat. Sehingga tidak memiliki waktu luang untuk berkultivasi.” gumam Tetua Pertama saat menatap ke arah Yun Mu Rong dengan tatapan penuh rasa kasihan.


Mengingat suami dari Yun Mu Rong yang bernama Tian Ru Feng, tetua pertama merasa nostalgia akan hal itu.


Sebelumnya kejadian yang sama seperti ini juga terjadi, Keluarga Yun dulunya sempat diserang oleh pasukan dari Keluarga lain yang ingin menginvasi Kota.


Mereka semua benar - benar tidak dapat melawan dihadapan pasukan kekuatan yang lebih kuat dari Keluarga mereka sendiri.


Saat mereka dalam situasi yang putus asa, tiba - tiba sosok pria tampan dan agung muncul secara tiba - tiba.


Dia melayang tinggi di langit, semua orang bisa menebak bahwa dengan kemampuannya yang bisa terbang, pasti dia adalah seseorang Kultivator tingkat Heaven Realm!

__ADS_1


Tetapi tiba - tiba pandangan semua orang berubah saat pria tampan itu melambaikan tangannya.


Dalam sekejap semua pasukan musuh yang menyerang hancur menjadi debu yang tidak tersisa, tetapi yang membuat mereka terkejut adalah.


Bahwa lambaian tangan pria tampan itu bahkan bisa merobek kekosongan, merobek ruang dan waktu sekaligus!


Semua orang tercengang dan mereka semua menyadari bahwa, pria tampan di depan mereka bukanlah manusia biasa!


Mereka tidak bisa menebak tingkat Kultivasi pria tersebut, lagipula merobek kekosongan hanya dengan lambaian tangan benar - benar tidak masuk akal.


“Aku ingat... Kalau Yun Tian adalah putra dari pria bernama Tian Ru Feng itu?” Tetua pertama menatap ke arah pertarungan Yun Mu Rong dan musuh, dia lanjut berkata, “Dengan ayah sekuat itu dan ibu yang seberbakat itu... Tidak mungkin Yun Tian benar - benar mati!”


Ding!


“Sialan! Argh!”


Prajurit Keluarga Leng menjerit dan berteriak kesakitan saat salah satu lengannya di potong bersih oleh Yun Mu Rong.


Sekarang yang terlintas di matanya hanyalah ketakutan yang mendalam, berbeda dengan kecantikan yang seharusnya dia lihat di depannya. Yang dia lihat dari Yun Mu Rong sekarang adalah seekor singa yang sangat kuat!


Sambil berpikir seperti itu, tiba - tiba sosok wanita di depannya benar - benar menghilang.


”Hm? Dimana dia?” Prajurit Keluarga Leng itu memandang kesekeliling dengan bingung dan waspada.


Srek!!


“Ahh!”


Tiba - tiba Yun Mu Rong yang baru saja menghilang telah muncul di belakang Prajurit Elit Keluarga Leng tersebut dengan pedang yang tersangkut di dadanya.


Dia menoleh kebelakang dengan heran saat darah di dadanya terus mengalir keluar.


“M-mustahil... B-bagaimana bisa??” ucap Prajurit Keluarga Leng dengan tatapan penuh tidak percaya dan keheranan saat melihat dadanya yang telah tertembus pedang.

__ADS_1


Swing!


Yun Mu Rong menatapnya dengan dingin, lalu dia menarik pedang di tangannya dari dada prajurit keluarga Leng itu dan berkata, “Bagaimana bisa katamu? Heh! Tidak ada yang mustahil bagiku.”


“A-aa...”


Bug!


Tubuh prajurit keluarga Leng itu akhirnya jatuh ke tanah saat dia mengeluarkan nafas terakhir dalam hidupnya.


Dia mati begitu saja akibat tusukan dari Yun Mu Rong yang tertancap di dadanya.


Setelah membunuh salah satu pasukan elit dari Keluarga Leng, Yun Mu Rong tidak terlalu merasa senang.


Karena dalam pertempuran ini, masih banyak lawan - lawan yang sama kuatnya dengan prajurit yang barusan dia bunuh.


Belum lagi sekarang pembantaian dan pembunuhan terjadi dimana - mana, dalam beberapa menit saja semua saudara saudari di Keluarga Yunnya telah dibunuh dan mati secara tragis oleh pasukan Keluarga Leng.


Yun Mu Rong tentu saja merasa sedih, namun dalam situasi seperti ini, bukan waktu baginya untuk berduka akan hal itu.


Dia segera berbalik dan memeriksa kondisi Tetua Pertama. Setelah mengetahui bahwa kondisinya telah membaik, dia langsung berkata, “Ayo paman! Aku akan mencari ayah terlebih dahulu dan setelah itu kita cari jalan untuk kabur dari situasi ini bersama...”


“Tidak... Aku tidak bisa mengikutimu Rong'er! Aku tahu tentang kabar dari kematian putramu pasti tidak nyata! Kamu masih memiliki putra yang dipikirkan, tetapi aku berbeda...! cucuku... Yun Jiang sudah memasuki Sekte Kelas Tiga dengan aman, dia pasti akan berkembang pesat di sana, jadi aku perlu merasa khawatir tentang dirinya, yang harus kulakukan adalah bertarung sampai mati untuk melindungi seluruh Keluarga Yun!” Tetua pertama berkata dengan lantang saat dia berdiri dan menegakkan tubuhnya yang sudah tua.


“Tapi paman... Itu hanyalah usaha yang sia - sia! Tidak peduli seberapa besar semangat juang atau usaha yang kita miliki! Kita akan tetap kalah dan berakhir mati tragis di tangan mereka, mungkin aku percaya diri jika melawan prajurit keluarga Leng saja, tetapi jangan lupa kalau masih ada Patriak Leng Nanfeng yang berpartisipasi! Dengan kultivasinya yang telah berada di Nescent Soul realm! Mustahil bahkan bagi diriku sendiri untuk mengalahkannya!” ucap Yun Mu Rong saat dia berusaha untuk membuat tetua pertama mengikutinya.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.

__ADS_1


__ADS_2