
“Hah...”
Saat ini, di ujian ke dua Altar Phoenix, Yun Tian terkapar di tanah dengan kondisi tubuh yang cukup parah.
Baju serta jubah yang menutupi punggungnya telah terbakar tak tersisa, dadanya yang di rapi tampak seperti patung yang di pahat terlihat jelas.
Area leher hingga kaki Yun Tian gosong dengan luka bakar yang cukup bisa membuat orang mati kesakitan kapan saja.
Namun wajah Yun Tian masih tampak tenang, memfokuskan energi Qi Spirtual yang mengalir ke tubuhnya untuk menyembuhkan luka - luka yang dia miliki.
Dikarenakan kemampuan pemulihan garis darah God Of War sangat tinggi.
Tubuh Yun Tian yang sebelumnya tampak terluka parah akibat api yang membakar, sekarang sudah sedikit membaik.
Walaupun masih ada luka bakar di berbagai sisi, namun itu tidak sebanyak sebelumnya.
Screeee~~~
Screeee~~
Screeee~~~~
Suara Burung Phoenix yang tersisa masih mengeming dengan keras.
Yun Tian mendongak ke atas, pada saat itu, apa yang Yun Tian lihat tampak seperti neraka.
Seluruh langit dipenuhi dengan kumpulan Phoenix yang menerjang menuju ke arahnya, seperti hujan meteor yang mengerikan.
Berusaha untuk berdiri, Yun Tian memegang Heaven Splitting Sword di tangannya.
Tubuhnya masih tampak pucat dan bergetar lemah, itu menandakan bahwa dia hanya memiliki sedikit stamina yang tertinggal.
Yun Tian mengangkat Heaven Splitting Sword nya dengan tinggi, lalu dengan keras menancapkannya di tanah.
Swing!
“Uhuk-uhuk!” batuknya.
Seteguk darah segar muntah keluar dari perut Yun Tian.
Menatap langit dengan putus asa, Yun Tian bergumam, “Itu semakin dekat... Hah... Apa yang harus... kulakukan?”
Mata Yun Tian menatap ke arah datangnya meteor Phoenix itu dengan dingin, walaupun dia memiliki ekspresi putus asa, matanya tetap mengandung rasa perjuangan yang kuat.
Dia sama sekali tidak pernah menyerah!
“Hah... Hah... Sialan, energi spirtual ku tidak cukup untuk menggunakan elemen es ku lagi.” gumam Yun Tian menatap langit dengan kaku.
“Tidak mungkin aku akan berakhir disini...! Aku tidak bisa menerimanya begitu saja!” Ucap Yun Tian penuh semangat juang yang membara di matanya.
Melepaskan Heaven Splitting Sword dari genggamannya, Yun Tian mengangkat kedua telapak tangannya ke atas dan merentangkan ya.
“Yun Tian! Jangan keras kepala! Kondisimu sudah mencapai batas, cepat menyerahlah, kamu akan langsung teleportasi keluar dan dengan aman selamat!” ucap Xia Jingyu khawatir dan dia melanjutkan, “Aku... Maaf.. Maafkan aku karena sudah memaksamu untuk mengikuti ujian Altar ini, aku tidak menduga bahwa ujian ini akan sesulit ini!”
“Dewi Jingyu... Tidak usah khawatir, aku pasti akan lolos! Ini baru ujian ke dua, belum yang terakhir, bagaimana bisa aku menyerah di pertengahan seperti ini?” jawab Yun Tian dengan senyum dingin.
__ADS_1
“Sudahlah... Keselamatanmu adalah yang utama! Kita bisa menyerah dan kembali lagi ke tempat ini di kesempatan selanjutanya! Aku tidak ingin kau mati sia - sia tempat ini.” teriak Xia Jingyu berusaha untuk membujuk Yun Tian.
Yun Tian tersenyum dingin, bibir nya terangkat ke atas dan dia menjawab, “Dewi Jingyu... Kau terlalu meremehkanku!”
“Aku Yun Tian! Pewaris Dewa Perang! Tempat seperti ini bukanlah akhir bagiku! Masih ada banyak hal yang harus kulakukan...! Aku tidak pernah menyerah hanya dengan serangan sepele seperti ini!”
“Terdapat darah Dewa di tubuhku! Dan itu bukan hanya satu saja! Darah Dewa Perang dan darah Ayahku! Sudah mengalir di tubuhku... Aku tidak boleh mengecewakan garis keturunan mereka begitu saja!”
Kedua tangan Yun Tian sekarang terentang tinggi ke atas, energi Qi Spirtual nya melonjak tinggi dan mengeluarkan potensinya untuk menembus batas.
“Huahhhhhh!!!”
Swish!
Energi Es Dingin yang kuat muncul di sisi kanannya.
“Ini masih belum cukup!” teriak Yun Tian.
Swish!
Tiba - tiba energi Api yang kuat juga muncul di sekelilingnya, api itu tidak sepanas api Phoenix namun memiliki daya serang yang cukup besar.
Segera api itu muncul di sisi kiri Yun Tian, dan sama mendominasinya seperti Elemen Es yang dia miliki.
“Masih belum!!”
“Haaaahhhhh!!”
“Yun Tian?! Apakah kau jangan - jangan ingin...” Xia Jingyu belum sempat mengucapkan kata - katanya.
Trak!
Segera tanah disekitarnya terangkat menjulang tinggi ke naik atas.
Zzzz!
Energi kilat petir yang kuat datang dari tubuh Yun Tian, dan itu dengan cepat menyebar luas ke segala arah.
Energi Petir itu menjulang tinggi ke atas dan berkumpul menjadi padat dan membentuk seperti thunder bolt.
“Tidak mungkin...”
“Yun Tian! Hentikan! Jika kau memaksa lebih lanjut, tubuhmu akan hancur dan tidak bisa menahannya!” teriak Xia Jingyu memperingatkan.
Namun usahanya sia - sia, Yun Tian tetap egois dan mengabaikan sarannya dengan acuh tak acuh.
Tubuh Yun Tian tampak merah, urat di sekujur tubuhnya terlihat, kali ini dia benar - benar menggunakan seluruh potensi kekuatannya.
“Belum cukup!!!”
Boom!
Swosh! Swosh!
Udara di sekitar Yun Tian tampak terdistorsi, segera udara di sekitanya membentuk angin yang kencang.
__ADS_1
Angin itu dengan cepat menjadi sebuah badai besar yang berada di belakang Yun Tian.
Boom!
Boom!
“Uhuk! Uhuk!”
Yun Tian batuk dan mengeluarkan darah yang cukup banyak dari tubuhnya, darah terus mengalir dari lubang di tubuhnya, bahkan hidung dan kupingnya juga.
Energi Gelap dan Terang muncul di kedua sisi tangan Yun Tian.
Energi itu saling berkontraksi, yang membuat lingkungan di sekitarnya menjadi suram tapi juga cerah.
“Tubuhnya... Bagaimana mungkin dia bisa menahannya dengan tubuh yang lemah seperti itu?!” Xia Jingyu berkata dengan wajah terkejut dan ternganga.
Elemen Es
Elemen Api
Elemen Tanah
Elemen Petir
Elemen Angin
Elemen Kegelapan dan Cahaya
Semuanya berkumpul di sekitar Yun Tian, dengan aura yang sangat kuat.
Tubuh Yun Tian sekarang tampak seperti zombie merah, namun tatapan Yun Tian masih terpaku kepada kumpulan Phoenix meteor yang menerjang kebawah.
Menatapnya dengan dingin, Yun Tian berkata dengan suara serak, “Ini... Adalah... Potensi... Penuh... Dari .. Tubuh 7 Pengendali Elemen...”
“Sudah kubilang... Dewi... Aku... Tidak pernah... Gagal...!”
Yun Tian berkata sambil merentangkan tangannya ke langit.
Segera ketujuh elemen itu meledak dan meluncur ke langit dengan kecepatan yang cepat.
Es, Api, Tanah, Angin, Petir, Kegelapan, dan Cahaya, menyatu bersama menyerang ratusan meteor Api Phoenix yang bersinar tinggi di langit.
Boom!
Boom!
Serangan tersebut saling adu bentrok dengan keras dan membuat gelombang kejut yang luar biasa kerasnya.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.
__ADS_1