Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 112 - Ketakutan Keluarga Lan


__ADS_3

Semua orang sekarang memandangnya dengan ekspresi yang berbeda.


Sebelumnya mereka memandang dengan ekspresi waspada dan kemarahan, namun setelah Yun Tian mengeluarkan segenap kekuatannya yang ia gunakan untuk menggertak mereka, raut ekspresi mereka berubah menjadi rasa takut dan kecemasan.


Mereka takut akan kekuatan Yun Tian dan cemas karena mereka tidak ingin pemuda itu menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan Keluarga Lan dan mencuri Bunga Lotus Ungu secara paksa.


Jika itu terjadi, maka tamatlah seluruh riwayat Keluarga Lan. Yang terkuat dari mereka sendiri hanyalah Patriak Lan Qinchen dan Tetua Pertama, tetapi kultivasi mereka berdua tetap lebih rendah dari pada Yun Tian yaitu masing - masing hanya berada di ranah Nescent Soul tingkat dua.


Disisi samping Yun Tian, Lan Ruo sekarang sedang menatapnya dengan rasa kagum.


Apa yang ditemuinya di bukit ternyata memang bukan pemuda biasa. Dengan kekuatan Yun Tian saat ini yang berada di ranah Nescent Soul tingkat sembilan di bawah usia dua puluh tahun, itu adalah jenius bahkan jika ditempatkan di seluruh Benua Tian Wu.


Selain orang - orang dari tiga sekte kelas satu dan tentunya Kekaisaran Tian Wu sendiri. Tampaknya mustahil terdapat seorang pakar muda yang berada di bawah usia dua puluh memiliki kultivasi setinggi itu.


“Apakah dia jenius nomor satu di sekte kelas dua? Atau... Dia adalah salah satu jenis sekte kelas satu?” Lan Ruo menatapnya dengan ekspresi bingung sambil menebak asal Yun Tian.


“Dengan ini sudah jelas bukan? Tidak mungkin orang sekuat diriku berada di bawah perintah dari Lan Qinchen ataupun Lan Ruo. Hal ini membuktikan bahwa mereka berdua tidak memiliki motif untuk mengambil Bunga Lotus Ungu tersebut.” Yun Tian berkata sambil memandang ke semua orang.


Setelah mendengar apa yang dikatakan Yun Tian, selain Lan Qinchen dan Lan Ruo sendiri yang menatap Yun Tian dengan penuh rasa terimakasih. Sedangkan orang - orang disekitarnya langsung menunduk dan tidak berani menatapnya secara langsung.


Tetua pertama sedikit menundukkan kepalannya, mengepalkan tangannya dengan enggan dia berpikir dalam hati, ‘Sialan! Padahal tinggal sedikit lagi... Tinggal sedikit lagi aku mengendalikan situasi sudut pandang orang terhadap Lan Qinchen dan putrinya itu!’


Dia mengangkat kepalanya dengan berani sebelum berkata dengan suara yang agak pelan berbeda dengan sebelumnya.


“Tetapi bisa saja kau dibayar untuknya kan? Seberapa besar harga yang diberikan oleh Lan Qinchen untuk membayarmu?!”

__ADS_1


Mendengar perkataan dari Tetua Pertama, Yun Tian tersenyum tipis.


“Hoo... Keberanian yang cukup hebat. Namun tetua pertama, mengapa kau terlalu memaksakan argumen kehendakmu sendiri? Kau tampaknya sangat ingin memojokkan Patriak Lan Qinchen dan Lan Ruo? Apakah ada alasan di balik itu? Mungkin justru kau lah yang sebenarnya memiliki motif tersembunyi...”


“Tidak benar...”


Saat Yun Tian mengatakan itu, situasi di aula pertemuan tersebut langsung terbalik. Sekarang semua orang memandang Tetua Pertama dengan wajah bertanya dan kecurigaan.


Melihat semua orang dalam sekejap memandangnya dengan ekspresi yang berbeda, Tetua Pertama merasa sedikit panik sebelum akhirnya dia tidak bisa menahan emosinya dan menunjuk Yun Tian.


“Kamu! Kamu memutarbalikkan fakta! Walaupun Keluarga Lan kami tidak memiliki kekuatan untuk melawan mu, tetapi kau pasti tahu kan resiko jika menghancurkan organisasi keluarga tabib seperti Keluarga Lan kami? Kekaisaran Tian Wu membuat aturan sendiri bahwa jika ada orang yang berani mengusik Keluarga berprofesi tabib, pasti orang itu akan menjadi buronan yang akan diburu oleh orang - orang Kekaisaran sendiri!”


“Tentu saja aku tahu itu, dan juga kau mengatakan aku memutarbalikkan fakta?” Yun Tian menatap Tetua Pertama dengan dingin.


“Ya, benar! Kata - katamu mengenai bisa merasakan Bunga Lotus Ungu hanya dengan Indra penciuman itu sangatlah tidak masuk akal dan itu adalah hal yang mustahil bahkan bagi seorang tabib professional sekalipun!” ucap Tetua Pertama.


“Jika kau bisa melakukannya maka buktikanlah!” Tetua Pertama terus berkata tampak tidak percaya akan kemampuan Indra penciuman kuat yang dimiliki Yun Tian, “Aku akan membuatkan tes untukmu. Jika kau bisa berhasil maka topik mengenai tersangka atas motif untuk Bunga Lotus Ungu akan berakhir, jika gagal maka pergilah dari Keluarga Lan kami dan jangan pernah datang kembali lagi kesini.”


Tetua pertama membuat syarat kepada Yun Tian, dia tampaknya sedikit takut dengan Yun Tian. Jadi jika dia gagal Yun Tian hanya perlu pergi dan tidak mendapatkan kerugian apapun.


Alis Yun Tian bergerak ke atas saat mendengarkan Tetua Pertama bicara. Dia tersenyum percaya diri lalu berkata, “Sebuah tes? Ayo lakukan! Tetapi.... Tidak adil jika hanya kau yang membuat keputusannya bukan?”


Setelah Yun Tian mengatakan itu, ekspresi Tetua Pertama langsung mengerut, dia merasakan perasaan tidak enak pada saat ini.


“Maka aku akan membuatnya menjadi lebih adil. Jika aku menang berikanlah Bunga Lotus Ungu untukku, dan jika aku kalah maka potonglah lengan kirimu itu dari tubuhmu.” Yun Tian berkata dengan seringai dingin dan membawa aura yang sedikit kejam.

__ADS_1


“Adil katamu?! Apanya yang adil?! Lengan kiriku taruhannya? Belum lagi Bunga Lotus Ungu tidak bisa diberikan kepada orang luar begitu saja!” ucap Tetua Pertama dengan suara terkejut, ekspresinya sekarang terlihat muram.


“Tentu saja adil! Ini adalah pilihan yang terbaik dari pada aku memilih untuk menghancurkan Keluarga Lan kalian dan mengambilnya secara paksa.” Yun Tian berkata acuh tak acuh, segera dia mengalihkan pandangannya ke semua orang di sekita dan berkata, ”Bukankah itu benar? Apakah kalian ingin Keluarga Lan kalian binasa atau ikuti syarat dan ketentuan akan keputusan yang kubuat?”


Semua orang disekitar segera reflek mengangguk dengan keringat dingin terlihat di dahi mereka.


Bahkan Lan Qinchen dan Lan Ruo sendiri pun ikut mengangguk, mereka berdua juga sama - sama tidak ingin Keluarga Lan hancur.


Tetua pertama mengigit bibirnya dan tampak sangat cemas saat melihat semua orang mengangguk setuju akan keputusan Yun Tian.


Dia ingin segera berteriak menolak, tetapi kata - katanya langsung tertelan kembali ke tenggorokannya karena dia sendiri tidak berani membantah Yun Tian lagi karena Keluarga Lan lah yang menjadi taruhan.


“Sialan! Yun Tian! Beraninya kau mengancam ayahku?!”


Tiba - tiba suara terdengar dari arah samping Tetua Pertama.


Melihat ke asal suara, Lan Muyun dengan berani dan penuh amarah berteriak langsung kepada Yun Tian.


Tetua pertama melihat kesamping, dan menatap anaknya dengan cemas dia mengutuk dalam hati, ‘Dasar! Mengapa kau membuat situasi menjadi semakin memburuk?!’


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻

__ADS_1


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2