Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 128 - Patriak Hidden White Sect


__ADS_3

Hidden White Sect sendiri adalah salah satu Sekte Kelas Tiga, di sekte itu pasti terdapat beberapa kultivator yang sama kuatnya dengan Wakil Patriak Sekte yang Yun Tian kalahkan sebelumnya.


Untuk mengalahkan Wakil Patriak Sekte saja, dengan hanya kultivasi Nescent Soul Tingkat sembilan, Yun Tian butuh usaha yang sulit. Apalagi melawan seluruh Kultivator Earth Realm milik Hidden White Sect tersebut.


Jadi, dia saat ini punya tujuan untuk menerobos ke ranah Earth Realm dengan seluruh Batu Roh yang tersedia sebelum mencapai Hidden White Sect.


Segera Yun Tian duduk di punggung Burung Argentavis tersebut dan secara perlahan menutup matanya sambil menyerap Qi Spirtual yang ada di Batu Roh itu untuk masuk ke dalam tubuhnya.


***


Puluhan ribu mil jauhnya dari Yun Tian. Itu adalah sebuah tempat dengan bangunan - bangunan yang cukup besar di sekelilingnya.


Disitu juga terdapat berbagai orang dengan pakaian mirip seperti Lan Poyun. Tempat itu tidak lain adalah Hidden White Sect.


Dibangunan paling besar sekte itu, terdapat seorang Pria Paruh Baya yang tinggi dengan Qi Spirtual kuat yang terpancar darinya.


Pria Paruh Baya itu sedang menatap langit dengan suasana hati yang buruk.


Langkah!


Pria Paruh Baya itu mendengar langkah seseorang dari belakang, lalu mengalihkan pandangannya ke orang tersebut.


“Tetua Pertama, Apakah sudah ada kabar atau informasi mengenai bocah bernama Yun Tian itu?” tanya Pria Paruh Baya itu kepada orang yang baru saja mengeluarkan suara langkah kaki.

__ADS_1


“Sudah banyak informasi yang di dapatkan atas penyelidikan kami.” jawab Tetua Pertama dengan suara rendah, lalu dia langsung menjelaskan hal - hal mengenai Yun Tian kepada Pria Paruh Baya itu, “Patriak, bocah Yun Tian yang membunuh Wakil Patriak ini berasal dari Sky Sword Sect, dan statusnya di sana adalah murid luar.”


“Sky Sword Sect?” Ekspresi keseriusan muncul di mata Pria Paruh Baya itu lalu dia mengalihkan pandangannya ke Tetua Pertama dan berkata, “Itu adalah sekte kelas dua terhebat dan paling bagus di wilayah timur kita. Tetapi... tidak peduli seberapa bagus sekte tersebut, tidak mungkin status pemuda bernama Yun Tian itu adalah Murid Luar saja bukan?”


“Memang aku juga cukup heran, tetapi informasi yang kudapatkan tidak mungkin salah Patriak.” Tetua Pertama menjawab.


Pria Paruh Baya itu menatapnya dengan tatapan tidak percaya dan berkata, “Dengan Kultivasi Nescent Soul tingkat sembilan serta kekuatan tempur yang bahkan bisa membunuh Wakil Patriak yang berada di ranah Earth Realm tingkat enam... Kekuatan seperti itu, pasti sama kuatnya dengan murid inti dari Sekte Kelas Satu! Apakah aku akan percaya bahwa seseorang seperti itu hanya memiliki status murid luar?!”


Tetua Pertama sedikit menghela nafasnya sebelum berkata sambil menenangkan Pria Paruh Baya tersebut, “Tapi informasi yang kudapatkan itu adalah sebuah fakta yang ada. Maaf jika perkataanku lancang Patriak, kupikir... Pemuda bernama Yun Tian itu menyembunyikan kekuatannya dengan sengaja.”


“Apa yang kau katakan itu masuk akal.” Pria Paruh Baya itu mengangguk atas pemikiran dari Tetua Pertama.


“Jika dia menyembunyikan kekuatannya dan Sky Sword Sect pasti tidak mengetahui tentang itu, maka itu adalah hal yang sangat baik bagi kita, Patriak!” ucap Tetua Pertama sambil tersenyum saat dia berpikir.


“Maksudmu?” Tanya Pria Paruh Baya itu.


Setelah mendengar penjelasan dari Tetua Pertama, wajah Pria Paruh Baya itu tampak menunjukan ekspresi senang saat dia mengangguk - anggukan kepalanya.


Penjelasan yang dikatakan Tetua Pertama itu memang benar, tetapi dugaan tentang Yun Tian soal menyembunyikan kekuatannya itu salah.


Yun Tian sendiri tidak pernah menyembunyikan kekuatannya sama sekali. Dia berhasil mencapai ranah Nescent Soul tingkat sembilan dalam kurun waktu lima bulan dengan bakat dan keberuntungannya.


Tetapi tidak mungkin bagi Tetua Pertama untuk menebak bahwa Yun Tian berhasil menerobos satu ranah besar sekaligus dalam beberapa bulan, jadi dia berpikir bahwa Yun Tian dengan sengaja menyembunyikan kemampuan yang dimiliki olehnya.

__ADS_1


“Maka tidak akan ada halangan yang menghalangi kita untuk membunuh bocah bernama Yun Tian itu, dia sudah membunuh Wakil Patriak Sekte, tidak itu adalah saudaraku... Sekte kita mengalami kerugian yang sangat besar karena kehilangan Alkemis seperti dirinya.” Pria Paruh Baya itu berkata dengan ekspresi suram, dan dia melanjutkan bertanya, “Lalu... Apakah ada kabar mengenai pergerakan bocah itu?”


Sekali lagi Tetua pertama mengangguk dengan senyuman di wajahnya.


“Dari informasi mata - mata yang ku tempatkan di Kota Pohon Pir. Mereka melihat seorang pemuda berambut perak terbang dengan Burung Argentavis milik Wakil Patriak Sekte... Arah tujuannya adalah Utara, aku menebak bahwa itu adalah Yun Tian dan arah Utara tidak lain pasti daerah Yuridiksi Sky Sword Sect.” ucap Tetua Pertama saat menyebutkan pergerakan Yun Tian.


Pria Paruh Baya itu tersenyum lebar dan tertawa.


“Hahaha, itu pasti adalah dia! Tetua Pertama, terimakasih atas kerja kerasmu! Intelegen yang kau miliki memang tidak pernah mengecewakan.” Pria Paruh Baya itu berkata dengan nada ekstrentik.


Tetua Pertama menjawab dengan rendah hati, ”Hehe.. Tidak usah memujiku terlalu banyak Patriak.”


Tetua Pertama menundukkan kepalanya dan berpikir, ”Kita tidak perlu repot - repot mengejar atau mencari tentang keberadaan Yun Tian. Untuk memasuki Yurdiksi Sky Sword Sect, dia pasti akan melewati tempat ini ‘Hidden White Sect’. Jadi kita hanya perlu menunggu kedatangannya, dan menyuruh beberapa orang untuk mengawasi situasi di atas langit.”


“Ya, kau benar...” Pria Paruh Baya itu menjawab, dan sekali lagi dia tertawa terbahak - bahak sebelum dengan kejam berteriak ke langit, ”Hehehe, Ayo Yun Tian! Aku sudah tidak sabar menunggu kedatanganmu ke Hidden White Sect. Jika waktu tiba saat kami bertemu, aku Patriak dari Hidden White Sect ini, Qu Luo akan secara langsung membunuhmu dan mengulitimu hidup - hidup!”


Tetua Pertama menatap punggung Pria Paruh Baya itu dan juga tertawa dengan kejam.


“Hehehe, sama sepertimu Patriak Qu. Aku juga tidak sabar untuk melihat aksi yang dilakukan pemuda bernama Yun Tian itu.”


Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.


Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.

__ADS_1


Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻


Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.


__ADS_2