
Tiga Minggu pun berlalu dengan cepat. Sisa waktu turnamen seleksi Sky Sword Sect tinggal satu hari lagi.
Yun Tian saat ini sudah berada di ranah Origin Realm tingkat 1. Yun Tian juga mulai merasakan bahwa dia akan menerobos tahap Origin Realm tingkat ke 2 tidak lama lagi, mungkin besok.
Sedangkan Xuan Ling saat ini sudah mencapai tahap Body Tempering tingkat 9 tapi masih jauh untuk menerobos ke ranah Origin Realm.
Para generasi muda yang berusia dibawah 20 tahun sangat antusias dengan turnamen yang akan diadakan di kota Mohey, termasuk para generasi muda di keluarga Yun.
Keadaan di keluarga Yun saat ini sangat ramai. Ratusan orang sedang menatap seorang pria paruh baya dengan semangat di mata mereka. Pria paruh baya yang mereka tatap adalah Patriak Keluarga Yun bernama Yun Mubai.
"Hadirin sekalian... Karena Turnamen Seleksi Sky Sword Sect akan diadakan besok di kota Mohey. Keluarga Yun kita harus membawa 3 orang generasi muda sebagai perwakilan turnamen nanti." kata Patriak Yun Mubai sambil menatap para generasi muda keluarga Yun di depannya yang penuh semangat.
Setelah mendengar perkataan dari Patriak Yun Mubai. Seluruh pemuda di keluarga Yun yang tadinya tampak semangat langsung menjadi lesu.
"Apa? Keluarga Yun kita hanya akan membawa 3 orang sebagai perwakilan? Bukannya terlalu sedikit?"
"Aku kira semua pemuda bisa bebas mendaftar, ternyata harus di pilih terlebih dahulu..."
Patriak Yun Mubai yang mendengar itu hanya menghela nafas pelan. lalu dia lanjut berkata,
"Tiga orang perwakilan ini, akan kita seleksi terlebih dahulu. Saya akan mengadakan kompetisi di antara seluruh pemuda di keluarga Yun. Jadi kalian semua akan berduel terlebih dahulu di arena duel, dan orang yang memasuki 3 besar akan dijadikan sebagai perwakilan dari keluarga Yun kita untuk mengikuti turnamen besok."
Yun Tian yang mendengar itu hanya tersenyum kecil. Kemampuannya dan Xuan Ling sudah dipastikan akan memasuki 3 besar dan menjadi perwakilan dari keluarga Yun.
"Peraturan kompetisi ini hanya duel seperti biasa. Saya akan membuat 20 kelompok dan setiap kelompok akan memiliki jumlah 10 orang. Sepuluh orang tersebut harus bertarung satu sama lain. Pemenangnya akan berduel dengan 19 orang pemenang dari kelompok lain. Apakah kalian mengerti?" ucap Patriak Yun Mubai dengan tegas kepada para pemuda di depannya.
"Siap! Mengerti!"
Mereka semua langsung berlari ke arah arena duel. Sesampainya di arena duel Patriak Yun Mubai langsung menentukan kelompok - kelompok tersebut.
Yun Tian dan Xuan Ling berada di kelompok yang berbeda. Ini baik bagi mereka, karena jika mereka berada di kelompok yang sama. Yun Tian pasti akan menang dan Xuan Ling tidak akan bisa menjadi perwakilan keluarga Yun.
Yun Tian mulai melihat ke arah sembilan pemuda yang berada di kelompoknya. Tatapan Yun Tian langsung fokus ke salah satu pemuda di depannya. Pemuda itu adalah Yun Heng yang sebelumnya pernah di kalahkan olehnya di arena duel. Sekarang dia sudah berada di tahap Body Tempering tingkat 4.
Yun Heng yang tiba - tiba merasakan tatapan dari Yun Tian, dia langsung gemetar mengigil karena takut.
'Kenapa aku harus satu kelompok dengannya. Nasib ku sial sekali!' pikir Yun Heng.
__ADS_1
Yun Tian hanya menatapnya sekilas, lalu dia mulai menatap para pemuda lainnya yang berada di kelompoknya.
Mereka semua rata - rata berada di tahap Body Tempering tingkat 4 dan ada satu orang yang berada di tahap Body Tempering tingkat 5. Orang itu bernama Yun Tie. Yun Tian mendengar namanya bahwa dia pernah bertarung dengan Yun Hong dan berakhir seri.
Setelah menganalisa kelompoknya, Yun Tian mulai melihat ke arah kelompok Xuan Ling.
'Huh... Sepertinya di keluarga Yun ini, tidak ada pemuda yang bisa sebanding dengan kami. Jenius no 1 Keluarga Yun, Yun Jiang saja hanya berada di ranah Body Tempering tingkat 7.' pikir Yun Tian sambil menghela nafas kecewa.
Lalu dia langsung mengalihkan pandangan nya ke arah Patriak Yun Mubai. Sebenarnya Patriak Yun Mubai adalah kakek kandung Yun Tian, namun dia tidak akrab dengan kakeknya.
Kakeknya sangat sibuk mengurus keseluruhan keluarga Yun.
"Baiklah... Karena kelompok kalian telah ditentukan. Kalian harus bertarung dengan anggota kelompok kalian sendiri, dan yang menang akan bertarung dengan pemenang dari kelompok lainnya."
"Mulai!"
Seketika semua orang langsung bertarung dengan anggota kelompok masing - masing.
Boom!
Boom!
Boom!
Suara benturan senjata dan ledakan langsung terdengar dari kelompok masing - masing. Termasuk kelompok Yun Tian.
Yun Tian saat ini hanya berdiri dengan tenang menatap 9 orang anggota kelompoknya yang saling bertarung. Tiba - tiba suara seorang pemuda terdengar yang membuat Yun Tian mengerutkan kening.
"Kalian semua hentikan! Kita jangan saling bertarung terlebih dahulu! Aku sarankan kita bekerjasama untuk mengalahkan orang terkuat di kelompok kita..." ucap pemuda tersebut.
Pemuda itu tidak lain adalah Yun Heng. Dia sedang memprovokasi pemuda lainnya untuk bekerja sama mengalahkan Yun Tian. Karena Yun Tian adalah orang terkuat di kelompoknya. Dia pasti akan dijadikan sebagai lawan yang harus dikalahkan terlebih dahulu.
Setelah mendengar perkataan Yun Heng, pemuda lainnya langsung mulai menatap Yun Tian dengan sigap.
"Aku dengar kamu mengalahkan Yun Hong benar? Jadi kamu adalah yang terkuat di antara kelompok kami... Aku sarankan kamu menyerah saja. Walaupun kamu yang terkuat, jumlah kami tetap lebih banyak dan kamu hanya sendiri." ucap Yun Tie dengan tatapan sinis.
"Hahaha... Yun Tian! Kamu akan berakhir disini! Ini akibatnya karena memprovokasi ku!" Teriak Yun Heng sambil menatap Yun Tian dengan tatapan mengejek.
__ADS_1
Yun Tian hanya membalasnya dengan tersenyum dingin lalu dia berkata, "Bahkan jika ada 100 dari kalian. Aku akan tetap mengalahkan kalian semua dengan mudah."
"Cih... Kamu terlalu sombong! Serang dia bersama!"
Mereka langsung melompat dan mengerahkan serangan mereka ke arah Yun Tian.
"Rasakan ini!"
"Palm Fist!"
"Earth Palm!" ucap mereka dengan teknik skill masing - masing.
Wajah Yun Tian tetap tenang. Dia mengangkat tangan nya ke atas dan energi dingin berputar di sekitar telapak tangannya. Yun Tian langsung mengayunkan nya ke arah Yun Heng dan pemuda lainnya.
"Ice Strom!"
Swosh!
Boom!
Badai Es langsung keluar dari tangannya menghancurkan teknik - teknik skill dari serangan mereka. Badai Es itu tidak hancur dan lanjut menyerang ke arah Yun Heng dan pemuda lainnya
"Argh!"
Teriak Yun Heng dan ke delapan pemuda lainnya. Mereka semua terhempas ke langit dan berputar - putar sambil menahan angin dingin dari badai es tersebut.
Yun Tian yang melihat itu langsung melambaikan tangannya ke arah badai es tersebut.
Bug!
Badai es itu langsung berhenti. Mereka langsung jatuh dan pingsan terkapar di tanah.
...Kalo mau crazy up, like dan vote banyakin......
...Semakin banyak like dan vote, semakin semangat author buat up nya 👍...
...Jangan lupa rate bintang 5 juga ya......
__ADS_1