Pewaris God Of War

Pewaris God Of War
Ch 53 - Rencana Buruk Leng Juan


__ADS_3

Setelah kepergian Xuan Ling, Yun Tian sedikit menghela nafas.


“Mungkin saat kita bertemu kembali, kultivasinya sudah melampaui ku.” gumamnya dalam hati.


Setelah berdiam diri selama beberapa detik, Yun Tian memutuskan untuk pergi ke penginapan murid luar.


Melihat Yun Tian pergi, Leng Juan menatap punggungnya dengan tatapan bermusuhan dan berjalan ke arah berlawanan sambil tersenyum kejam.


Leng Juan berjalan ke arah penginapan daerah murid dalam, dan dia berhenti tepat di depan halaman megah dan cukup luas.


Di gerbang pintu halaman tersebut, terdapat papan besar bewarna silver, di papan itu tertulis sebuah nama yaitu Leng Nuan.


Melihat halaman yang luas dan megah dan pemilik nama tersebut, Leng Juan langsung tersenyum puas dan bangga.


Dia perlahan berjalan ke arah gerbang pintu halaman itu.


“Berhenti!”


Namun sebelum dia memasuki halaman Leng Nuan, dia mendengar suara keras yang memerintahkannya untuk berhenti.


Leng Juan menghentikan langkahnya dan dia menoleh ke arah suara itu berasal.


Dia melihat seorang pria dan di dadanya terdapat token bewarna silver yang menandakan pria itu adalah seorang murid dalam.


Pria itu berjalan dengan arogan ke arah Leng Juan dan dia berkata mencemooh, “Apa yang di lakukan seorang murid luar belaka di daerah seperti ini?!”


Sebelum Leng Juan menjawab, pria itu lanjut berbicara dengan keras.


“Apakah kau tau ini berada di mana?! Kau sedang berada di depan halaman seorang murid dalam bernama Leng Nuan, dan senior Leng Nuan bukanlah murid dalam biasa, dia adalah salah satu dari sedikit murid dalam yang telah memasuki ranah Nescent Soul!”


Mendengar perkataan pria itu, Leng Juan ingin cepat membalas, namun sebelum membalas dia mendengar suara seorang pria dari halaman tersebut.

__ADS_1


“Li Yufeng, cukup... Biarkan dia masuk.”


Mendengar suara tersebut, Leng Juan tersenyum bahagia dan dia langsung menoleh dan menatap ke arah dimana suara itu berasal.


Terlihat seorang pria dengan penampilan yang hampir mirip dengan Leng Juan, dia berjalan keluar ke arah gerbang. Pria itu adalah pemilik halaman bernama Leng Nuan


Melihat Leng Nuan, Leng Juan tidak bisa menahan kebahagiannya dan dia langsung berteriak, “Kakak!”


Leng Nuan juga tersenyum ke arah Leng Juan dan ia berkata, “Sudah lama Juan'er, sudah lima tahun, cultivasimu juga sudah semakin baik, dengan tingkat bakatmu, kamu pasti bisa menyamai ku dalam hal prestasi di masa depan.”


Mendengar percakapan kedua orang tersebut, pria bernama Li Yufeng yang sebelumnya menghadang Leng Juan langsung terkejut melihat hubungan keduanya.


“Oh, jadi kamu adalah junior Leng Juan, adik dari senior Leng Nuan, maaf atas kecerobohan dan kesalahanku sebelumnya.” Ucap Li Yufeng dengan gugup.


Leng Juan meliriknya, lalu ia dengan tenang menjawab, “Tidak apa - apa, tindakan senior tadi tidak salah. Bagaimana jika seorang murtid luar selain aku yang masuk? Jika aku berada di posisi senior Li, aku pasti akan melakukan hal yang sama! Senior Li sudah menjaga rumah kakakku dengan benar.”


Walaupun wajah dan nada suara tampak ramah dan baik, tetapi di dalam hatinya dia cukup kesal dengan Li Yufeng.


Namun dia tidak berani bertindak gegabah, Li Yufeng adalah seorang murid dalam, bahkan jika dia tidak sebaik kakaknya yaitu Leng Nuan, dia tidak akan menyinggung seseorang murid dalam hanya karena hal sepele seperti itu.


Dia ingin semua orang di sekte tahu, bahwa Leng Nuan memiliki seorang adik bernama Leng Juan!


Dengan status kakaknya yaitu murid dalam yang telah berada di ranah Nescent Soul, pasti tidak ada orang yang berani menyinggungnya, kecuali peringkat sepuluh besar murid dalam dan lima belas murid inti.


Leng Juan berbincang - bincang dengan kakaknya selama beberapa jam, mereka sudah tidak bertemu selama beberapa tahun, jadi wajar bagi mereka mengobrol dengan waktu yang cukup lama.


Setelah itu Leng Juan ingin pergi dan mencari penginapannya di daerah murid luar, namun sebelum pergi, ia berkata kepada Leng Nuan.


“Kakak, aku punya permintaan.” Ucap Leng Juan.


“Apa itu?” Jawab Leng Nuan.

__ADS_1


“Aku ingin kakak membantuku mengurus seseorang...” Ucap Leng Juan.


“Siapa? Apa dia telah menyinggungmu? Katakan saja namanya kepada kakak, kakak akan membantumu mengurus masalah tersebut.” Tanya Leng Nuan dengan wajah arogan.


“Nama orang tersebut adalah Yun Tian! Dia hanyalah seorang murid luar! Namun dia berani menyinggungku dan melawan keluarga Leng kita di kota Mohey! Kakak bantu aku mengurus orang ini!” Ucap Leng Juan kepada kakaknya, dia menyebutkan Yun Tian dengan nada penuh kebencian.


Leng Juan sedikit mengubah cerita soal Yun Tian, Yun Tian sebenarnya tidak pernah melawan atau menyinggung keluarga Leng di kota Mohey.


Leng Nanfeng lah yang menyerangnya terlebih dahulu dan Yun Tian hanya membela diri dengan melawan balik dengan serangan terkuatnya, tapi tetap saja kekuatan Yun Tian jelas jauh dibawah Leng Nanfeng, bagaimana dia bisa bertahan? Jika tidak ada Gong Muzi yang melindunginya, Yun Tian pasti sudah lama mati.


Leng Juan tahu hal ini, tetapi dia tidak peduli, dia sangat membenci Yun Tian sampai ke inti, dipikirannya saat ini hanya penuh amarah untuk balas dendam.


“Hmph! Hanya seorang murid luar, namun dia berani menyinggung keluarga kita?! Aku akan menyuruh Li Yufeng untuk mengurus orang bernama Yun Tian ini.” Ucap Leng Nuan dengan nada sombong dan arogan.


Sifat Leng Nuan tidak beda jauh dengan adiknya, Leng Juan, mereka sama - sama penuh kesombongan dan arogan.


Mereka berdua sudah dimanjakan sejak kecil, jadi mereka terbiasa dengan melakukan hal - hal yang licik dan kejam, mereka menginjak dan memandang rendah olah yang lemah dan takut pada orang yang kuat.


Mendengar perkataan kakaknya, Leng Juan langsung tersenyum dan berkata, “Terima kasih kakak! Aku akan pergi, sampai jumpa!”


Leng Juan membalikan tubuhnya dan berjalan keluar dengan senyum jahat diwajahnya, ia tertawa dan bergumam dalam hati, “Hehehe, Yun Tian! Aku tidak sabar untuk menunggu dan melihatmu berlutut, untuk memohon pengampunan kepadaku.”


Maaf ya, sudah lebih dari satu bulan saya tidak upload, bukan karena saya sibuk, tetapi lagi gak mood nulis.


Biasanya saya nulis perchapter itu 1000+ kata, dan untuk mencapai 1000+ kata butuh waktu lebih dari 1 jam untuk menulisnya. Ini bukan masalah saya ngetiknya lama atau apalah, tetapi ini masalah saya harus menyusun katanya supaya lebih dipahami dan juga berfantasi dalam pikiran saya untuk plot ceritanya.


Dalam sehari saya punya banyak waktu dan saya juga gak sibuk, saya hanya malas dan gak mood nulis...


Nulis novel bukanlah pekerjaan tetap saya, saya menulis novel ini hanya karena hobi dan gabut.


Bulan kemarin saya upload tiap hari karena saya sebenarnya sudah menulis novel ini sebelumnya di folder catatan hp saya beberapa bulan sebelum novel ini rilis dan sekarang catatan chapternya udh mentok :v, jadi uploadnya gak konsisten kayak bulan lalu lagi.

__ADS_1


Tenang saja, walaupun saya jarang upload saya akan tetap menulis novel ini hingga tamat kok


Terima kasih sudah membaca jangan lupa like dan rate cerita saya (wajib bintang 5, walaupun jelek atau bagus ceritanya):v


__ADS_2