
Saat Yun Tian membuka kembali matanya sesaat, dia langsung terkejut.
Apa yang dia lihat sekarang adalah dunia cerah yang tampak sangat indah dan megah, melihat cakrawala jauhnya terdapat jutaan bintang - bintang di sekeliling Yun Tian tampak seperti bintang itu adalah sebuah dunia.
Yun Tian terus mengamati sekeliling, sekarang dia baru menyadari bahwa ia berada di singgasana yang sangat mewah dan diukir dengan desain batang emas yang berbentuk sayap naga.
Mengalihkan pandangannya ke bawah, miliaran orang yang tak terhitung jumlahnya, semuanya berlutut dengan satu kaki, mereka semua memposisikan tubuh mereka ke arah Yun Tian, seolah - olah dia adalah Dewa mereka atau penguasa mereka.
Yun Tian tercengang sejenak, dan dia berkata dalam hati, 'Apa yang terjadi? Ilusi ini...’
Tiba - tiba, suara langkah kaki terdengar dari kejauhan, ditemani oleh aura Qi Spirtual yang luar biasa kuatnya.
Melihat ke sumber Qi Spirtual itu, Yun Tian melihat seorang wanita dengan gaun hijau yang mempesona, wanita itu sangat menawan tampak seperti bunga yang bersinar dibawah matahari.
Mengenakan gaun hijau panjang hingga ujung kaki, itu menambahkan pesona kencatikannya menjadi semakin tinggi.
Wanita itu menatap mata Yun Tian secara langsung.
Matanya sangat indah dan istimewa, kedua mata itu lebih jernih dari pada kristal, sangat cantik sehingga seluruh dunia kehilangan warna mereka.
Jarak wanita itu semakin dekat dengan Yun Tian, tiba - tiba setelah Yun Tian melihat wajahnya dengan jelas, dia sangat terkejut melihat wajah yang sangat dikenalnya itu.
“Xuan Ling?!” teriaknya dalam hati.
Masih bingung dengan keadaan sekitar, akhirnya mata mereka saling terpaku, Yun Tian hanya bisa menatap gadis itu dengan wajah kosong.
Setelah beberapa saat saling memandang, Xuan Ling tersenyum manis dan berkata kepada Yun Tian.
“Yang Mulia Dewa Perang! Perintahmu telahku laksanakan! Aku telah menemukan delapan ribu dunia yang bisa anda serap menjadi Qi Spirtual.”
Mendengar perkataan Xuan Ling, Yun Tian mengangkat alisnya dengan bingung.
Xuan Ling masih lanjut berbicara, “Namun tampaknya, sumber daya ini masih belum cukup untuk membuat tuan dewa perang menembus ranah God Venerable.”
‘Hah...? Apa maksudnya? Sumber daya untukku? Ranah God Venerable? Aku belum pernah mendengar tingkat kultivasi itu...’ gumam Yun Tian tampak semakin bingung.
Yun Tian tercengang sejenak, sambil berpikir Yun Tian merasa bahwa dia telah melupakan sesuatu.
Di depannya, Xuan Ling tetap menatapnya dengan tenang dan sabar.
Melihat ke arah tuannya Yun Tian yang sedang berpikir dan diam, dia tampak kebingungan.
“Tuan? Apa yang terjadi?” tanya Xuan Ling dengan prihatin.
__ADS_1
Yun Tian langsung tersadar kembali dan berkata, “Oh! Tidak apa-apa, baiklah... mengapa ramai sekali disini, semuanya bubar!”
Orang - orang di depan Yun Tian, langsung terkejut mendengar perintahnya, mereka saling menatap dengan bingung, namun mereka masih bubar.
Tapi masih ada satu orang tersisa, itu adalah Xuan Ling.
“Tuan? Kenapa kau tampak aneh hari ini?” tanya Xuan Ling sambil menatapnya dengan bingung.
“Tidak ada apa - apa, sepertinya... aku sedang tidak enak badan hari ini.” jawab Yun Tian.
Mendengar perkataannya, Xuan Ling justru menjadi semakin bingung.
Dewa Perang seperti Yun Tian, yang selangkah lagi akan mencapai ranah God Venerable, mengalami hal seperti tidak enak badan?
“Yah... mari kita bicarakan tentang delapan ribu dunia yang baru saja kau ambil.” Yun Tian berkata lagi untuk merubah topik.
“Oh benar! Soal delapan ribu dunia yang telah kami peroleh, akan saya ekstrak Qi Spirtualnya terlebih dahulu.” jawab Xuan Ling.
“Ekstrak?” tanya Yun Tian.
“Ya ekstrak! Dengan ini, tuan bisa lebih mudah menyerap Qi Spiritual dari delapan ribu dunia itu.” jawab Xuan Ling
Yun Tian mengangguk, seolah - olah memahami.
Dia tampak seperti bermimpi, namun terasa sangat nyata, jadi Yun Tian beranggapan bahwa ini mustahil untuk menjadi mimpi.
(Note : Disini Yun Tian gak ingat kalo ini itu cuman ilusi yang termasuk ujian dari Hati Phoenix itu sendiri.)
Yun Tian tidak terlalu peduli, dan akhirnya menyuruh Xuan Ling untuk mengantarnya ke tempat tinggalnya.
Baru saja dia selesai berbicara, tiba - tiba dia telah sampai ke sebuah halaman mewah bewarna putih dengan awan yang menampungnya berdiri.
“Ini... halamanku?” tanya Yun Tian.
Setelah beberapa saat, Yun Tian masuk ke halamannya ditemani oleh Xuan Ling di belakang.
“Oke Ling'er... Anda boleh kembali sekarang.” ucap Yun Tian kepada Xuan Ling.
Mendengar perkataannya, Xuan Ling memiringkan kepalanya dengan bingung dan berkata, “Apa maksudmu tuan? Bukankah tempat tinggal kita sama?”
“Hah? Ling'er, bukankah sudah ku ajarkan dulu bahwa pria dan wanita ada tata krama khusus, jadi mengapa kita masih berbagi kamar?”
“Hmm? Tuan, kau benar... namun bukankah kita sudah menjadi suami istri? Mengapa peduli dengan hal - hal seperti itu lagi?”
__ADS_1
“Apa? Suami istri?”
“Yah... apa yang tuan katakan mengingatkan masa - masa lalu kita, saat berada di alam fana, itu adalah masa yang cukup indah, sungguh nostalgia...” ucap Xuan Ling sambil mengenang sesuatu.
Boom!
Boom!
Tiba - tiba suara ledakan yang dahsyat terdengar dari jarak yang cukup jauh.
Namun seiring waktu, ledakan itu semakin mendekat, hingga mencapai area halaman Yun Tian.
Boom!
“Sialan! Apa yang terjadi.” ucap Yun Tian terkejut.
“Apakah ini dia?” tanya Xuan Ling dengan nada khawatir.
“Dia? Siapa?”
Yun Tian mengalihkan pandangannya ke arah ledakan berasal, dan dia terkejut melihat sesosok wanita dengan gaun putih.
Wajah wanita itu ditutupi oleh cadar yang bersih, dia memiliki aura yang sangat kuat, merasakan auranya Yun Tian langsung terintimidasi.
“Dewi Kehidupan! Liu Yan!” teriak Xuan Ling terkejut.
Mendengar nama yang di ucapkan Xuan Ling, Yun Tian merasa kaget dan ternganga, menatap ke arah wanita dengan sosok putih itu dia bergumam,
“Tidak mungkin? Sosok itu Liu Yan? Sang Dewi Kehidupan? Apa yang dilakukan dia disini?” tanya Yun Tian sambil mengerutkan keningnya.
Sebelum dia selesai bicara, tiba - tiba sinar cahaya yang luar biasa kuat muncul dari arah Liu Yan.
Sinar Cahaya itu dengan cepat melesat seperti laser, walaupun sinar cahaya laser itu tampak sangat kecil dan tipis.
Yun Tian merasakan bahwa kekuatan yang dimiliki sinar cahaya itu bisa membuat jutaan runtuh dalam sekali sentuhan.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.
__ADS_1