
Yun Tian saat ini sedang berjalan menuju daerah penginapan murid luar.
Namun dalam perjalanan dia selalu menjadi pusat perhatian, terutama para wanita, yang membuat hatinya sedikit tidak tenang.
Walaupun dia tetap berjalan dengan dingin dan acuh tak acuh, tetapi tetap saja dia merasa tertekan.
Ada juga beberapa wanita yang menggodanya, mereka dengan sengaja memperlihatkan pesona tubuh mereka kepadanya saat berjalan.
Walaupun dia sudah terbiasa melihat tubuh Xuan Ling yang jauh lebih cantik dan mulus, tetapi tetap saja, Yun Tian hanyalah seorang perjaka, dan dia masih belum berpengalaman, dengan godaan seperti itu, itu membuatnya merasa tidak enak.
Yun Tian sedikit menghela nafas, lalu dia berjalan dengan dingin mengabaikan orang - orang di sekitarnya.
Sesampainya di daerah penginapan murid luar, dia merasa sedikit bingung dengan keadaan sekitar.
Dia melihat para murid - murid lainnya tidak menetap di kamar, melainkan mereka membuat tenda di daerah luar.
“Hm? Mengapa mereka membuat tenda? Mengapa mereka tidak tinggal di dalam ruangan saja?” Gumam Yun Tian.
Yun Tian berjalan ke salah satu tenda tersebut, dan dia segera bertanya kepada salah satu murid di sana.
“Hey teman, jelaskan aturan di penginapan sekte ini, mengapa anda tidak menetap di salah satu ruangan, melainkan membuat tenda sendiri di luar?” Tanya Yun Tian dengan nada bingung.
Murid itu menatap Yun Tian dengan sedikit bingung, “Apakah kamu murid baru?”
“Iya, saya murid baru hari ini.” Jawab Yun Tian.
“Pantas, kalau kamu tidak tahu hal ini. Jika kamu ingin mengambil salah satu ruang kamar di sana, kamu harus memiliki kekuatan yang cukup.” Ucap murid tersebut, memberi penjelasan kepada Yun Tian.
“Hm? Apa hubungannya dengan kekuatan?” Tanya Yun Tian.
“Kamu bebas memilih ruang kamar yang kamu mau, tetapi kamu harus menantang pemilik kamar tersebut, supaya kamu menjadi pemilik barunya.” Jawab murid itu.
“Oh aku mengerti, Jika aku ingin menetap di sana jadi aku harus mengusir salah satu dari pemilik kamar tersebut...” Ucap Yun Tian sambil menganggukkan kepalanya.
“Iya betul, tetapi saran saya, anda harus menyerah dan membuang niat tersebut.” Jawab murid itu.
“Kenapa?” Tanya Yun Tian sedikit mengangkat alisnya.
__ADS_1
“Karena para pemilik kamar - kamar itu adalah para elite diantara murid luar, yang terlemah dari mereka bahkan telah berada di ranah Origin Realm tingkat 5!” Jawab murid tersebut lalu dia melanjutkan, “Saran saya jika kamu ingin tetap bertahan hidup di sini, kamu harus membuat tenda sendiri dan jangan pernah menyinggung salah satu dari mereka. Apakah anda mengerti?”
Murid itu mengatakan hal tersebut dengan suara rendah dan tampak putus asa, dia menatap Yun Tian, dia ingin melihat ekspresi apa yang dimiliki murid baru ini setelah mendengar perkataannya.
Dia berfikir Yun Tian akan memiliki ekspresi yang putus asa saat mendengar perkataanya, namun yang dia lihat hanyalah wajah tenang dan acuh tak acuh.
Senyum muncul sedikit di sudut bibir wajah Yun Tian setelah mendengar penjelasan murid itu.
Dia menoleh ke arah murid yang menjelaskan aturan penginapan tersebut dan berterimakasih kepadanya, lalu dia berjalan dengan gagah berani berjalan kesalah satu kamar di sana.
“Ternyata hukum rimba yang kuatlah yang berkuasa, tetap berlaku di mana saja, bahkan di penginapan sekte.” Gumam Yun Tian sambil berjalan percaya diri.
Sekarang Yun Tian memahami arti dari hukum rimba lain, yaitu orang yang berbeda mendapatkan perawatan yang berbeda.
Sebenarnya jika Yun Tian, disuruh membuat tenda di luar sendiri, dia tidak akan menolak.
Namun dia lebih memilih untuk tinggal di salah satu kamar dan menantang salah satu dari murid elite tersebut.
Walaupun kualitas kamarnya standar dan tidak terlalu bagus, tetapi dibandingkan membuat tenda diluar, itu jauh lebih baik.
Jika dia bisa mendapatkan yang lebih mewah, mengapa dia harus tinggal di luar?
”Seseorang ingin menantang?” Ucap Yun Tian sambil mengamati.
“Aku ingin menantang kamar ini!” Ucap murid itu dengan teriakan menggema yang membuat murid di sekitarnya terkejut.
Para murid langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah dimana suara itu berasal.
“Oh.. lihat itu! seseorang akan menantang!”
“Bukankah itu Luo Qi? Dia telah menerobos ranah Origin Realm tingkat 5 dan ingin menantang salah satu dari murid elite!”
Raungan Luo Qi menarik perhatian banyak orang termasuk Yun Tian.
Para murid saling bertukar pandang dan menyaksikan Luo Qi berlari menuju ke arah kamar - kamar murid elite tersebut.
“He... He... He... Sekarang acaranya baru dimulai.”
__ADS_1
Beberapa orang muncul satu per satu dari kamar mereka masing - masing, orang - orang itu adalah para murid luar elite.
“Dia punya nyali untuk menantang kita... murid elite.”
“Yah... Dia memang memiliki hak untuk itu, dia berada di ranah Origin Realm tingkat lima.”
Mata Yun Tian mengamati para murid luar elite yang keluar dari kamar mereka dan menemukan bahwa sebagian besar budidaya mereka berada pada ranah Origin Realm tingkat kelima.
Ada beberapa yang tampak sedikit lebih tua dan berada pada tingkat keenam, namun orang tertua disana hanya berusia sekitar 20 tahun.
Yun Tian mengamati kamar - kamar lain lagi, dan ada beberapa kamar yang pintunya tertutup.
“Mungkin salah satu dari kamar tersebut, ada yang telah berada di ranah Origin Realm tingkat tujuh.” Gumam Yun Tian sambil berspekulasi.
Segera, Luo Qi tiba di salah satu kamar murid luar elite tersebut.
“Hahaha... Siapa yang berani menantangku Liu Changfeng?” Tawa sombong dan arogan datang dari dalam kamar.
Derit!
Pintu terbuka dan terlihat seorang pemuda muncul dengan tampilan penuh bekas luka tampak menyeramkan.
Liu Changfeng juga berada di ranah Origin tingkat lima, tetapi dia memiliki aura yang lebih menakutkan dari murid yang menantang bernama Luo Qi.
“Hmph! tingkat kultivasimu sama denganku, tetapi kamu bertindak begitu arogan dan sombong!” Bentak Luo Qi dengan nada marah.
Dikelilingi para penonton, keduanya berdua saling menatap dan berhadapan.
“Sombong atau tidak, kamu akan segera tahu.” Liu Changfeng tertawa dan mengeluarkan pedang bewarna hitam pekat dengan banyak lubang di atasnya, tampak mirip seperti bekas luka di tubuhnya.
“Berhenti bicara dan bertarung!” Ucap Luo Qi dan ia juga mengeluarkan senjatanya.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
__ADS_1
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.