
Dua hari telah berlalu sejak Yun Tian meninggalkan Keluarga Lan di Kota Pohon Pir.
Di ketinggian ribuan meter di atas langit, Yun Tian saat ini sedang duduk di punggung sambil menyerap Batu Roh Spirtual yang terakhir dia miliki.
Boom!
Tiba - tiba ledakan yang mengejutkan datang dari tubuh dantian miliknya, Yun Tian sedikit membuka matanya secara perlahan sebelum tersenyum tipis.
“Akhirnya, ranah Earth Realm tingkat pertama...” ucap Yun Tian saat merasakan dirinya telah menerobos ke ranah Earth Realm.
Melihat kedepan, semua Batu Roh Spirtual yang dimiliki Yun Tian telah menghilang diserap olehnya. Butuh lima ratus Batu Roh Kelas Rendah untuk menembus ke ranah Earth Realm.
Bagi orang biasa untuk menyerap lima ratus Batu Roh sekaligus, pasti butuh waktu yang sangat lama, mungkin bahkan bisa setahun lamanya mereka akan terkurung dalam Kultivasi penuh.
Tetapi dengan bakat Hitam millik Yun Tian, dia tidak butuh lebih dari dua hari untuk menyerap secara keseluruhan lima Batu Roh tersebut.
Yun Tian sedikit senang dan bangga akan bakat yang dia miliki sendiri.
“Tetapi... Semakin besar atau semakin tinggi ranahku, maka akan semakin sulit untuk menerobos dan membutuhkan beberapa kali sumber daya yang lebih banyak. Buktinya... Hanya untuk menerobos satu tahap ke Earth Realm saja itu membutuhkan lebih dari lima ratus Batu Roh sekaligus.” ucap Yun Tian sambil memikirkan cara untuk menerobos di kesempatan selanjutnya.
Yun Tian menggelengkan kepalanya lalu mengalihkan pikirannya ke hal lain.
“Sudahlah... Untuk saat ini aku akan melihat situasi dibawah.” ucap Yun Tian.
Dia segera menurunkan Burung Argentavisnya kebawah dan hanya terbang dalam jarak beberapa ratus meter dari daratan.
Saat dia melihat bangunan - bangunan besar di bawah yang tidak tampak seperti kota, Yun Tian memandang sekitarnya dengan bingung.
Dia langsung meningkatkan presepsinya hingga maksimal, saat menatap ke bawah dengan mata yang tampak setajam elang.
Dalam pandangannya terdapat banyak orang di bawah memakai pakaian yang sama. Yun Tian merasa akrab dengan pakaian yang dipakai oleh orang - orang itu.
Sambil berpikir dia mencoba mengingat sesuatu.
“Pakaian itu... Oh! Itu adalah pakaian yang sama dengan yang dikenakan oleh Lan Poyun!” Yun Tian berkata dengan terkejut saat menyadari hal itu, dia sekali lagi memandang sekelilingnya dengan waspada, “Apakah ini... Hidden White Sect?”
Yun Tian sekali lagi melihat sekeliling selama beberapa detik untuk memastikan.
“Ya! Ini tidak salah lagi Hidden White Sect, Bangunan disekitar dan orang - orang yang berkerumunan tidak mirip sama sekali dengan orang - orang kota. Jelas - jelas ini adalah Sekte.” ucap Yun Tian saat dia dengan senang menyadari bahwa ini benar - benar Hidden White Sect.
Segera mata Yun Tian bersinar dingin dan niat yang berbahaya melintas di pikirannya.
Dia langsung menggerakkan Burung Argentavisnya untuk pergi ke depan gerbang Hidden White Sect.
Setelah mendaratkan Burung Argentavis itu ke tanah, Yun Tian langsung melompat kebawah dan berjalan ke arah gerbang pintu masuk Hidden White Sect tersebut.
“Siapa orang bertopeng ini? Ini adalah Hidden White Sect, bukan tempat yang bisa didatangi oleh orang asing. Cepat pergilah dari tempat ini!”
__ADS_1
Tiba - tiba terdengar suara dari gerbang Hidden White Sect tersebut.
Orang yang baru saja berbicara dengan nada sombong adalah seorang yang tampaknya murid Hidden White Sect.
“Ya benar, bukalah topengmu itu! Mengapa kau mengenakan topeng? Apakah kau ingin menjadi badut atau membuka pertunjukan? Hahahaha.” Murid lain di sampingnya juga berkata sambil tertawa menghina.
Yun Tian mengabaikan perkataan kedua orang itu, dia menyipitkan matanya dan berkata dengan dingin, “Pergi dan laporkan kepada Patriak Sekte kalian dan juga murid bernama Lan Poyun, bahwa Yun Tian telah datang berkunjung kepadanya.”
Meskipun nada suaranya terdengar dingin dan lamban, tetapi setiap kata yang dia ucapkan mengandung niat membunuh yang sangat kuat.
“Yun... Yun Tian?!”
Setelah mendengar nama itu, reaksi kedua murid tersebut langsung terkejut dan ekspresi mereka menjadi ketakutan atas nama orang itu.
Yun Tian adalah nama yang pasti dikenal oleh semua orang diseluruh Yurdiksi Hidden White Sect, terutama di tempat sekte itu sendiri.
Semua orang mengenalnya karena dia telah membunuh Wakil Patriak mereka dengan kultivasi yang berada di ranah Nescent Soul tingkat sembilan nya.
Poster buronannya terpapar jelas di berbagai tempat, jika orang itu belum pernah melihat atau mendengar nama Yun Tian, itu adalah hal yang mustahil.
Namun setelah beberapa detik kedua murid itu berhasil mengatasi keterkejutan mereka, mereka kembali ke wajah sombongnya dan berkata dengan nada tidak percaya.
“Hmph! Apakah kau berusaha membodohi kami? Tidak mungkin jika Yun Tian benar - benar datang kesini bukan?”
“Benar, datang kesini berarti hanya datang ke sarang musuhnya. Dia pasti memiliki otak yang pintar dan tidak mungkin dengan bodohnya memasuki sarang lawan. Kau jelas - jelas adalah penipu.”
“Bahkan jika dia datang kemari, dia pasti akan langsung dikeroyok oleh seluruh tetua kami yang telah berada di ranah Earth Realm. Belum lagi dia juga pasti akan berhadapan dengan Patriak Sekte kami yang telah berada di ranah Earth Realm akhir, tepatnya di tingkat tujuh. Hehe...”
Yun Tian menatap mereka dengan dingin sebelum berkata, “Lupakan saja..., aku tidak membutuhkan kalian untuk menyampaikan pesanku. Ini benar - benar membuang waktuku, aku akan masuk secara paksa dan memanggilnya sendiri.”
Yun Tian segera melangkah maju, dan tiba - tiba seluruh tubuhnya terbakar dengan nyala api merah tua yang diwarnai dengan warna sedikit keemasan.
Tawa liar kedua murid itu menghilang dan ekspresi wajah mereka langsung membeku.
Jubah pakaian Hidden White Sect yang mereka kenakan langsung terbakar membara dan nyala api itu langsung menyebar ke seluruh tubuh mereka dengan cepat.
Hal itu menyebabkan mereka berdua mundur dengan panik sambil menjerit dengan ratapan kesakitan.
Boom!
Api Phoenix yang dikeluarkan oleh Yun Tian langsung bergegas maju dan menyebar masuk ke dalam Gerbang Hidden White Sect tersebut.
Suara ledakan yang bergema di seluruh Hidden White Sect cukup keras hingga memasuki telinga semua orang.
Gerbang masuk Hidden White Sect serta beberapa bangunan besar yang berada di dekatnya langsung hancur menjadi abu dan jatuh ketanah.
***
__ADS_1
Di dalam bangunan paling besar Hidden White Sect.
Terdapat beberapa orang dengan status tinggi berkumpul di Aula Utama Hidden White Sect ini, diantara tiga belas orang terdapat dua belas tetua Hidden White Sect dan Patriak Hidden White Sect itu sendiri.
Mereka semua duduk di tempat mereka masing - masing sambil mendiskusikan sesuatu yang tampaknya terlihat sangat penting.
Dilihat dari tingkat Kultivasinya, ketiga belas orang disana semua telah berada di ranah Earth Realm. Mereka seharusnya bangga memiliki kekuatan seperti itu, namun sekarang wajah mereka masing - masing tampak sangat suram dan gelap.
Dalam rentang beberapa hari ini, Sekte mereka mengalami kerugian yang tak terbayangkan atas kematian dari Wakil Patriak mereka.
Wakil Patriak Sekte sebagai tabib dengan ketinggian Alkemis satu - satunya di Hidden White Sect memiliki posisi yang sangat berguna di sekte tersebut.
Dia biasanya dia adalah orang yang meramu Pill yang digunakan untuk perkembangan murid - murid berbakat dari Sekte ini.
Tetapi karena kematiannya, Pill - Pill yang tersisa sudah tidak memiliki stok lagi, dan mustahil untuk membuat Pill lagi untuk diberikan kepada murid mereka kecuali terdapat Alkemis baru yang bersedia menciptakannya.
Suasana pertemuan di aula ini sangat menindas. Yang mengejutkan semua orang, mereka semua sama - sama membenci orang yang sama! Orang itu adalah dalang dibalik kematian Wakil Patriak mereka, dan juga sebagai topik pembicaraan hari ini.
Yun Tian!!
Diskusi ini berbicara tentang kekuatan yang dimiliki Yun Tian serta asal usul informasi yang dia miliki.
Nama Yun Tian secara alami dibenci oleh semua tetua Hidden White Sect. Apalagi sekarang tampaknya orang itu sudah tidak ada kabar dalam dua hari dan posisinya belum diketahui dimana.
Pada saat mereka ingin membahas rencana apa yang dilakukan untuk menemukan dan membunuh orang itu, tiba - tiba terdengar suara ledakan besar dari luar.
Seolah - olah sebuah meteor api besar turun dari langit dan langsung membuat seluruh ruang aula pertemuan gemetar hebat.
“Apa yang terjadi?!” Patriak Hidden White Sect yang bernama Qu Luo beserta para tetua yang berkumpul segera bertanya atas situasi dengan heran, mereka merasa penuh emosi karena pertemuan penting mereka diganggu begitu saja.
Mereka melihat seseorang yang dengan cepat berlari ke arah mereka dengan ekspresi panik, orang itu adalah Lan Poyun.
Lan Poyun bergegas memasuki aula sebelum berteriak dengan cepat, “Patriak! Para Tetua! Kita diserang! Pintu gerbang Hidden White Sect berserta beberapa bangunan di dekatnya... telah dihancurkan menjadi abu oleh seseorang!”
“Apa kau bilang?!” Wajah Patriak Qu Luo langsung berubah dan semua tetua juga memiliki ekspresi terkejut di wajah mereka saat mendengar perkataan dari Lan Poyun.
Mereka saat ini sedang dalam pembicaraan serius, berani - beraninya ada orang yang menganggu dan menghancurkan gerbang Hidden White Sect yang telah berdiri selama beberapa ratus tahun secara langsung?!
Patriak Qu Luo segera bergerak dan memimpin saat ia bergegas keluar dari Aula Pertemuan tersebut. Semua Tetua dibelakang mengikutinya dengan cermat.
Saat mereka semua melihat ke arah Gerbang Pintu Sekte mereka, wajah mereka langsung berubah menjadi gelap dan suram.
Pintu Gerbang Hidden White Sect yang telah berdiri selama tiga ratus tahun sejak era leluhur mereka telah berubah hancur menjadi abu begitu saja, dan juga terlihat beberapa bangunan - bangunan disekitarnya juga telah terbakar hancur lebur menjadi percikan abu yang jatuh ke tanah.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
__ADS_1
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.