
“Berhenti!”
Tiba - tiba suara memerintah datang dari samping.
Yun Tian dan Hu Xiaoyun berhenti dan mengalihkan pandangannya ke arah pemilik suara itu.
Pemilik suara itu adalah pemuda berambut botak dengan jubah perak panjang yang bersinar dibawah matahari.
Terlihat bekas luka berbentuk garis panjang di dahinya.
“Itu murid luar nomor dua Lei Ming!”
Ketakutan muncul di wajah para penonton dan Hu Xiaoyun, pertempuran keduanya juga berhenti.
Yun Tian jelas melihat kewaspadaan dan ketakutan di mata Hu Xiaoyun.
Tatapan Yun Tian langsung jatuh di tubuh Lei Ming, dan ia merasakan bahwa Lei Ming berada di ranah Origin Realm tingkat 8.
Lei Ming adalah murid luar no 2 di Sky Sword Sect, semua orang jelas merasakan tekanan memancar darinya.
“Lei Ming, mengapa kamu menghentikan pertempuran kita?” Hu Xiaoyun bertanya dengan nada rendah, dan tidak berani sombong seperti sebelumnya.
Lei Ming menggelengkan kepalanya, ia berkata, “Tetua besar telah memerintahkan seluruh murid luar untuk berkumpul dan membahas sesuatu.”
Mengumpulkan seluruh murid luar? Keingintahuan dan keterkejutan muncul di wajah semua orang.
Para murid luar tidak pernah mengalami situasi ini sebelumnya. Apa yang ingin tetua besar diskusikan?
Biasanya seorang tetua tidak terlalu peduli dengan para murid luar, mereka hanya peduli dengan jenius - jenius murid dalam dan murid inti.
Segera Yun Tian dan semua orang mengikuti Lei Ming ke arah lapangan.
Lapangan ini berukuran sangat luas, berukuran lima belas kilometer persegi, ini adalah pusat lapangan di seluruh Sky Sword Sect.
Berjalan ke tengah lapangan, Yun Tian melihat sudah ada beberapa pemuda menunggu disana dan mereka semua memiliki kultivasi Origin Realm tingkat tujuh sampai delapan.
Orang - orang disana pasti adalah sepuluh besar terkuat di antara murid luar biasa maupun murid luar elite.
Segera semua orang termasuk Yun Tian tiba dengan Lei Ming ke tengah lapangan tersebut.
“Dimana Zhang Shaoran? Mengapa dia belum datang?”
“Meskipun dia tidak mau datang, dia harus tetap datang, ini adalah perintah tetua.”
__ADS_1
Zhang Shaoran adalah jenius nomor satu diantara seluruh murid luar.
Namun walaupun dia adalah jenius nomor satu diseluruh murid luar, dia tetap harus mengikuti perintah seorang tetua dan tidak boleh melanggarnya.
Jika seorang murid bertemu tetua, mereka harus bersikap rendah hati dan hormat, bahkan murid dalam pun harus berperilaku sama, kecuali murid inti.
Status murid inti lebih besar dari pada seorang tetua biasa, hal itu bukan karena kekuatannya, tetapi karena kejeniusan dan bakat potensi mereka.
Saat semua orang mempertanyakan dimana Zhang Shaoran, seorang pemuda dengan qi udara yang sangat sombong datang.
Yun Tian menatap pemuda itu, tiba - tiba pemuda itu melepaskan auranya, Yun Tian merasakan kultivasinya berada di ranah Origin Realm tingkat sembilan.
Yun Tian sedikit menarik nafas dingin.
Origin Realm tingkat sembilan! Tingkat sembilan! Mengapa dia masih seorang murid luar?
Sembilan murid luar terkuat lainnya tidak berani menatap Zhang Shaoran.
Zhang Shaoran tampak berusia 19 tahun, usia ini terbilang rata - rata di antara murid luar, tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda, tetapi dia sudah berada di ranah Origin Realm peringkat sembilan.
Yun Tian sedikit menghembuskan nafasnya. Dari pengalaman yang dia miliki di kota Huang hingga kota Mohey, hanya karakter sekelas Patriak keluarga yang memiliki kultivasi sekuat itu.
Sebagai contoh, kakeknya yaitu Patriak Yun Mubai, mereka berdua sama - sama berada di ranah Origin Realm tingkat sembilan.
Ketika Zhang Shaoran tiba, dia dengan santai memindai semua orang disekitarnya dengan tatapan sombong.
Di matanya, bahkan jenius seperti Lei Ming dan Hu Xiaoyun bukan apa - apa.
“Semuanya ada disini...”
Tiba - tiba terdengar suara serak dan tua terdengar, suara itu tanpa emosi dan menggema di seluruh lapangan.
Semua orang mengalihkan pandangan mereka ke arah suara itu berasal.
Pada saat itu, seorang pria tua tegap dengan janggut putih dan kekar berjalan ke arah mereka.
Pria tua itu tidak lain adalah tetua sekte.
“Berbaris!”
Tetua berjanggut putih itu meraung keras, sepeti auman singa liar, dan telinga semua orang berdengung.
Lebih dari sepuluh ribu orang berkumpul bersama dengan cepat.
__ADS_1
Tetua berjanggut putih berdiri di depan semua orang, menatap mereka tanpa ekspresi, dan berkata, “Pertama - tama saya ingin memberitahu kalian, bahwa perintah ini bukan dari saya pribadi, ini adalah perintah dari Patriak Sekte sendiri.”
Lebih dari sepuluh ribu orang di lapangan berseru dan terkejut, mereka penasaran apa yang orang sekelas Patriak Sekte perintahkan.
Semua orang tidak bisa menahan diri dan berbicara untuk mendiskusikan sesuatu, apa yang Patriak Sekte perintahkan?
Dalam sekejap lapangan itu penuh suara diskusi para murid - murid.
“Semuanya Diam!” Teriak tetua berjanggut putih dengan nada memerintah.
Teriakan tersebut membuat semua orang langsung berhenti berbicara dan tidak berani lagi mengatakan sepatah kata pun.
Melihat ekspresi semua orang, Tetua berjanggut putih menunjukkan senyum puas dan berkata, “Satu Minggu kemudian, seluruh murid luar Sky Sword Sect akan mengadakan uji coba bersama. Selama mereka lulus uji coba, mereka akan di hadiahkan dengan hadiah khusus, hadiah tersebut akan diumumkan nanti.”
Semua orang mendengar perkataan itu langsung menjadi semangat, dan mereka tidak sabar untuk melihat apa hadiah yang akan diberikan.
Tetua berjanggut putih itu berkata lagi, “Mungkin kalian tidak tahu, sebenarnya acara ini telah diadakan setiap sepuluh tahun sekali, maka dari itu kalian harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Apakah kalian memiliki kepercayaan diri?”
“Memiliki!”
Kerumunan meraung, penuh dengan niat bertarung dan kepercayaan diri.
Sepuluh ribu orang ini adalah anak muda berumur dibawah 20 tahun yang penuh semangat.
Mereka yang dapat bergabung dengan Sky Sword Sect semuanya adalah jenius di kota masing - masing.
Kecuali sepuluh terkuat, mereka tidak akan berpikir bahwa mereka lebih buruk dari yang lain.
Diantara banyak pemuda, ada pemuda yang menunjukkan senyum jahat dan niat membunuh dimatanya.
“Hahaha... Yun Tian, liat nanti, uji coba ini pasti akan menjadi akhir hidupmu.”
Pemuda itu tidak lain adalah Leng Juan.
Tentu saja Yun Tian tidak menyadari niat buruk Leng Juan, bahkan jika dia tahu dia tidak terlalu peduli.
Sekarang dia harus meningkatkan kekuatannya sejauh mungkin dalam satu minggu kedepan, untuk memenangkan uji coba tersebut, dan mendapatkan hadiahnya.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
__ADS_1
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.