Pria Brengsek Milik Cindy Milen

Pria Brengsek Milik Cindy Milen
Kesal...


__ADS_3

MASIH POV RENAL....


.


.


.


Setelah kegiatan panas yang aku lakukan dengan Ella , aku pun segera mengganti pakaian ku dengan kemeja baru yang sengaja aku simpan dikamar ruangan ku itu .


Kini Ella sudah pergi beberapa waktu lalu meninggalkan aku yang masih berbaring santai di ranjang kecil yang terletak di ruangan tersebut .


Ku lirik jam yang ada di tanganku dan kini jam menunjukkan pukul 11.35 siang , itu tandanya jam istirahat pun telah tiba . Aku berniat untuk makan siang bersama dengan Rain , bagiku makan siang dengan Rain merupakan hal yang wajib yang harus aku lakukan .


Setelah selesai dengan pakaian ku , aku pun segera turun menuju tempat di mana Rain berada namun setibanya di sana aku tidak menemukan Rain di manapun .


" Tuan Renal , ada yang bisa saya bantu ? " tanya seorang yang merupakan pekerja di Daycare tersebut


" Aku mencari , Rain Milen " ucapku hingga membuat pegawai itu sedikit berpikir dan mengingat sesuatu


" Ah , Rain Milen sudah dibawa Ms.Milen Tuan , mereka akan makan siang bersama . begitu katanya " Ucap pegawai itu dan aku pun mengangguk lalu meninggalkan nya tanpa repot-repot mengucapkan terima kasih


Aku berjalan cepat menuju lantai bawah namun sebelumnya aku berhenti dilantai 5 tempat di mana Cindy bekerja , siapa tau saja mereka makan di sana namun ternyata tidak , kulihat toko itu tertutup .


Aku pun hanya terdiam seraya memikirkan sesuatu dan seakan teringat sesuatu aku pun segera mengambil ponselku yang ada di dalam saku celana ku , aku teringat pernah bertukar nomor telepon dengan Rain saat aku menjemput mereka di Apartemen Ken tempo lalu .


Aku menunggu cukup lama untuk mendapatkan jawaban dari sebrang sana bahkan saat aku sudah berada di basement pun Rain belum juga menjawab telpon ku , aku mencoba untuk menelpon Rain sekali lagi dan akhirnya sambungan telpon pun terhubung.


" Hallo , Rain ada dimana , sayang ? " tanyaku langsung saat panggilan terhubung


" Rain , lagi di toilet Om " ucapnya polos dari sebrang sana


" Maksud Om , Rain sekarang lagi makan dimana ? " Ucap ku mengubah pertanyaan ku


" Ah , Om Hugo ajakin Rain sama Mommy makan di restoran korea dekat simpang depan Om , Rain gak tau alamat lengkap nya terus Rain juga ga tau nama tempat makan nya , soalnya Rain gak ngerti baca tulisannya Om bulet-bulet (hangul) " ucapnya panjang lebar hingga membuat aku ingin tertawa namun rasa tidak suka dan emosi lebih mengusai ku saat ini.


" Oke , Om kesan— "


" Sudah selesai ? " tanya seseorang pada Rain di sebrang sana hingga membuat aku menghentikan ucapan ku


Aku pun langsung terdiam seraya mendengarkan percakapan dua orang yang ada di sebrang sana .


" Sudah , Om gak sabaran banget sih " ucap Rain di sebrang sana


" Biarin " Ucap orang yang tak lain adalah Hugo


Aku pun segera mematikan sambungan telpon tersebut dan menuju tempat yang di ucapkan Rain padaku , untung saja tempat yang Rain maksud tidak terlalu jauh dari AA store .


Sesampainya disana aku pun segera mencari keberadaan mereka dan akhirnya tak berapa lama aku menemukan keberadaan mereka.

__ADS_1


Aku berjalan mendekat kearah Rain dan juga Cindy yang kini tengah duduk membelakangi diriku , namun seketika kaki ku tiba-tiba terhenti begitu saja saat melihat Hugo yang tengah menyuapini sesuatu kearah Cindy .


Seketika kedua tangan ku tiba-tiba saja terkepal dengan erat saat melihat pemandangan tersebut , tiba-tiba ada rasa tidak suka dan kesal saat melihat kedekatan mereka berdua.


" Sialan ! " Umpat ku kesal seraya memutar tubuhku dan pergi meninggalkan tempat tersebut


Aku pun segera masuk kedalam mobilku untuk menenangkan pikiran ku yang saat ini terasa sangat kacau .


" Apa aku sudah gila . Aku tidak boleh marah begitu saja , Cindy itu hanya mantanku , bahkan dia hanya mantan mainan mu Renal " ucapku pada diri sendiri seolah tengah menyadarkan ku


Aku pun memejamkan mata ku dan memijat keningku secara perlahan seraya menyadarkan tubuhku pada sandaran kursi .


Setelah di rasa tenang dan nafas ku pun mulai teratur , aku pun segera melajukan mobilku menuju AA store .


Sesampainya disana aku segera berkutat pada apapun untuk mengalihkan pikiran ku saat ini , jika tidak sudah pasti sekarang aku berlari dan memukuli Hugo dengan membabi buta pikirku .


Aku hanya tidak suka cara Hugo menatap Cindy dan aku juga tidak suka dengan cara Hugo yang memberikan perhatian nya pada Cindy .


Aku berharap anak ku bisa menjauhkan Hugo dari Mommy nya , aku harus menjauhkan Pria itu dari Anakku dan juga dari Cindy pikirku .


" Ah Sial , apa yang baru saja aku pikirkan " umpat ku kesal seakan tersadar sesuatu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Waktu pun berjalan begitu cepat , ku lirik jam yang ada dipergelangan tangan ku . sebentar lagi jam kantor pun akan segera berakhir , aku segera memasang kembali jas yang aku lepaskan dan meninggalkan ruangan tersebut .


Aku pun menatap wanita itu dengan tatapan datar lalu membuka pintu ruangan ku lebar-lebar untuk mempersilahkan wanita itu masuk .


Aku menatap kearah sekitar dan mencari keberadaan Cecilia yang seharusnya berjaga didepan pintu ruangan ku namun aku tak melihat keberadaan wanita itu .


Aku pun berjalan menuju sofa dan menghempaskan tubuhku di sofa empuk yang ada di ruangan ku . sedangkan Cindy , wanita itu hanya berdiri dihadapan ku seraya menatap kearah ku .


" Ada apa ? " tanyaku memecahkan keheningan


" Hari ini Rain pulang bersama mu , aku ada sedikit pekerjaan yang harus di kerjakan hari ini " ucapnya tenang hingga membuat aku menaikkan sebelah alis ku seraya terus menatap kearah wanita itu


" Pekerjaan ? Bilang saja kau ingin berpacaran dengan pria itu , Cindy " Ucapku tak suka dalam hati


" Kau lembur dengan siap — . Akh , sudahlah . kalau begitu aku akan menjemput Rain sekarang " Ucapku seraya berdiri dan meninggalkan Cindy yang mengekori ku dari belakang


Aku pun berjalan menuju lift bersama dengan Cindy yang ada di belakang ku . Wanita itu hanya mengekori ku bahkan berdiri di belakang ku saat kami sudah berada di dalam lift .


" Kau akan pulang jam berapa ? " tanyaku setelah menekan tombol lift di mana Cindy akan turun terlebih dulu


" Hah ? " Ucapnya sedikit terkejut


" Sudahlah , lupakan " ucapku dan tak berapa lama pintu lift pun terbuka


Cindy pun keluar dari kotak besi tersebut dan tanpa repot-repot mengucapkan salam atau sekedar berbasa-basi pada ku , wanita itu langsung keluar meninggalkan aku yang masih berdiri di dalam lift tersebut .

__ADS_1


Aku terus menatap punggung wanita itu yang kini terlihat semakin mengecil bersamaan dengan pintu lift yang kembali tertutup .


" Tidak bisakah dia berjalan dengan mengangkat kepala nya tinggi-tinggi ?? " Ucapku setelah pintu lift benar-benar tertutup


Tak berapa lama Pintu lift pun kembali terbuka dan aku segera menuju tempat dimana Rain berada . kulihat Rain sudah menunggu dengan menduduki tubuh kecilnya di bangku panjang yang memang disediakan oleh Daycare tersebut .


" Hallo , jagoan " sapa ku saat tiba didekat anak itu seraya melambaikan tanganku didepan wajah nya hingga membuat Rain tersenyum lebar lalu meloncat dari duduk nya.


" Om yang jemput Rain ya ? " tanya nya dengan wajah riang dan aku pun tersenyum lebar sambil menganggukkan pelan kepalaku


" Mommy hari ini tidak bisa menjemput Rain , Dia sedang ada pekerjaan kata nya " ucapku menjelekkan dan anak itu pun mengangguk paham


Aku dan Rain pun jalan beriringan dengan tangan mungil Rain yang kini menggenggam telapak tanganku.


" Om Rain lapar " ucapnya dengan wajah menggemaskan


" Oke , kita cari makan dulu ya " ucapku sambil tersenyum lembut seraya mengambil tubuh kecil Rain untuk ku gendong


Aku dan Rain pun memasuki Lift yang terlihat agak sesak karena sekarang memang sudah waktu nya jam pulang kerja dan beberapa orang akan berpindah Shift .


Seketika banyak orang yang melihat kearah ku dan Rain penuh minat hingga membuat Rain mendekatkan wajahnya ke arah ku dan berbisik pelan di telinga ku .


" Om kok mereka liatin kita terus sih " ucap Rain berbisik ditelinga ku hingga membuat aku terkekeh pelan lalu mengacak rambut nya dengan gemas.


" Emang bener ya kata Mommy , Rain ini ganteng maka nya mereka liatin Rain terus. Tapi Rain kan malu Om kalo di lihatin terus " Bisiknya lagi mengeluh hingga membuat aku tak bisa lagi menahan tawaku


Saat itu tawa ku pun pecah dan itu benar-benar mengundang perhatian mereka yang ada di dalam lift tersebut .


" Iya , Rain ganteng " Ucapku seraya menatap lucu kearah anak itu


Tak berapa lama pintu lift pun terbuka dan aku segera keluar terlebih dahulu tanpa menghiraukan tatapan mereka yang ada di belakangku.


" Rain , mau makan apa ? " tanya ku sebelum melajukan mobilku


" Apa aja deh Om , soalnya Rain lapar banget " ucapnya pasrah dan aku pun tersenyum lucu


Aku pun melajukan mobilku menerobos jalanan yang memang sedikit agak padat , aku berniat mengajak Rain makan di Restoran ayam favorit ku sejak kecil.


Kudengar Rain bersenandung kecil seraya melihat keluar jendela sesekali dia akan mengumpulkan gempulan asap di kaca mobil lalu mencoret-coret nya dengan jari kecilnya .


Aku hanya tersenyum kecil saat melihat ulah anak itu , setelah beberapa menit berkendaraan akhirnya kami pun sampai di restoran yang kusebutkan tadi ,


Aku dan Rain pun jalan beriringan menuju pintu masuk restoran tersebut , Segera kucari tempat yang kosong dan mendudukkan Rain di sana .


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2