Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 113 - Tes Dimulai!


__ADS_3

Lan Muyun masih menatap Yun Tian dengan penuh emosi, dia menatap ke arah semua orang dan berkata, “Mengapa kalian ketakutan? Apakah kalian lupa? Kakakku Lan Poyun adalah seorang murid dari Hidden White Sect! Statusnya juga sangat tinggi disana! Dia adalah murid dari salah satu tabib tingkat Alkemis yang membuat Pill obat di sekte itu! Dan jangan lupa! Guru Alkemis itu juga sudah mencapai ranah Earth Realm! Dia pasti akan menolong bencana yang akan datang dari Keluarga muridnya.”


Semua orang saling memandang segera mereka menganggukan kepala mereka masing - masing, setelah itu ekspresi ketakutan di wajah mereka sedikit mereda.


Mendengar ocehan Lan Muyun yang sia - sia baginya, Yun Tian sedikit mencemooh, “Hidden White Sect? Hanya sekte kelas tiga belaka, ini bahkan baru kedua kalinya aku mendengar nama sekte itu. Biarlah mereka datang, jika mereka berani mengusikku, riwayat mereka tidak akan berbeda dengan orang - orang Three Star Palace itu.”


“Jangan sombong dulu Yun Tian! Bahkan jika kamu adalah jenius yang berada di ranah Nescent Soul tingkat sembilan. Keluarga Lan tetap memiliki dukungan dari Hidden White Sect dari belakang kami! Hidden White Sect adalah salah satu Sekte Kelas Tiga! Mereka memiliki pakar Earth Realm yang cukup banyak di dalamnya.”


Saat Lan Muyun mengatakan hal itu, semua orang langsung bersemangat kembali.


“Ya benar!”


“Jenius jika mati di usia muda! Maka itu sia - sia!”


“Dihadapan pakar Earth Realm, anak jenius sepertimu bukanlah apa - apa!”


Semua orang tampak terus berteriak kepada Yun Tian, disisi lain beda dengan semua orang, Tetua Pertama hanya tetap diam tampak sedang memikirkan sesuatu.


‘Dasar orang - orang bodoh? Apakah kalian pikir bocah itu akan takut dengan hal seperti itu? Aku takut dia memiliki status yang lebih besar dari pada putra tertua ku Lan Poyun.’ pikir Tetua Pertama sambil menatap Yun Tian dengan ekspresi serius serta cemas.


Yun Tian tidak menanggapi kata - kata semua orang, matanya beralih ke Tetua Pertama yang tampaknya pikiran orang tua itu berbeda dengan yang lain.


“Dasar, rubah tua yang pintar!” kutuk Yun Tian dalam hati sambil menatap Tetua Pertama dengan sinar dingin yang terlintas di pupil matanya.


Tetua pertama segera menghindari tatapan tajam Yun Tian yang tampak setajam elang tersebut.

__ADS_1


Tatapan Yun Tian seperti menusuknya di dalam jurang yang berduri, sedikit membawa rasa tegang di hatinya.


‘Anak itu... Dengan kekuatannya tidak mungkin jika dia tidak memiliki status istimewa dibelakangnya... Apakah dia seorang murid dari Sekte Kelas Satu? Atau terdapat guru pakar Heaven Realm yang membimbingnya?’ pikir Tetua Pertama dengan cemas dia menebak-nebak.


Apa yang dikatakan Tetua Pertama setengah benar, dia memang murid dari Sekte, tetapi itu hanyalah Sekte Kelas Dua yang masih sedikit lebih rendah.


Dia juga memiliki guru atau orang yang membimbingnya, tetapi itu orang yang dibimbingnya jauh lebih kuat dari yang bisa dia pikirkan.


Xia Jingyu Goddes Of Slaugther atau Dewi Pembunuh, adalah salah satu Dewa tingkat atas dari Kerajaan Bintang di Alam Dewa.


Orang dengan ketinggian sepertinya, tidak bisa dilihat atau bahkan dipikirkan oleh orang fana biasa seperti Tetua Pertama.


Kembali ke Yun Tian, saat ini dia memandang ekspresi semua orang yang segera berubah bangkit dan berani dalam sekejap.


Dia sedikit tersenyum dingin sebelum bertindak sekali lagi.


Segera Yun Tian menghentakkan kakinya ke lantai, dan energi es yang kuat segera muncul dari bawah tanah mencuat keluar. Energi Es tersebut langsung menyebar dengan cepat kesegala arah, membuat semua orang di sekitarnya menutup mulutnya dengan diam kedinginan.


“Apakah kita bisa langsung ke tesnya?” ucap Yun Tian dengan mata setengah terbuka.


Semua orang diam dan tidak menjawab, dibawah hembusan nafas dari Tetua Pertama, akhirnya tes nya akan langsung dimulai.


Setelah beberapa menit persiapan, Tetua Pertama sendiri yang maju dengan tiga piring di tangannya.


Piring itu ditutupi oleh plat besi berbentuk bulat. Melihat ke arah tiga piring yang ditutupi oleh plat besi tersebut, Yun Tian sedikit tersenyum tipis saat dia merasakan aroma yang berasal dari dalam piring tersebut.

__ADS_1


”Syarat dari tes ini adalah menentukan tiga benda apa yang berasal dari tiga piring tersembunyi dengan penutup plat bulat ini. Jika kau berhasil menebak atau menentukannya dengan benar maka sesuai ketentuanmu, aku akan memotong lenganku sendiri. Tetapi jika kau gagal, maka sesuai perjanjian kau harus pergi dari Keluarga Lan dan tidak akan pernah kembali lagi... Itu adalah hasil yang lebih dominan bagimu bukan?” Ucap Tetua Pertama menjelaskan kepada Yun Tian.


Tetua pertama tampaknya percaya diri akan kemenangannya dan tidak takut resiko akan kehilangan salah satu lengannya.


Dari ekspresi terlihat jelas dia benar - benar tidak percaya akan Indra penciuman yang dimiliki Yun Tian.


Setelah itu Tetua Pertama maju dengan tiga piring sebelum berkata, “Biar terlihat lebih adil dan tidak ada kecurangan, aku akan membawa tiga juri sendiri yang masing - masing dari mereka adalah seorang tabib dengan kemampuan yang cukup tinggi.”


“Tetua kedua, tetua keempat, dan tetua kelima. Silahkan maju..”


Ditemani oleh suara Tetua Pertama, ketiga orang pria paruh baya maju, mereka bertiga tampaknya adalah tiga juri yang akan membuktikan bahwa isi benda apa yang di balik dalam piring tersebut berhasil di tebak Yun Tian dengan benar atau salah.


’Hm..., Dia bilang mereka adalah juri yang adil? Mereka sendiri adalah tetua - tetua dari Keluarga Lan, sudah jelas mereka bertiga akan berada di pihak Keluarga Lan. ’


gumam Yun Tian sambil berpikir dan menatap ke arah Tetua Pertama dengan dingin, sebelum menyeringai, ‘Jika itu maunya, maka lakukanlah... Itu tetap tidak akan mengubah hasil akhir.’


Lan Ruo menatap ke arah Yun Tian dan bergumam dalam hatinya, ”Jika dia gagal... Maka dia tidak akan pernah kembali ke Keluarga Lan lagi? tidak itu saja, mungkin aku dan ayah akan dinobatkan sebagai pencuri atas tuduhan tetua pertama dan terpaksa harus dikeluarkan dari Keluarga Lan..., Tetapi jika dia bisa menebaknya dengan benar maka... tuduhan ini pasti akan selesai dan aku bisa kembali berlatih untuk memenangkan kontes Asosiasi Tabib yang akan diadakan enam hari mendatang.’


Sambil menyatukan kedua tangannya, kepala Lan Ruo sedikit tertunduk, dan dia berdoa kepada Dewa agar Yun Tian benar - benar berhasil menebak benda yang ada di dalam piring tersebut


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻

__ADS_1


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2