
MASIH POV RENAL....
.
.
.
Kini aku tengah berada di salah rumah sakit yang letaknya tak jauh dari Apartemen ku , aku menjambak kuat rambutku seolah tengah menghilangkan sakit di kepalaku.
" sialan !! " Umpat ku kesal seraya berdiri dari duduk ku dan masuk kedalam ruangan dimana Ella berada
" Say— "
" Anak siapa itu ? " Tanya ku langsung saat tiba didalam memotong ucapan wanita itu , namun dengan seketika Ella mengalihkan pandangannya nya dariku
" Dia anak mu , Renal " sahutnya tanpa menatap kearah ku
Aku pun langsung mendekat kearah Ella seraya menarik dagu wanita itu dengan kasar agar matanya menatap mataku .
" Kau akan menjadi ayah dari Anak ki— "
" Bohong . Dia bukan Anakku " ucapku cepat memotong ucapan wanita itu
" Aku tidak bohong Renal , Kita sering melakukan itu , apa kau tid— "
" Apa kau yakin , hm ? . Kau pikir hanya aku yang berhubungan dengan Mu ? " Ucapku terus menyangkal
" Aku minta kau bertanggung jawab atas anak ini , dia darah dagingmu , brengsek ! . Aku tidak mau tau kau segera menikahi ku !! " Ucapnya lantang dan penuh keyakinan tepat di depan wajahku
Aku memejamkan mataku seolah memenangkan pikiran ku dan tanpa berucap apapun pada wanita itu aku pun segera meninggalkan Ella sendirian di ruangan tersebut .
__ADS_1
" Tidak , bukan aku yang menghamili Ella , **** ! " Umpat ku kesal seraya memukul setir mobilku dengan kuat
Setelah merasa tenang aku pun kembali menuju apartemenku untuk menemui Rain dan Cindy di sana .
Sesampainya diapartemen , aku segera membuka pintu dan mendapati Cindy yang tengah menarik koper nya seraya menuntut tangan mungil Rain .
" Rain " panggilku pelan seraya berjongkok dihadapan anak itu
Saat aku hendak mengelus kepala Rain lagi-lagi anak itu akan menepisnya dengan kuat , hingga membuat hatiku terasa teriris saat mendapati perlakuan anakku saat ini
" Sayang , ini.. ini Daddy " ucapku lirih seraya terus berusaha untuk mengelus kepala Rain
" Rain ga punya Daddy !! " Teriaknya marah hingga membuat hatiku terasa sakit saat mendengarnya
" Rain " panggil Cindy mengintrupsi dengan suara sedikit membentak hingga membuat aku menatap lirih kearah wanita itu
Cindy yang semulanya berdiri pun kini ikut berjongkok untuk menyamakan tinggi anak itu .
" Enggak , Daddy Rain udah enggak ada " ucap anak itu pelan hingga membuat jantungku meringis kesakitan
Aku hanya terdiam seraya menatap Rain dengan tatapan senduku sambil menahan sakit pada dada ku saat ini .
" Sayang , maafin Mommy ya . Mommy udah bohong soal Daddy Rain yang udah ga ada , Daddy Rain sekarang disini sama kita " ucap Cindy menjelaskan
" Rain ga punya Daddy , Rain ga punya Daddy , Mommy bilang Daddy udah— "
" Rain !! " Bentak Cindy seketika hingga membuat anak itu berhenti berteriak namun masih terisak karna tangisnya
" Mommy gak pernah ngajarin Rain kaya gini , Apa ini yang dinamakan anak baik ? . Rain dulu mau punya Daddy sekarang Tuhan balikin Daddy Rain tapi kenapa Rain malah nolak . Rain gak boleh gitu sama Daddy , Daddy itu sayang sama Rain " ucap Cindy panjang lebar seraya mengelus pipi Rain dengan lembut dan menghapus air mata anak itu
" Tapi Daddy ninggalin kita , Mom .. Daddy jahat . Rain ga mau punya Daddy ! " Ucapnya sedikit berteriak dengan suara bindengnya
__ADS_1
Rain pun segera berlari keluar Apartemen hingga membuat pintu terkunci otomatis dan membuat Rain hanya berdiri di luar sana sambil terisak menangis .
" Kita pergi dari sini Mommy , Rain mau tinggal di rumah Nenek , Rain gak mau ketemu Daddy . Rain benci Daddy " teriak nya kencang sambil terisak
Aku pun berdiri dan hendak menghampiri Rain namun tiba-tiba Cindy menahanku dan menatap datar kearah ku .
" Kau dengar sendiri , Renal ?. Jadi bisakah kau melepaskan kami berdua " ucap Cindy hingga membuat aku menggeleng pelan.
" Aku butuh Rain " — dan aku juga membutuhkan mu , Cindy — Ucapku lirih dan menyambung kata terakir di dalam hatiku
" Jangan tinggalkan aku , Cindy . Kali ini jangan tinggalkan aku , tetaplah disini " ucapku lagi seraya terduduk dan memegangi kedua kaki wanita itu
" Kumohon Cindy , tetaplah disini " ucapku lagi memohon dengan suara lirih
Aku tak perduli dengan keadaan ku saat ini yang aku perduli hanyalah Cindy dan Rain , aku tidak ingin mereka pergi lagi dari hidup ku.
" Renal " panggil Cindy namun aku tetep tak bergeming aku hanya terdiam seraya menundukkan kepalaku dan memeluk kedua kaki wanita itu
" Aku akan membawa Rain sebentar , kau bisa menemuinya kapan saja . Tapi untuk tetap berada disisimu aku tidak bisa , kami tidak bisa Renal . tetaplah seperti ini , kau bisa menjadi Ayah yang baik Untuk Rain tanpa harus memaksa kami untuk tetap berada di sisimu , jadilah Renal yang dulu " ucap Cindy panjang lebar seraya menarik tubuhku untuk bangkit
Aku menatap sendu kearah wanita itu dan kulihat Cindy tersenyum simpul kearahku seolah menguatkan ku dan berlalu meninggalkan ku menuju pintu yang kini masih tertutup rapat.
" Ulang tahun Rain , passwordnya ulang tahun Rain " ucapku memberitahu nya
Kudengar bunyi tombol yang ditekan dan pintu pun terbuka seketika , aku hanya menatap lirih punggung mereka yang menghilang dibalik pintu bahkan Rain sama sekali tidak melihat kearah ku .
.
.
.
__ADS_1