Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 75 - Garis Darah Phoenix


__ADS_3

Salah satu pria berpakaian hitam di sebelah kiri, maju selangkah dan memandang Yun Tian dengan cemohan.


“Majulah! Biarkan saya mengajarkan beberapa hal moral kepadamu!” Ucap pria berpakaian hitam tersebut.


Yun Tian menyipitikan matanya dengan dingin.


Swosh!


Dalam sekejap, dia melaju seperti kilat ke arah pria tersebut.


Yun Tian menyerang kaki kiri pria tersebut dengan kepalan tangannya yang keras.


Bang!


Suara keras dari serangan Yun Tian, benar - benar membuat ketiga pria berpakaian hitam itu terkejut, ini diluar perkiraan mereka.


Crack!


Setelah itu terdengar suara patah tulang ditemani oleh jeritan keras yang semakin mengagetkan.


“Ah- Aahh...!” Jerit Pria yang baru saja diserang.


Wajah mereka yang sebelumnya tertawa, sekarang membawa keheranan dan ketakutan yang mendalam, itu benar benar menyimpang.


Yun Tian tidak diam, ia langsung menendang tubuh pria tersebut dengan kencang.


Bug!


Seluruh tubuh pria berpakaian hitam dikirim terbang jauh, seolah - olah dia adalah sebuah karung bekas yang ditiup angin topan.


Kekuatan fisik lengan dan kaki Yun Tian itu sangat kuat, jika bukan karena gadis kecil yang masih menempel di punggungnya, dia bisa menggunakan lebih banyak kekuatan.


Hal itu pasti akan membuat kaki pria itu hancur berantakan saat itu juga.


Melihat pria berpakaian hitam yang dikirim terbang dengan mudah, mulut gadis kecil di belakang Yun Tian terbuka lebar.


Dengan pertukaran tunggal ini, tawa liar dari pria berpakaian hitam lainnya benar - benar tersangkut di tenggorokan mereka.


Mata mereka tampak tenggelam, dan ekspresi mereka pucat kaget.


Mereka bukan idiot, mereka seharusnya menyadari seberapa besar kekuatan yang terkandung dalam serangan Yun Tian.

__ADS_1


Kekuatan pemuda di depan mereka, bukanlah lawan yang bisa mereka tangani.


Pandangan kedua pria berpakaian hitam terhadap Yun Tian berubah dari cemohan menjadi ketakutan.


Swosh!


Dalam sekejap mereka mundur dengan seluruh kecepatannya.


Melihat kedua pria berpakaian hitam itu menghilang dan berhasil lari dari pandangannya.


Yun Tian tidak terlalu peduli, dia tidak berniat untuk mengejar mereka dan buang - buang usaha yang tidak perlu.


Yun Tian tidak tahu identitas orang - orang tersebut, dia tidak berniat untuk mencari masalah dan menemukan musuh baru dengan cara membunuh mereka dengan kejam.


Dia berbalik, melihat ke arah punggungnya, menatap gadis kecil yang bernama Feng Liner, dan menyadari bahwa gadis kecil dibelakangnya sedang menatapnya dengan mata penuh bintang.


Yun Tian awalnya ingin mengatakan sesuatu, namun tidak jadi, akhirnya ia mengalihkan pikirannya ke Xia Jingyu.


“Dewi Jingyu, mengapa aku harus menyelamatkan gadis kecil ini?” Tanya Yun Tian.


“Aku menyadari bahwa ada garis keturunan spesial di tubuh gadis ini, walaupun itu hanya seperseribu dari darah asli... Yah itu sesuai namanya Feng Liner!” Jawab Xia Jingyu.


Yun Tian masih tampak bingung, “Apa asal usul garis keturunan nya? Dan apa hubungannya dengan nama Feng Liner?”


“Oke, akan ku jelaskan, ‘Feng’ adalah sebuah marga yang diturunkan oleh mahluk legendaris Phoenix sendiri kepada keturunannya. Dan bocah bernama Feng Liner ini memiliki darah Phoenix yang berarti dia adalah keturunan mahluk legendaris tersebut atau menerima warisan dari mahluk itu.” Ucap Xia Jingyu memperjelas.


“Apa?! Jadi dia memiliki garis keturunan Phoenix di dalam tubuhnya?! Mahluk legendaris itu?!” Yun Tian berkata sambil ternganga.


“Yap, aku pun tidak menyangka bahwa di alam fana yang rendah ini terdapat hal seperti itu, bahkan di alam dewa garis darah Phoenix termasuk garis darah khusus dan spesial. Yah... Walaupun garis darah Feng Liner ini bahkan tidak seperseribunya.” Ucap Xia Jingyu dengan nada kagum namun juga meremehkan.


Yun Tian terus menatap Feng Liner dengan penasaran dan akhirnya dia secara tidak sengaja menemukan hal aneh di jidat atas alis Feng Liner.


Hal aneh itu adalah sebuah tanda yang bergambar seperti burung merak bewarna merah, secara tidak sengaja Yun Tian menyentuh kening Feng Liner dengan jarinya.


Tindakannya ini tidak membawa penolakan dari gadis kecil itu, dia menatap Yun Tian dengan mata aneh, mengedipkan matanya dan dengan sopan berbicara.


“Kakak, terimakasih sudah menyelamatkanku..., Kau sangat luar biasa kakak! Kau langsung menghempaskan orang jahat itu terbang ke langit, sama kuatnya seperti saudara laki - lakiku yang bernama Feng Luansan!”


Kata - kata gadis kecil itu menyadarkan Yun Tian yang sedang berpikir.


“Feng Luansan? Jangan - jangan terdapat marga Feng lain yang memiliki garis darah Phoenix juga?!” Yun Tian bergumam dengan nada terkejut.

__ADS_1


“Tidak perlu berterimakasih, orang jahat itu sudah mendapatkan hal yang sepantasnya, kamu... dipanggil Feng Liner kan?” Ucap Yun Tian sambil bertanya.


“Mn!” Gadis kecil itu mengangguk.


Mental Feng Liner lebih kuat dari yang dia bayangkan, melihat ekspresinya saat ini, tampaknya ketakutan yang sebelumnya benar - benar menghilang seolah - olah angin lewat.


Gadis kecil ini, sepertinya tidak membutuhkan hiburan lagi.


“Kakak, bagaimana kau tahu namaku?” Tanya Feng Liner dengan mata bulat.


“Aku mendengarnya dari pria jahat itu saat mereka berteriak kepadamu.” Jawab Yun Tian.


Akhirnya, setelah beberapa saat, Yun Tian meninggalkan area lembah hutan tersebut menuju daerah Padang rumput yang lebih subur.


Selama perjalanan, Yun Tian menyadari bahwa gadis kecil Feng Liner tidak menganggu dia selama proses perjalanan, menatapnya tanpa berpaling dan terlihat cukup lucu.


“Mengapa kau selalu terus menatapku?” Tanya Yun Tian.


“Karena kakak Yun Tian, sangat tampan.” Jawab Feng Liner tanpa ragu sedikitpun.


“Tampan?” Yun Tian tampaknya telah mendengar kata yang selalu merujuk padanya, dia tampak tidak peduli dan berkata,


“Meskipun aku tampan, tapi tidak semua orang - orang tampan memiliki hati yang baik, Feng Liner, apakah kau tidak takut kalau aku jahat?” Ucap Yun Tian.


“Aku tidak takut!” Teriak Feng Liner, dan ia lanjut berkata, “Kakak Yun Tian jelas bukan orang jahat!”


“Mengapa kau bisa menyimpulkan hal seperti itu?” Tanya Yun Tian.


“Karena...”


Feng Liner berpikir sejenak, lalu ia memberi penjelasan untuk Yun Tian dengan tergesa-gesa.


“Karena kakak Yun Tian menyelamatkanku dari orang-orang jahat itu, dan sekilas kakak Yun Tian terlihat seperti orang baik. Saudaraku mengajarkan kepadaku bahwa aku tidak diizinkan untuk mendekati orang asing sejak aku kecil, jadi aku selalu bersembunyi setiap melihat orang - orang.”


“Tapi itu tidak sama dengan Kakak Yun Tian, saat aku melihat Kakak Yun Tian, aku merasakan bahwa darah atau sesuatu ditubuhku ingin merasa dekat dengan kakak! Aku tidak tahu apa penyebabnya, tapi aku merasa sangat bahagia saat berada di sekitar Kakak!” Ucap Feng Liner panjang.


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻

__ADS_1


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2