
“Bahkan jika aku mati disini, aku lebih suka mati kelaparan dari mata dari di tangan orang - orang keji Three Star Palace itu!” teriak Feng Luansan.
Saat Feng Luansan terus berteriak dengan marah, tiba - tiba terdengar suara jatuh seseorang ditemani oleh jeritan salah satu pemuda Phoenix Clan.
“Pemimpin Clan! kondisi Adik kecil Ling'er tampak sangat buruk!”
Feng Luansan mengalihkan pandangannya ke suara pemuda itu.
Melihat Feng Ling'er yang dalam keadaan kritis, dia bergerak ke arahnya sambil menjerit, “Ling'er!”
Feng Luansan dengan sigap langsung menggendong adiknya di pangkuannya dan melihat kondisinya dengan khawatir.
Di depan matanya, Feng Lin'er memiliki wajah yang pucat dengan hidung mengeluarkan darah yang terus menetes, dia tampak kurus kering dehidrasi.
“Ling'er! Ling'er!”
Gadis kecil itu telah kehilangan kesadarannya dalam pangkuan Feng Luansan, tidak peduli seberapa keras dia berteriak, Feng Lin'er tampaknya tidak menanggapinya sama sekali.
“Ling'er...”
Melihat kondisi Adik Perempuannya yang tampak sangat pucat kesakitan, Feng Luansan dengan keras mengepalkan tangannya.
Darah keluar dari ujung jari Feng Luansan, dengan keras dia memukul kepalanya sendiri dengan putus asa yang hampir membuatnya pingsan.
“Ayolah! Berpikir! Luansan! Berpikir!” teriak dirinya sambil terus meninju kepalanya sendiri hingga mengeluarkan sedikit darah.
“Pempimin Clan, hentikan!” ucap anggota Phoenix serentak mencoba menghentikan Feng Luansan.
Setelah mendengar perkataan anggota Phoenix lainnya, Feng Luansan akhirnya diam, dengan ekspresi kosong dia berkata, “Semuanya, perlindungan Phoenix Clan berada di tangan kalian. Untuk sementara aku akan pergi dengan paksa menerobos barisan Three Star Palace itu dan mengambil sumber daya makan dan minuman yang cukup untuk kalian!”
__ADS_1
Mendengar perkataan Feng Luansan, semua anggota Phoenix Clan menjadi tercengang, mereka dengan cepat menggelengkan kepalanya.
“Jangan Pemimpin Clan! Ini terlalu berbahaya. Dengan begitu banyak orang Three Star Palace diluar? Bagaimana anda bisa merebut makanan dari mereka?”
“Iya benar sekali! Belum lagi orang yang disebut tetua ketiga tampaknya memiliki kekuatan yang sangat kuat.”
Feng Luansan hanya diam, lalu dia menatap mereka dengan tatapan tajam sambil berkata, “Bagaimanapun, aku memiliki kekuatan terkuat diantara kita semua, walaupun berbahaya, ini adalah resiko ku sebagai pemimpin Clan. Ini adalah satu - satunya jalan bagi kita untuk bertahan hidup, jika aku berhasil mendapatkan makanan, kita semua akan selamat! Jika aku gagal, maka...”
Bibir Feng Luansan sedikit bergetar, melihat keadaan Feng Lin'er yang tampak sekarat, “Untuk sementara, aku menyerahkan adikku kepada kalian!”
Melihat Feng Luansan yang terus keras kepala, para anggota Phoenix hanya bisa menyerah untuk menghentikannya, mereka berbicara dengan getir, “Pemimpin Clan, maka kau harus berhati - hati, kami sekarang sangat tidak berdaya dan tidak berguna. Jika kami memiliki sedikit saja Qi Spirtual yang tersisa, kami pasti akan selalu membantu anda dalam situasi apapun demi Phoenix Clan!”
“Baiklah... Aku percaya kepada kalian semua, jadi... Aku berangkat sekarang!” Feng Luansan berkata dengan serius.
“Kalau begitu, pemimpin Clan harap hati - hati!” jawab semua anggota Phoenix Clan serempak.
Feng Luansan dengan cepat melesat keluar dari Formasi Pelindung Phoenix Clan, dia memegang pedang perah panjang yang berapi - api di lengannya.
***
Di dalam Altar Phoenix.
“Ini benar - benar tidak bisa dipercaya... Kau benar - benar dapat secara paksa memahami teknik World Ode Phoenix langsung ke tahap lima dan enam sekaligus. Bahkan kau bisa membuat konsep dasarnya sendiri dengan waktu cepat, kau membuatku terkejut.” Suara pujian Roh Phoenix terdengar dalam telinga Yun Tian.
“Sebenarnya kekuatan ini dalam kedua tahap World Ode Phoenix ini memiliki afinitas yang cocok untukku, aku berhasil membuat beberapa konser dasar yang sedikit lebih buruk dari aslinya, itu benar - benar tidak terlalu mengesankan.” Jawab Yun Tian dengan tenang.
“Tidak! Teknik tahap kelima dan keenam World Ode Phoenix yang disebut sebagai Empyrean Dance Of The Phoenix Wing dan Star Scorching Demon Lotus adalah sebuah teknik terkait dengan konsep energi api yang cukup rumit.”
“Untuk benar - benar memahami dua teknik yang memiliki konsep energi api yang rumit ini dalam satu bulan, itu adalah hal yang sangat luar biasa. Bahkan jika aku Dewa Phoenix butuh waktu berkali - kali lipat lebih lama darimu, memang mungkin beberapa hal tentang pemahamanmu terkait dengan darah God Of War, tetapi bahkan jika God Of War sendiri ingin mencoba memahami langsung tahap kelima dan keenam, itu pasti akan butuh waktu yang lebih lama darimu. Hal itu membuktikan bahwa pemahaman yang kau miliki, bisa saja terbaik di seluruh alam semesta.”
__ADS_1
Inilah evaluasi Roh Phoenix sendiri kepada Yun Tian. Sebagai mahluk legendaris yaitu Burung Phoenix, Yun Tian tidak pernah menduga bahwa dia akan mendapatkan evaluasi dan pujian yang cukup besar darinya.
“Waktu di tanah percobaan telah berakhir, dan sebelum aku mengirimmu keluar, aku akan memberimu satu hadiah dan mengabulkan satu permintaan darimu, apa saja boleh yang terpenting dalam batasanku.”
“Sebelum ke permintaan itu, aku akan memberimu hadiah yang ingin kuberikan terlebih dahulu.”
Tiba - tiba sebuah cahaya bewarna emas terang terbang dan menyentuh dahi Yun Tian
Seketika jejak lambang di dahi Yun Tian berubah dari merah tua menjadi emas murni, tampak seperti api yang bersinar bewarna keemasan.
“Ini...”
Yun Tian terkejut saat merasakan jejak Phoenix yang berubah warna, dia secara tidak sengaja menyentuh dahinya dengan bingung.
“Apa ini?”
“Ini adalah kekuatan khusus yang hanya bisa ku gunakan sekali dalam seumur hidup, aku tidak pernah mengira bahwa aku akan menyerahkannya kepada orang lain. Namun sebagai orang yang menerima warisan Dewa Perang, masa depanmu ditakdirkan menjadi luar biasa, memberikan kekuatan khususku ini kepadamu adalah sebuah hal yang layak. Untuk penjelasan mengenai kekuatan ini, ada waktunya saat kau mengetahuinya di masa depan.”
“Sekarang waktunya kau bertanya tentang permintaan yang kau inginkan.” ucap Roh Phoenix kepada Yun Tian saat mata emas kemerahannya bersinar lebih cerah.
“Sebuah permintaan?” gumam Yun Tian, sambil menunduk berpikir. Dia mendongak keatas menghadap ke mata Roh Phoenix itu dan berkata, “Bisakah kau melepaskan segel yang membatasi semua anggota Phoenix Clan?”
Setelah mendengar permintaan Yun Tian, kedua mata Roh Phoenix sedikit berkedip, dia berkata sekali lagi, “Bisa saja... Tapi apakah kau benar - benar akan meminta permintaan yang tampak tidak menguntungkan bagimu?”
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
__ADS_1
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.