
...MASIH POV CINDY......
.......
.......
.......
Saat ini aku dan Renal tengah menunggu kedatangan Rain dan kedua orang tua Renal , aku dan Renal berdiri dipembatas merah yang disediakan oleh pihak bandara , kini mataku terus melihat kearah depan sementara Renal berada disampingku seraya merangkul pinggang ku dengan lembut .
" Apa Rain masih lama tiba nya , Renal ? " Tanyaku seraya menatap kearah Renal
" Sebentar lagi , sayang " ucap Renal seadanya hingga membuat aku mencibirkan bibirku karna kesal dengan jawaban pria itu yang sejak tadi selalu mengucapkan hal yang sama seperti itu
' Cup '
Sekilas kurasakan kecupan singkat pada bibirku dan aku pun terus menatap Renal dengan tatapan kesal , seharusnya dia tau situasi karna saat ini kami tenang berada di luar dan beberapa orang tengah menatap kami penuh minat.
" Kenapa ? " Tanyanya pelan dengan ekspresi wajah tanpa dosa
" Memalukan " ucapku singkat
" Siapa bilang ? , Kau itu calon istriku sayang , jadi itu wajar " ucapnya santai sementara aku hanya melotot kesal kearahnya seraya menggelengkan kepalaku seolah tak mengerti dengan tingkah pria itu
Jika Renal berbicara dengan bawahannya dia akan memakai sifat pemarahnya dan juga sifat kesempurnaannya , Entah apa pendapat para anak buahnya jika suatu saat melihat sikap BOSS mereka yang ternyata lebih terlihat seperti anak kecil dengan sifat manja nya yang tidak bisa dikontrol .
" Itu Rain " ucap Renal seketika hingga membuat aku segera memutuskan pandangan kami dan memutar tubuhku untuk melihat kearah dimana tangan Renal menunjuk
Seketika kulihat seorang anak kecil yang tengah berlari ke arahku dengan senyum riang nya , entah kenapa sekarang Rain terlihat lebih besar dari sebelumnya .
" Mommy , Rain kangen " ucapnya setengah berteriak dengan suara menggemaskannya seraya berlari kearah ku
Aku pun berjongkok seraya menyamai tinggi kami berdua dan seketika kurasakan pelukan erat dari tubuh kecil Rain saat anak itu sudah berada di depan ku .
aku juga sangat merindukan malaikat kecilku yang satu ini .
__ADS_1
" Kangen-kangenan nya dirumah saja " ucap Papa seketika hingga membuat aku segera melepaskan pelukan ku dan
menggandeng tangan kecil Rain untuk keluar dari bandara
Baru sebentar Rain berjalan tiba-tiba Renal segera menggendong tubuh kecil Rain kedalam pelukannya .
" Apa Rain tidak merindukan Daddy ? " tanya Renal saat Rain sudah berada dalam gendongannya
" Rain kangen Daddy juga kok " ucap Rain polos seraya mengeratkan pelukannya di leher Renal namun hanya sesaat
" Daddy , Adik Rain mana ? " Tanya Rain lagi dengan wajah polosnya seraya menatap kearah Renal
Aku yang mendengarnya pun langsung menatap kearah Renal yang dihadiahi dengan cengiran jelek di wajahnya .
" Masih dalam proses sayang " ucap Papa seketika mewakili ucapan Renal dan aku
" Proses ? , Emangnya gak bisa langsung jadi ya , kek ? " tanya Rain polos seraya menatap kearah papa yang kini berada di belakang kami
Aku hanya menulikan telingaku dengan pembicaraan mereka selanjutnya mengenai adik yang Rain inginkan , entah siapa yang meracuni otak anak ku saat ini hingga Rain menjadi seperti ini , pikirku .
Sebelum pulang ke rumah , kami menyempatkan diri untuk makan siang terlebih dahulu disebuah restoran mewah , bahkan harga salah satu menu yang dipesankan Renal untukku seharga dengan Gaji ku selama satu bulan , dan itu benar-benar membuat ku ngeri seketika .
Selesai makan kami pun segera mengantar Papa dan Mama kerumahnya dan setelah itu barulah kami pulang ke Apartemen kami sendiri setelah waktu sudah menunjukkan malam hari .
Bahkan saat ini Rain sendiri sudah tertidur lelap di pangkuan ku , setelah sampai di basement Renal pun segera keluar dari dalam mobil untuk mengambil tubuh Rain dari pangkuan ku .
Kami pun jalan beriringan menuju Apartemen dan membaringkan tubuh mungil Rain di ranjang setelah tiba di apartemen kami .
" Selamat tidur jagoan Daddy " ucap Renal pelan seraya mengecup singkat kening Rain
Aku pun segera keluar dari kamar Rain setelah melepaskan sepatu dan kaos kaki yang anak itu kenakan dan tak lupa aku juga mencium seluruh wajah chubby anak itu .
" Sayang " ucap Renal manja saat kami sudah berada di kamar kami
" Aku mau " ucapnya singkat seraya memeluk tubuh ku dari belakang hingga membuat aku mengerutkan keningku tanda bingung
__ADS_1
" Kau mau apa , Renal ? " Tanyaku heran
" Susu " ucapnya pelan tepat di telingaku
" Baiklah , tunggu sini biar aku buatkan " Ucapku seketika dan hendak meninggalkan pria itu namun Renal semakin mengeratkan pelukannya hingga membuat aku merasa bingung dengan sikap pria itu
" Bukan susu itu sayang , tapi ini " ucap Renal memberitahukan nya padaku seraya memainkan tangan nakal nya untuk menyentuh salah satu gunung kembar ku dan menyentuh benjolan yang ada di sana
" Renal " panggil ku pelan
Dan seketika tidak lagi kurasakan kakiku yang mengginjak ke lantai karna Renal kini sudah mengendong tubuh ku menuju ranjang .
Renal menghempaskan tubuhku dengan sangat lembut di ranjang king size milik kami dan seketika kurasakan kecupan-kecupan lembut di wajahku serta l*ma*an lembut pada bibirku hingga membuat aku mengeluarkan suara aneh dari mulutku saat tangan nakal Renal tidak tinggal diam di tubuhku .
" Em...Renal " panggil ku dengan suara terbata-bata saat ciuman pria itu pindah pada pucuk leherku
Renal terus menjelajahi leherku dan meninggalkan tanda kepemilikan nya di sana seraya memasukan salah satu tangannya kedalam baju ku dan memainkan nya di sana hingga membuat aku terus-menerus mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutku
Renal menatap kearah ku yang saat ini sudah terlihat pasrah di bawah sana , kulihat pria itu tersenyum lembut dan mengangkat baju yang aku kenakan tanpa berniat untuk membuka nya .
Renal menaikan bajuku hingga membuat gunung kembar ku kini terpampang dengan jelas di mata nya . kulihat senyum bahagiat di wajah pria itu dan dengan segera Renal pun langsung melahap salah satu gunung kembar ku dengan penuh naf*u dan tentunya dengan kelembutan juga hingga membuat aku terus mengeluarkan suara aneh ku dan memejamkan mataku seolah tengah menikmati permainan pria itu seraya menuntut untuk melakukan hal yang lebih dari ini .
" Mommy Rain mau bobo bareng sama Mommy dan Daddy " ucap Rain seketika berteriak dengan cemprengnya di luar sana seraya mengutak-atik knop pintu hingga membuat aku segera membuka kedua mataku dan refleks mendorong tubuh Renal hingga membuat pria itu terjatuh dan mengaduh kesakitan
Aku pun langsung membenarkan posisi bajuku dan melihat kearah pintu yang kini sudah terbuka dan menampilkan tubuh kecil Rain yang tengah berjalan kearah kami seraya membawa bantal guling di tangannya dan mengucak-ucak matanya yang masih terlihat mengantuk , sementara Renal baru saja berdiri dari posisi jatuhnya seraya memasang wajah bad mood nya karna kami memang tengah tanggung saat itu .
" Rain mengganggu Daddy ! " Ucap Renal dengan suara pelan seraya berjalan kearah pintu untuk menutupnya kembali dengan memegangi pantat nya yang mungkin agak sedikit sakit karena ulah ku tadi
Renal pun membalikkan tubuhnya dan berjalan kembali namun tidak kearah ranjang , Kulihat pria itu berjalan kearah kamar mandi dan tanpa bertanya pun aku tau apa yang akan pria itu lakukan di sana .
Aku hanya terdiam seraya menatap kearah Renal yang hendak masuk kedalam kamar mandi dan kulihat Pria itu sempat tersenyum lembut kearahku yang tengah menidurkan Rain di ranjang sebelum menutup pintu kamar mandi dengan rapat .
Aku terus menepuk-nepuk pelan punggung Rain agar anak itu kembali tertidur dan tak berapa lama aku pun mendengar suara-suara aneh dari arah kamar mandi walaupun itu terdengar pelan namun aku tau siapa pemilik suara itu.
Aku pun mencoba untuk memejamkan mataku seraya memeluk tubuh kecil Rain dan mencoba untuk menghilangkan nafsu dalam diriku saat ini namun tak berapa lama saat aku sudah sedikit terlelap tiba-tiba sayup-sayup ku dengar suara bisikan dekat telinga ku .
__ADS_1
" Thanks you Honey , I love you so much " Ucapnya berbisik pelan di telinga ku seraya mengecup keningku dengan lembut