Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 133 - Yun Tian vs Hidden White Sect (4)


__ADS_3

Untuk memiliki kultivasi dan kekuatan tempur sekuat ini, mustahil bagi nya untuk memikirkan bahwa Yun Tian tidak memiliki guru di belakangnya.


“Kau tidak memenuhi syarat untuk tahu siapa guruku...” kata Yun Tian dengan dingin.


“Kalau begitu... Tidak ada pilihan lain bagiku untuk menggunakan ini.” Patriak Qu Luo berkata dengan kedua tangannya yang melambai keatas seolah - olah ingin mengambil sesuatu.


Tiba - tiba pedang dengan corak putih yang indah di sekeliling gagangnya muncul di lengan Patriak Qu Luo.


Dengan sengaja dia mengarahkan pedang itu ke arah Yun Tian, dan berkata dengan serius, “Pedang di tanganku ini adalah Senjata Roh tingkat Surgawi. Dan ini juga pedang roh satu - satunya dengan tingkat surgawi yang dimiliki Hidden White Sect, aku akan membunuhmu dengan kekerasan dan kekuatan yang dimiliki pedang ini!”


Patriak Qu Luo mengangkat kedua tangannya ke atas dan memegang erat Pedang Roh tingkat surgawi tersebut.


Dengan seluruh kekuatannya dia bergegas ke arah Yun Tian lalu mengayunkan pedangnya secara langsung.


Melihat ke arah Patriak Qu Luo yang bergegas dengan cepat, Yun Tian hanya tersenyum dingin saat dia berkata dalam hati, “Ayo, Heaven Splitting Sword! Saatnya bagimu untuk menunjukan keunggulanmu itu!


Dengan kilatan cahaya dingin di mata Yun Tian, dia menggenggam Heaven Splitting Sword nya dengan kuat lalu mengayunkannya ke arah Pedang Roh tingkat Surgawi tersebut dengan segenap kekuatannya.


”Hahaha!! Apakah kau bodoh? Beraninya kau melakukan bentrokan senjata secara langsung melawan Senjata Surgawiku yang kuat ini?” Patriak Qu Luo berkata dengan suara mengejek dan menganggap tindakan Yun Tian adalah sebuah kebodohan.


Yun Tian tidak menanggapi kata - katanya, dengan ayunannya. Heaven Splitting Sword ditangannya segera mengeluarkan tebasan merah.


Tebasan sederhana itu mengalami bentrokan terhadap Pedang Roh Surgawi Patriak Qu Luo secara langsung.


Boom!


Saat kedua tebasan pedang itu beradu, Patriak Qu Luo dengan terkejut mundur beberapa langkah.


Retak!


Crek!


Tiba - tiba dia mendengar suara retakan, mengalihkan pandangannya ke arah lengannya, dia melihat pedang roh surgawi yang sebelumnya tampak cemerlang telah hancur menjadi keping.


“Tidak mungkin...” Patriak Qu Luo berkata dengan nada tidak percaya saat melihat kondisi Pedang Roh Surgawi yang ada ditangannya sekarang.


Hatinya merasa sakit karena dia mengalami kerugian kehilangan senjata berharga seperti ini.


“Apa... Pedang di tanganmu itu?” Tanya Patriak Qu Luo saat dia menatap Heaven Splitting Sword dengan suara bergetar.


“Kau tidak perlu tahu...” Yun Tian menjawab dengan nada dingin, saat dia melambaikan pedangnya ke bawah dan bergerak berjalan ke arah Patriak Qu Luo.


Yun Tian segera bergegas maju kembali ke arah Patriak Qu Luo dan menyerangnya secara langsung.


Boom!


Ding!


Dibawah serangan Yun Tian, Patriak Lu Quo hanya bisa bertahan dan mundur dengan putus asa.


Dalam sekejap mata dia berulang kali terhempas beberapa puluh meter jauhnya, selama seluruh proses dia tidak diberi kesempatan untuk melarikan diri dan menyerang balik sama sekali.

__ADS_1


Sambil memblokir Yun Tian terus menerus, Patriak Qu Luo berteriak dengan nafas terengah - engah, “Semuanya! Mengapa hanya diam saja?! Cepatlah datang dan bantu! Jika aku mati, maka kalian juga akan mati binasa di tangan anak ini!”


Semua orang akhirnya tersadar kembali dari ketakutan mereka akibat peringatan dari Patriak Qu Luo. Tidak peduli seberapa takut mereka sekarang, mereka harus tetap melawan balik Yun Tian, karena itu hanyalah satu - satunya jalan.


Patriak Qu Luo segera langsung mundur kembali ke kumpulan orang - orang Hidden White Sect dan berkata dengan serius, “Jika kita menyerangnya secara acak, maka itu hanya akan sia - sia. Sebaiknya kita menyatukan kekuatan kita dan menyerangnya dengan kekuatan penuh kita secara bersamaan!”


Setelah mereka semua mendengar saran dari Patriak Qu Luo, mereka mengangguk setuju, dan mengangkat senjata mereka masing - masing. Lalu mengalirkan seluruh Energi Qi Spirtual mereka ke pedangnya.


Dalam sekejap semua orang telah siap menyerang Yun Tian secara bersamaan dengan kekuatan penuh mereka.


Patriak Qu Luo menatap sekeliling dengan serius sebelum dia melambaikan tangannya ke arah Yun Tian dan berteriak, “Serang...!!”


Boom!


Woosh!


Ribuan Energi serangan yang kuat langsung meluncur ke arah Yun Tian secara bersamaan. Yun Tian menatap ke arah serangan itu dengan penuh keseriusan.


Melihat serangan ini, itu mengingatkan kenangannya kembali saat dia melawan lima puluh murid luar Sky Sword Sect.


Caranya sama, itu adalah menyerang bersama dengan seluruh kekuatan mereka, hanya jumlah serta kekuatan yang terkandung saja yang berbeda.


Yun Tian mengambil setengah langkah kedepan, dan dalam setengah langkah ini. Nyala Api Phoenix di Heaven Splitting Swordnya meluas hingga bebepapa lusin meter.


Yun Tian mengangkat pedangnya yang dipenuhi oleh Nyala Api Phoenix itu, dan tanda lambang Burung Phoenix di dahinya mengeluarkan sinar emas yang menyilaukan.


“Star Scorching Demon Lotus!”


Boooom!!!


Langit ditutupi oleh Api meledak saat Yun Tian mengalami bentrokan dengan seluruh serangan milik Hidden White Sect tersebut.


Energi luar biasa yang dilepaskan dari tubuh Yun Tian berubah menjadi lapisan Api Phoenix yang berkobar dan tersebar luas ke segala arah.


Serangan - serangan dari orang - orang Hidden White Sect langsung tertelan oleh Api Phoenix Yun Tian.


Tidak hanya itu saja, seketika Api Phoenix itu langsung menyelimuti radius lebih dari enam ratus meter di daerah sekitarnya, dan tanpa ampun menelan semua murid - murid Hidden White Sect di dalamnya.


Berbagai jeritan kesedihan yang tak terhitung jumlahnya bergema dalam radius jangkauan Api Phoenix Yun Tian.


Teriakan itu sangat menyedihkan, karena itu disebabkan oleh rasa sakit yang mereka alami saat bersentuhan dengan suhu panas Api Phoenixnya yang luar biada.


Semakin besar suara jeritan, semakin besar juga lapisan demi lapisan api yang perlahan berkembang menjadi Api panas yang lebih besar dan lebih besar.


Yun Tian segera turun dari langit saat menyaksikan seluruh daerah dalam pandangan di depannya telah penuh dengan Api yang terus menerus membakar semua orang.


Nafasnya sedikit terengah - engah saat dia terus mengawasi daerah Api disekitarnya.


“Argh... Sialan!” Tiba - tiba beberapa siluet orang berhasil melompat keluar dari kobaran Api tersebut.


Yun Tian melihat beberapa orang itu, dan ternyata jumlahnya sendiri hanya ada enam orang. Mereka tidak lain adalah Patriak Qu Luo dan sisa - sisa tetua yang berhasil selamat dari serangan mematikan Yun Tian.

__ADS_1


Namun walaupun mereka berhasil lolos dari serangan Star Scorching Demon Lotusnya, tubuh mereka dipenuhi dengan luka bakar yang besar di tubuh mereka bahkan lengan mereka telah gosong menjadi abu akibat kepanasan dari suhu Api Phoenix Yun Tian.


Patriak Qu Luo dengan putus asa berjalan ke arah Yun Tian saat dia melihat ke sekeliling dengan wajah suram.


“Murid - murid ku... Semua sudah mati... Hidden White Sect ini sudah hancur... Hanya menyisakan beberapa orang dari kami...” Patriak Qu Luo berkata dengan sedih dan penuh emosi saat dia memandang seluruh Hidden White Sectnya yang telah berubah menjadi kobaran api.


Beberapa orang yang selamat hanyalah lima orang tetua dengan kondisi mereka yang masing - masing sangat buruk.


Dia mengalihkan pandangannya ke arah orang yang membuat hal ini semua terjadi.


”Kau...! Yun Tian!! Ini semua karenamu...! Sekte kami mengalami hal seperti ini! Sekte kami hancur ini semua ulahmu!!” Patriak Qu Luo berteriak ke atas langit, ekspresinya penuh amarah seolah - olah dia sudah gila.


Patriak Qu Luo sekarang benar - benar menyesal akan keputusasaannya melawan Yun Tian, dia bahkan menyalahkan Wakil Patriak serta Lan Poyun di dalam hatinya, karena mereka berdua lah yang menyebabkan Hidden White Sect dan Yun Tian menjadi bermusuhan.


Saat dia memegang kepalanya dengan putus asa, tiba - tiba terdengar suara dibelakangnya.


“Maafkan aku atas keterlambatanku Patriak, aku berhasil membawa formasi itu kesini!” Di belakangnya Tetapi Pertama berkata kepadanya dengan ekspresi penyesalan yang luar biasa saat melihat kondisi dari Hidden White Sect sekarang.


“Kau...!” Patriak Qu Luo ingin marah saat dia menatap Tetua Pertama karena keterlambatannya telah membaut Sekte Hidden White nya menjadi musnah.


Namun dia masih menghembuskan nafasnya dengan sabar saat dia berusaha menenangkan dirinya.


“Cepat bawakan itu kepadaku! Semua Tetua berkumpul! Mari kita aktifkan formasi ini untuk mengalahkannya dan membalaskan dendam terhadap Hidden White Sect kita!!” Patriak Qu Luo segera berteriak sambil mengambil Formasi yang ada di tangan Tetua Pertama.


Dia segera meletakan Formasi itu ke tanah dan berkata kepada semua orang, “Semuanya... Mari kita aktifkan formasi ini bersama!”


“Baiklah!”


Segera para tetua dalam sekejap membuat barisan dan bersiap untuk melancarkan serangan kepada Yun Tian dengan formasi ini.


Yun Tian melihat tindakan yang dilakukan Patriak Qu Luo serta tetua - tetua itu, dengan ekspresi bingung.


“Yun Tian, sebaiknya kau bertindak cepat dan hentikan mereka! Aku merasakan firasat yang buruk jika mereka berhasil mengaktifkan formasi itu!” Xia Jingyu berkata dalam pikirannya dengan nada memperingatkan.


Yun Tian mengangguk dan dia bergegas dengan cepat ke arah mereka, dengan seluruh kecepatannya.


Namun dia terlambat selangkah, Patriak Qu Luo dan para tetua tersebut sudah mengaktifkan formasi itu lebih dulu, dan mereka berteriak ke arah langit secara serentak.


“Burst Attacking Formation!!”


“Apa?!”


Yun Tian berkata dengan terkejut saat melihat sinar merah yang besar muncul dari formasi tersebut dan langsung bergegas menuju arahnya dengan cepat.


Untuk pertama kalinya Yun Tian merasakan rasa kematian dan rasa bahaya yang besar yang dirasakan olehnya dari serangan formasi tersebut.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻

__ADS_1


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2