Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 99 - Satu Serangan!


__ADS_3

“Sepertinya aku terlambat... Sisanya serahkan padaku, Pemimpin Feng.”


Saat melihat Yun Tian yang tiba - tiba muncul di depan matanya, Feng Luansan terus menatapnya dengan mata kabur.


Dia menatap kosong kepada Yun Tian selama beberapa saat, dengan ekspresi terkejut di wajahnya dia berkata dengan bingung, “Saudara muda... Yun? Kau masih hidup.”


Melihat Aura Qi Spirtual Api Phoenix yang berasal dari tubuh Yun Tian, Feng Luansan tercengang dan tidak pernah menyangka bahwa Yun Tian berhasil melewati Ujian Altar Phoenix dengan selamat.


Butuh beberapa detik baginya untuk percaya bahwa ini nyata, bukan mimpi. Sudut bibir Feng Luansan terangkat dengan senyum hangat, dia menatap Yun Tian dengan penuh kekaguman.


“Bagus... Jika kau masih hidup, bagus sekali... Akhirnya Phoenix Clan kami memiliki harapan untuk selamat...” Ucap Feng Luansan sambil menghela nafas lega.


Keadaan mentalnya sekarang benar - benar rileks, mengetahui bahwa Yun Tian berhasil melewati ujian Altar dan memperoleh beberapa hal luar biasa dari Dewa Phoenix sendiri.


Dia merasakan kultivasi Yun Tian telah berada di ranah Nescent Soul tingkat sembilan, perkembangannya dalam satu bulan membuatnya sangat terkejut hingga tak bisa berkata - kata.


“Aku pernah memberitahu adik anda Ling'er sebelumnya, bahwa aku tidak akan mati.” Ucap Yun Tian dengan dingin.


Sambil mengamati tubuh Feng Luansan, dia mengeluarkan telunjuk jarinya dan menusuk titik tubuh Feng Luansan di berbagai tempat.


Dalam sekejap Qi Spirtual murni mengalir kedalam tubuh Feng Luansan, dan sedikit memulihkan stamina dan lukanya.


“Ini...”


Feng Luansan merasakan kondisi dirinya sendiri, dia memandang Yun Tian dengan takjub, saat merasakan aura Qi Spirtual yang hangat ditubuhnya.


“Bagaimana... Bisa?”


“Aku adalah seorang tabib, tidak perlu khawatir dengan lukamu itu, dalam beberapa saat kondisimu akan semakin membaik.” jawab Yun Tian.


Setelah mendengar perkataan Yun Tian, Feng Luansan mengangguk dan merasa kagum.


Melihat usia Yun Tian yang tampaknya masih tujuh belas tahun, dengan tingkat kultivasi Nescent Soul tingkat sembilan, dan dia masihlah seorang tabib yang luar biasa di usia muda.


Yun Tian sedikit tersenyum dan berkata kepada Feng Luansan, “Pemimpin Feng, sebaiknya kau istirahatkan lah dirimu dengan benar, untuk penjahat Three Star Palace ini, serahkan saja padaku.”


Disisi lain, Tetua kelima sedang menatap Yun Tian dengan tatapan serius.

__ADS_1


“Bocah itu... Dia memiliki kultivasi setingkat itu di usia yang begitu muda, dia memiliki Api Phoenix, aku tidak menyangka bahwa Phoenix Clan juga memiliki orang sehebat dirinya.”


Disampingnya, tetua ketiga berkata, “Tetua kelima! Jangan panik, apakah kau lupa tujuan aku berada di sini untuk apa? Jika bocah itu memiliki kultivasi seperti itu diusia muda lalu apa?! Dia tetaplah bukan lawanku, aku adalah seorang kultivator Earth Realm tingkat empat dengan basis elemen angin!”


Saat tetua kelima mendengar perkataan dari tetua ketiga, ketakutan dan kepanikan di hati tetua kelima menghilang.


Tetua ketiga benar, dia diungguli dengan empat tingkat kultivasi yang lebih tinggi, dan bahkan memiliki basis elemen angin yang langka.


Tidak logis jika seorang pemuda berusia tujuh belas tahun bisa mengalahkan seorang kultivator tua berpengalaman seperti tetua ketiga.


Tetua ketiga maju selangkah dan menunjuk Yun Che sambil melolong marah, “Dasar bocah! kau benar - benar berani membunuh lebih dari selusin orang - orang Three Star Palace kami, tetua kelima pergilah dan kuliti dia hidup - hidup!”


Tetua kelima mengangguk setuju, dengan kecepatan yang cepat dia bergegas sambil mengayunkan sabitnya kepada Yun Tian.


Yun Tian acuh tak acuh menatap pedang sabit tetua kelima yang akan menyerangnya.


Heaven Splitting Sword muncul di lengannya, sambil mengayunkannya kedepan, pedang Heaven Splitting miliknya langsung mengeluarkan Api Phoenix yang kuat, dan segera menyapu ke arah tetua kelima secara ganas.


“Ahhh!”


Api Phoenix yang berkobar dari pedang Yun Tian tampak seperti naga api yang mengamuk saat ia meraung keras dan menabrak tubuh Tetua kelima.


Dia terus menjerit selama beberapa saat, dan akhirnya secara perlahan berhenti, sudah tak bernyawa lagi.


Feng Luansan menatap tetua kelima yang telah kehilangan nyawanya tergeletak di tanah, dia berseru kaget sekaligus senang, “Dia mengalahkannya hanya dengan satu gerakan...”


Tetua kelima sudah berada di ranah Earth Realm tingkat tiga, dia memilki kekuatan yang sangat kuat.


Bahkan Feng Luansan sendiri masih butuh waktu lima hari penuh untuk mengalahkannya sebelumnya.


Namun Yun Tian hanya mengalahkannya dengan sekali serang, yang membuktikan seberapa kuat dia.


“Baru sebulan berlalu... Apa yang dialaminya di dalam Altar Ujian Phoenix?” gumam Feng Luansan dengan nada penuh tidak kepercayaan.


Tetua ketiga juga menatap Yun Tian dengan serius, melihat tetua kelima yang telah dikalahkan sangat mudah. Dia menyadari bahwa pemuda yang tampak berusia tujuh belas tahun didepannya ini memiliki kekuatan yang tidak sesuai dengan usianya.


Pemuda berambut perak itu tampaknya memiliki basis Api Phoenix yang luar biasa kuat dan panas.

__ADS_1


“Hehe, sepertinya aku menemukan lawan yang menarik.” ucap tetua ketiga sambil tertawa kejam.


“Bocah! Tampaknya kau cukup kuat, namun tidak peduli seberapa kuat dirimu, kamu beserta anggota Phoenix Clan mu akan tetap mati dibawah tanganku ini!” Tetua ketiga berkata dengan nada mencemooh.


“Membunuhku? Dengan kekuatanmu? Sepertinya kamu hanya berkhayal.” balas ejek Yun Tian.


“Bocah nakal! Kamu memiliki sifat yang sombong. Aku akan menguliti mu


hidup - hidup!”


Tetua ketiga meraung marah, energi angin kuat muncul dan menutupi seluruh tubuhnya seperti sebuah armor. Kedua tangannya juga tampak diliputi angin kencang yang dahsyat.


Swosh!


Tetua ketiga melesat maju dengan cepat, dan mengayunkan kedua lengannya ke wajah Yun Tian, melihat wajah tampannya dia merasa iri dan kesal.


Boom!


Lengannya memukul wajah Yun Tian dengan keras, tetua ketiga ingin tersenyum saat dia telah memukulnya.


Retak!


Namun senyumannya tiba - tiba membeku, karena Yun Tian yang telah dia pukul dengan cepat berubah menjadi klon es dan hancur berserakan.


“Itu yang disebut sebagai Elementisasi.”


Suara Yun Tian terdengar dari arah belakang.


“Hei bodoh, kau memukul siapa?” ejek Yun Tian dengan nada mencemooh.


Tetua ketiga membalikan badannya, tatapannya beralih ke tubuh asli Yun Tian yang telah berpindah tempat.


“Sialan... Kau! Berani - beraninya meremehkanku dan memanggilku bodoh?!” Tetua ketiga mengaum marah.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.

__ADS_1


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2