
Pria Paruh Baya yang tampaknya adalah seseorang Wakil Patriak dari Hidden White Sect itu maju menghadap Yun Tian.
“Hey nak, kamu mengatakan bahwa Hidden White Sect hanyalah Sekte Kelas Tiga belaka? Apakah kau tahu konsekuensi yang harus kau hadapi?” ucapnya menatap Yun Tian dengan dingin.
“Konsekuensi? Hah! Mengapa aku peduli dengan konsekuensi itu?” Yun Tian berkata sambil mendengus dingin.
“Sepertinya satu - satunya cara untuk memperingatkan anak sombong sepertimu harus dengan cara kekerasan.” Pria Paruh Baya itu mengepalkan tangannya.
Swosh!
Dalam sekejap dia bergerak bergegas menuju ke arah Yun Tian dan bersiap untuk menyerangnya.
“Jika ingin kekerasan, maka aku tidak akan segan.”
Swosh!
Yun Tian juga melesat maju menuju ke arah Pria Paruh Baya itu dengan kecepatan yang dia miliki.
Melihat Yun Tian yang juga melesat maju menuju dengan percaya diri menuju ke arahnya, Pria Paruh Baya itu tersenyum mengejek dan berkata, “Apakah kau mencari kematian?”
Yun Tian menatapnya dengan dingin dan menjawab, “Aku tidak berpikir seperti itu.”
Keduanya saling mengangkat tangan mereka masing - masing.
Di tangan Yun Tian, terlihat Qi Spirtual bewarna orange bersinar di kepalan telapak tangannya.
Yun Tian mengepalkan tangannya dengan kuat, setelah jarak mereka berdua mendekat. Akhirnya kedua tinju milik Yun Tian dan Pria Paruh Baya tersebut saling beradu bentrok.
Boom!
Gelombang kejut yang cukup besar mengguncang hampir seluruh lapangan Keluarga Lan dan membuat tanah di sekitar menjadi sedikit bergetar.
Semua orang saling memandang bentrokan serangan mereka berdua dengan ekspresi serius dan terkejut secara bersamaan.
Yun Tian dan Pria Paruh Baya saling mundur tiga langkah akibat bentrokan tinju mereka.
Setelah bentrokan tersebut, sinar dingin bersinar diwajah Yun Tian saat dia bergumam, “Orang ini... Dia memiliki Kultivasi ranah Earth Realm tingkat lima.”
Di satu sisi, Pria Paruh Baya itu memiliki ekspresi tercengang di wajahnya setelah bentrokan tersebut terjadi.
“Dia ternyata berada di ranah Nescent Soul tingkat sembilan di usia semuda itu... Dan bukan hanya itu, kekuatan tempur dan fisik yang dia miliki bahkan sedikit lebih kuat dariku. Siapa dia?” pikir Pria Paruh Baya itu dengan ekspresi serius saat menatap Yun Tian berbeda dengan sebelumnya.
Dengan kewaspadaan yang dia miliki, niat membunuh juga melintas di mata Pria Paruh Baya tersebut saat menatap Yun Tian.
“Di usianya yang muda saja dia memiliki kekuatan seperti ini, jika dia dibiarkan berkembang. Maka itu akan menjadi bencana bagi Hidden White Sect kami, sebaiknya aku harus membunuh dia saat ini juga!” pikir Pria Paruh Baya tersebut.
Swosh!
__ADS_1
Sekali lagi Pria Paruh Baya itu bergerak maju melesat ke arah Yun Tian dengan kecepatan penuhnya.
Pedang panjang muncul di lengannya, memegangnya dengan kuat, dia langsung mengayunkan pedang itu ke arah Yun Tian.
Swing!
Kecepatan Pria Paruh Baya itu cukup cepat sehingga hampir membuat Yun Tian tidak bereaksi. Dia sedikit menggeserkan tubuhnya kesamping untuk menghindari serangan lawan.
Heaven Splitting Sword muncul dari lengannya, Yun Tian segera menyerang balik dengan cara mengayunkan pedang itu ke arah perut Pria Paruh Baya tersebut.
Ding!
Ding!
Keduanya saling beradu tebasan, setelah beberapa pertukaran Yun Tian sedikit terpukul mundur beberapa puluh meter.
Yun Tian menghentakkan kakinya ke tanah dengan kuat, dan dia mengangkat Heaven Splitting Sword nya ke langit lalu mengayunkannya ke arah Pria Paruh Baya tersebut.
“Heavenly Sorveign Slash!”
Segera sinar berbentuk bilah pedang melesat maju menuju ke arah Pria Paruh Baya tersebut.
Melihat serangan berbentuk bilah sabit meluncur ke arahnya dengan kecepatan yang sangat cepat, Pria Paruh Baya itu memiliki ekspresi terkejut di wajahnya.
“Teknik skill yang sangat kuat!”
Boom!
“Sialan!”
Seteguk darah segar keluar dari mulut Pria Paruh Baya itu saat dia gagal memblokir serangan milik Yun Tian.
Dia terpaksa terlempar beberapa ratus meter jauhnya hingga menuju keluar dari tempat Keluarga Lan.
Melihat gurunya terlempar dan melesat jauh keluar, Lan Poyun menjerit dengan wajah terkejut.
“Tidak mungkin! Orang itu benar - benar bisa bersaing dengan guru?!”
Bukan hanya Lan Poyun saja, semua orang yang menonton beserta Lan Qinchen dan Lan Ruo sendiripun terkejut akan kekuatan yang dimiliki Yun Tian.
Mereka benar - benar tidak menyangka bahwa seseorang yang berada di ranah Nescent Soul akhir bisa bersaing dengan pakar Earth Realm dan bahkan berada di posisi yang menguntungkan.
Yun Tian mengabaikan reaksi semua orang, dia langsung bergegas ke arah posisi Pria Paruh Baya tersebut.
“Extreme Mirage Lightning!”
Dalam beberapa detik, dia telah keluar dari Keluarga Lan dan mencapai tempat Pria Paruh Baya itu mendapat setelah terlempar.
__ADS_1
Namun dia tidak melihat siapapun disini, dengan waspada dia melihat sekeliling sebelum tiba - tiba dia merasakan energi yang kuat datang menyerangnya dari belakang.
“Hidden Light Slash!”
Pria Paruh Baya itu menyerang dari balik bayang dengan tebasan pedangnya yang sangat cepat.
Swing!
Yun Tian sedikit tidak bisa bereaksi, dia mencoba untuk menghindari namun tubuhnya tetap tergores akibat serangan milik Pria itu
“Itu belum selesai! Mati kau bocah!”
Secara tiba - tiba, Pria Paruh Baya itu memutar pedangnya ke langit dan melompat tinggi sebelum mendarat ke arah Yun Tain seperti meteor.
“Hidden Moon Break!”
Boom!
Yun Tian melompat tinggi ke atas langit untuk menghindari jangkauan area serangan milik Pria Paruh Baya itu.
Ekspresinya sekarang sedikit serius, saat urat di dahinya keluar.
“War God Soul!”
Qi Spirtual yang sangat kuat langsung mengalir di tubuh Yun Tian, dan kekuatan fisik ditubuhnya langsung meningkat drastis saat dia membuka Gerbang Pertama War God Soul.
Mengangkat pedangnya kesamping Yun Tian tersenyum dingin sebelum berteriak, “Falling Moon Sinking Star!”
Siluet bintang jatuh muncul dari Heaven Splitting Sword nya, siluet itu segera bergerak melesat maju menuju ke arah Pria Paruh Baya tersebut.
Pria Paruh Baya itu juga mengangkat pedangnya dan membalas.
“Hidden Moon Break!”
Boom!
Segera serangan bentrokan tersebut membuat gelombang kejut yang sangat besar sehingga pohon - pohon disekitar mereka tumbang.
Pria Paruh Baya itu sekali lagi terlempar jauh dengan tubuh penuh luka akibat serangan yang dimiliki Yun Tian.
Disisi lain Yun Tian berada dalam keunggulan dan hanya mundur beberapa langkah.
Yuk bantuin authornya supaya rajin upload.
Caranya gampang! kalian tinggal like, vote dan rate bintang 5.
Jangan cuma baca doang tapi ga di like sama vote. Nanti authornya bakal nge down dan jadi males up. 👍🏻
__ADS_1
Bagi yang udah Vote dan Like Terimakasih ya... Semoga rejekinya lancar.