
Di bagian timur arena, sebuah papan besar terpampang jelas memperlihatkan daftar nama keluarga dan kelompok yang akan maju kedalam arena.
- Leng Juan VS Wen Yu
- Yuan Wu VS Liu Peng
- Mo Lanlu VS Yuan He
- Yun Tian VS Zhang Tie
- Xuan Ling VS Qin Yu
Dan seterusnya...
Mata Yun Tian fokus ke papan tersebut, untuk melihat siapa nama lawannya nanti.
Dia cukup terkejut melihat lawannya berasal dari keluarga Zhang.
"Sungguh kebetulan." batin Yun Tian.
Yun Tian menatap lawannya dari kejauhan. Lawannya adalah seorang dari keluarga Zhang bernama Zhang Tie, dan tingkat budidayanya setara dengan Yun Jiang yaitu Body Tempering tingkat 7.
"Hmm... Pertarunganku masih belum dimulai, sebaiknya aku melihat pertarungan pertama terlebih dahulu yaitu Leng Juan vs Wen Yu." ucap Yun Tian.
Di dalam arena terlihat 2 sosok pemuda, kedua sosok itu tidak lain adalah Leng Juan dan Wen Yu. Banyak mata penonton fokus di antara mereka berdua.
"Lihat itu! Itu adalah Leng Juan, dia yang akan bertarung pertama kali ini. Lawannya adalah Wen Yu, sepertinya aku pernah mendengar namanya..." ucap seorang penonton dari tribun kerumunan.
"Aku juga pernah mendengar namanya, dia adalah tuan muda ke 2 dari keluarga Wen. Kudengar dia telah berada di Body Tempering tingkat 9, sungguh buruk nasibnya bertarung dengan Leng Juan di pertandingan pertama." balas seorang dari penonton.
Kembali ke arena Wen Yu tampak sangat gugup menatap lawannya yaitu Leng Juan. Di sisi lain Leng Juan hanya dengan tenang dan menatap Wen Yu dengan tatapan mengejek.
Tiba - tiba suara lonceng terdengar, itu menandakan bahwa pertarungan telah dimulai.
__ADS_1
Segera Wen Yu memasang kuda - kudanya dengan kuat dan serius. Walaupun tau bahwa dia tidak memiliki kesempatan untuk menang melawan Leng Juan, dia tetap berusaha dan tidak memilih untuk menyerah.
"Karena aku sangat berbaik hati, aku izinkan kamu mengambil langkah gerakan pertama lebih dulu..." ucap Leng Juan dengan nada sombong dan penuh ejekan.
Mendengar dia tampak di remehkan, Wen Yu mengepal tangannya dengan marah, dia segera maju mengeluarkan langkah terkuatnya, "Karena kau yang memintanya... Aku tidak akan segan - segan."
Wen Yu mengeluarkan pedangnya, dia langsung mengayunkan serangan terkuatnya. Dia tidak mau membuang kesempatan ini, karena Leng Juan telah memberinya kesempatan.
"Haaa!! Rasakan ini!" teriak Wen Yu.
Ding!
Boom!
Dia melemperkan serangannya ke arah tubuh Leng Juan, namun saat jarak serangannya dan tubuh Leng Juan menjadi tipis, tiba - tiba salah satu lengan Leng Juan dengan mudan menangkisnya atau menepisnya.
"Hahaha...! Apa ini? Hanya segini kemampuanmu? Kau bilang itu adalah serangan terkuatmu... Bukankah serangan mu terlalu lemah?" ucap Leng Juan dengan nada mengejek dan tampak meremehkan.
"Tidak mung-" Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Leng Juan mengangkat tangannya, dan dia menyerang baliknya hanya dengan 1 lemparan pukulan.
Boom!
Di kursi tribun penonton, banyak penonton yang menatap Leng Juan dengan kagum, sejauh ini menurut mereka semua Leng Juan adalah peserta terkuat.
"Waahh... Leng Juan sangat kuat... Dia bisa menghempaskan dan mengalahkan Wen Yu hanya dengan 1 pukulan."
"Kekuatannya sesuai dengan reputasinya sebagai jenius no 1 di kota Mohey. Bahkan mungkin di generasi tua, hanya para tetua - tetua yang bisa mengalahkannya." ucap tribun penonton sambil berdecak kagum.
Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Leng Juan, banyak penonton menatapnya dengan kagum. Leng Juan hanya mengeluarkan 1 pukulan dan tidak lebih dari 30 detik untuk mengalahkan lawannya di duel arena. Bagaimana mungkin mereka tidak kagum dengan itu?
Leng Juan dipuja banyak orang, merasa bahwa dirinya adalah bintang atau pusat perhatian kompetisi turnamen ini. Dia dengan bangga dan sombong kembali ke tempat peserta.
Di area VIP terlihat Gong Muzi dan Huan Ziling menatapnya dengan tenang dan biasa.
__ADS_1
"Hmm... Kemampuannya memang sangat bagus, namun jika dibandingkan denga murid Sky Sword Sect kita, kemampuannya hanya rata - rata diantara murid luar." ucap Gong Muzi.
Disisi lain Huan Ziling tidak membalas apapun, pandangannya hanya fokus menuju Yun Tian. Dia melihat ekspresi Yun Tian saat ini berbeda dengan orang lain. Ekspresi orang lain pasti akan terkejut saat melihat kekuatan Leng Juan, namun Yun Tian disisi lain hanya berwajah datar mempertahankan ekpresi dinginnya.
Menurut Yun Tian, kemampuan Leng Juan tidak mengejutkan baginya. Dia percaya bahwa, dia bisa mengalahkan Leng Juan dengan mudah, bahkan tidak perlu menggunakan kekuatan penuhnya untuk mengalahkan Leng Juan.
Pertarungan pun berlanjut, sekarang adalah duel pertarungan Yuan Wu VS Liu Peng. Kemampuan Liu Peng hanya setara dengan Wen Yu yaitu Body Tempering tingkat 9 sedangkan Yuan Wu sudah berada di ranah Origin Realm tingkat 2.
Pertarungan dengan mudah dimenangkan oleh Yuan Wu, banyak juga orang yang berdecak kagum untuknya. Mereka tidak sabar lagi untuk menunggu pertarungan diantara Leng Juan VS Yuan Wu nanti.
Selanjutnya adalah pertarungan Mo Lanlu VS Yuan He. Akhirnya para penonton bisa melihat pertarungan sesungguhnya, mereka sudah bosan melihat Leng Juan dan Yuan Wu mengalahkan lawannya dengan mudah.
Mo Lanlu berasal dari kota kecil biasa yang setingkat dengan kota Huang. Namun walaupun dia berasal dari kota kecil biasa, namanya lumayan terkenal karena dia memiliki bakat yang lumayan bagus, di usianya yang 18 tahun. Dia telah berada di ranah Origin Realm tingkat 1.
Disisi lain Yuan He memiliki latar belakang yang lebih hebat dari Mo Lanlu. Dia adalah seorang yang berasal dari kota Yuan sekaligus adik kandung satu - satunya Yuan Wu.
Terlihat dua orang berdiri di duel arena, Mo Lanlu tampak memiliki temperamen yang penuh semangat dan tidak sombong. Disisi lain Yuan He tidak berbeda dengan Yuan Wu, dia tampak sangat sombong dan selalu memandang rendah orang lain.
Mo Lanlu berdiri dengan tegap, tinggi badannya 184 cm, sama tingginya dengan Yun Tian. Namun dia tampak lebih berisi, tubuhnya sangat maskulin tampan otot - otot menonjol di sekitarnya. Dia memegang sebuah pedang besar di tangan kanannya, pedang itu sebesar 2 meter dan tampak sangat berat.
"Hmm...? Mengapa aku merasakan Qi aneh di tubuh orang itu?" batin Yun Tian.
"Oh kau juga merasakannya? sepertinya indera dari tubuh Dewa Perang sangat bagus." ucap Xia Jingyu di pikirannya.
"Hmmm...? Dewi Jingyu apakah kau mengetahui asal usul Qi aneh itu?" ucap Yun Tian menanyakan hal tersebut.
"Qi aneh itu menandakan bahwa dia adalah ras Demi Human. Ras Demi Human adalah ras setengah manusia, contoh ras Demi Human adalah Elf. Namun orang bernama Mo Lanlu itu tidak memiliki telinga runcing, yang menandakan bahwa dia bukan ras Elf melainkan ras Demi Human lain." ucap Xia Jingyu
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
__ADS_1
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.