
“Lin’er!”
Pemuda berambut merah itu sangat gembira, segera dia bergegas menghampiri Feng Lin’er dengan kecepatan tercepatnya.
Dia menggenggam bahu gadis kecil itu, dan berbicara dengan nada cemas,
“Syukurlah... Lin’er kenapa kamu pergi ketempat jauh? Apakah kamu terluka? Apakah ada yang mencoba menculikmu?”
“Saudara tenanglah, meski ada orang jahat yang ingin menculikku, masih ada kakak Yun Tian datang menyelematkanku, Kakak Yun Tian benar - benar menakjubkan! Dia tidak hanya memukul orang jahat itu, tapi juga menyembuhkan lukaku menjadi tidak sakit lagi.” Jawab Feng Lin'er dengan semangat.
Jantung pemuda berambut merah penuh perhatian tentang keamanan Feng Lin'er semua perhatian fokus padanya, dan ia secara tidak sengaja tidak melihat Yun Tian yang berada di samping gadis itu.
Setelah diingatkan oleh Feng Lin'er, akhirnya dia mengetahui keberadaan Yun Tian, dia sedikit terkejut saat melihatnya.
Pemuda berambut merah itu melangkah maju dan berkata, “Saudara muda Yun, terimakasih telah menyelamatkan adik kecil ku ini, saya Feng Luansan sebagai pemimpin Phoenix Clan merasa bersyukur.”
Yun Tian mengangguk dengan dingin seperti biasa dan menjawab, “Tidak perlu berterimakasih, kebetulan saja Feng Lin'er dan orang yang mengejarnya lewat dan menghalangi jalan.”
Yun Tian sedikit terkejut saat mendengar perkataan Feng Luansan, di usianya yang masih tergolong muda, dia sudah mencapai posisi Pemimpin Clan.
Dari yang Yun Tian lihat, sepertinya pemuda didepannya ini memiliki perasaan kasih sayang yang besar terhadap adiknya, itu adalah perasaan cinta terhadap keluarga yang tidak kotor.
Feng Luansan juga sama terkejutnya, melihat Yun Tian pemuda yang sepuluh tahun lebih muda dari dirinya sendiri.
Walaupun kultivasinya lebih rendah, pesona kharisma Yun Tian sangat tinggi, rambut perak beserta wajah yang sangat tampan sekaligus sifat dinginnya namun sopan.
‘Orang ini bukan hanya sekedar pemuda biasa, tidak sombong seperti pakar - pakar pemuda lainnya.' pikir Feng Luansan.
Yang membuatnya semakin terkejut adalah pemuda didepannya bisa memasuki Phoenix Clan yang jelas - jelas hanya garis keturunan Phoenix lah yang bisa masuk.
‘Mungkin keberadaan pemuda ini telah diterima oleh Dewa Phoenix? Entah kenapa aku merasakan perasaan aneh dan hormat kepadanya... Sepertinya garis darah di tubuhku merasa sangat bahagia, aku tidak tahu apa itu.' gumam Feng Luansan bingung.
__ADS_1
Setelah berpikir cukup lama, Feng Luansan berbicara,
“Saudara Yun, kau seharusnya berasal dari tempat yang jauh bukan? Apakah kau saat ini memiliki tempat tinggal? Jika tidak punya, bagaimana jika tinggal di Phoenix Clan kami selama beberapa hari? Ini juga sebagai rasa terimakasihku karena telah menyelamatkan Feng Liner.”
Setelah mendengarnya, hati Yun Tian cukup tergerak, tatapannya beralih ke kedalaman Clan tersebut.
“Saya memang membutuhkan tempat untuk tinggal sementara, jika dibolehkan... saya akan menerima dengan penuh syukur keramahan senior Feng.” Jawab Yun Tian sopan.
“Hahahaha..., jangan terlalu sopan. Dibandingkan kebaikanmu menyelamatkan adikku, itu tidak dianggap seberapa!” Ucap Feng Luansan dengan nada ekstrentik.
Setelah berbincang beberapa saat, Yun Tian berjalan mengikuti Feng Luansan dan Feng Liner.
Dalam perjalanan, Yun Tian terus mengikuti Feng Luansan, sambil melihat sekeliling.
Dia melihat banyak anggota keluarga Feng atau Phoenix Clan, mereka memandangnya dengan terkejut dan waspada pada awalnya.
Namun setelah lebih dekat, entah kenapa rasa waspada mereka menghilang menjadi senyuman ramah, mungkin dikarenakan garis darah Phoenix yang selalu menghormati Dewa Perang.
Melihat keadaan Phoenix Clan ini, Yun Tian akhirnya menyadari sesuatu yang aneh.
Yun Tian tidak pernah sekalipun melihat anggota Phoenix Clan yang berumur di atas tiga puluh.
“Mengapa semua orang disini tampak muda? Apakah tidak ada orang tua yang berusa tiga puluh ke atas?” Tanya Yun Tian kepada Feng Luansan.
Mendengar perkataan Yun Tian, Feng Luansan sedikit menghelanafas
“Huff..., Ini dikarenakan segel dari Dewa Phoenix sendiri. Semua anggota Phoenix Clan kami dibatasi oleh segel ini, umur kami dibatasi menjadi tiga puluh tahun, setelah melebihi tiga puluh... Kami akan mati.” Jawab Feng Luansan dengan nada murung.
Yun Tian terkejut mendengarnya.
“Bukan hanya itu saja, bahkan kultivasi kami dibatasi di ranah Nescent Soul, kami tidak bisa menembus ke ranah Earth Realm sama sekali, sudah 6 tahun aku mandek di tingkat ini.” Feng Luansan terus berkata dengan murung.
__ADS_1
Mendengar perkataan Feng Luansan, membuat Yun Tian semakin terkejut, Feng Luansan telah berada di ranah Nescent Soul tingkat 9 selama enam tahun?
Yang berarti dia telah mencapai tingkat tersebut sejak usia sembilan belas tahun, bakat itu termasuk jenius besar jika ditempatkan di Benua Tianwu.
“Apakah tidak ada cara untuk memecahkan segel itu?” Tanya Yun Tian penasaran.
“Sebenarnya ada..., tapi itu mustahil dilakukan. Cara itu adalah memenangkan ujian dari altar Phoenix.” Jawab Feng Luansan.
“Altar Phoenix?” Tanya Yun Tian bingung.
“Yah... Altar Phoenix adalah ujian yang dibuat oleh Dewa Phoenix sendiri. Itu adalah tempat Phoenix melakukan seleksi kepada garis keturunannya.”
“Kau pasti tahu... Dewa Phoenix adalah burung legenda, itu telah turun temurun diajarkan dari sejarah. Mereka yang berhasil melewati Altar ujiannya bisa mewarisi garis keturunannya, dan garis keturunan kami adalah sesuatu yang diwariskan dari leluhur kami yang berhasil melewati Altar Phoenix tersebut.”
“Begitulah Phoenix Clan kami tercipta..., dalam sejarah Phoenix Clan kami, hanya dua orang lah yang berhasil melewati ujian Altar ini, itu dilakukan sepuluh ribu tahun yang lalu oleh leluhur kami, salah satunya adalah seorang wanita yang bernama Feng Xiner!”
Jika Xuan Ling sebelum amnesia mendengar nama ini, dia pasti akan sangat terkejut.
Wanita bernama ‘Feng Xiner’ adalah seseorang yang telah mencapai alam ilahi, itu adalah nama yang dihormati oleh semua pakar wanita di alam ilahi, bahkan Xuan Ling sendiri.
“Satunya lagi... aku tidak bisa membicarakan namanya, dia adalah orang yang menyebabkan kutukan segel ini kepada garis keturunannya sendiri. Dia tidak hanya berhasil melewati ujian Altar tapi juga dia membawa kemarahan yang besar terhadap Dewa Phoenix. Hal itulah yang membuat Dewa Phoenix murka dan membuat kita terkutuk dengan segel ini.” Ucap Feng Luansan.
Feng Luansan berbicara menjelaskan dengan nada muram saat membahas yang terakhir.
Wajar saja, umur dan kultivasinya terbatas siapa yang tidak kesal dengan itu?
(Note : Dua leluhur yang disebutkan akan menjadi kunci atau salah satu tokoh penting bagi Yun Tian nanti di alam ilahi)
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
__ADS_1
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.