Pria Brengsek Milik Cindy Milen

Pria Brengsek Milik Cindy Milen
Kembali Menjadi Miliku..


__ADS_3

POV RENAL....


.


.


.


Kini Cindy terdiam kaku sementara aku semakin menikmati permainan ku di belakang nya , aku pun membalikkan tubuh wanita itu agar menatap kearah ku .


Kulihat Cindy masih terdiam namun aku semakin menikmati pemandangan yang ada didepan ku saat ini , wajah dan mata nya benar-benar indah menurut ku .


Seketika Cindy mendorong ku namun aku segera mencekal kedua tangan wanita itu hingga membuat Cindy terus meron namun aku terus menahan tangan wanita itu .


" Kau benar-benar keras kepala saat ini Cindy , tidak selembut dulu " ucapku berbisik di telinga Cindy dengan suara yang sedikit sensual


" Semua sudah berubah " ucapnya lantang dan datar hingga membuat aku tertawa pelan saat melihat keberanian yang ia miliki saat ini


" Tidak ada yang berubah Cindy , bahkan tubuh mu masih merindukan sentuhan pemiliknya yang asli " Ucapku masih terus berbisik di telinga nya dengan suara yang sama


Aku pun meraih tubuh Cindy dan membawa nya menuju ranjang lalu menghempaskan tubuh wanita itu disana , kulihat Cindy hendak berdiri namun aku segera menghimpit tubuhnya dengan tubuhku sendiri.


Kulihat Cindy yang kini berada di bawahku hingga membuat aku hampir kehilangan kendali saat ini .


" Kau brengs*k " ucapnya pelan hingga membuat aku tersenyum simpul


" Terima kasih atas pujian mu " ucapku pelan sambil tersenyum simpul


Aku terus menatap kearah Cindy hingga membuat aku merasa tidak tahan dan tanpa meminta izin pada wanita itu aku pun langsung mencium bibir Cindy bahkan sampai melum*tanya dengan lembut namun Cindy tak kunjung membalasnya hingga membuat aku melepaskan tautan bibir kami , aku pun kembali menatap Cindy yang kini menatap datar kearah ku .

__ADS_1


" kau benar-benar bukan Cindy ku yang dulu " Ucapku seraya menatap kearah wanita itu


" Dia sudah tidak ada " ucap Cindy datar


" Tidak , dia hanya bersembunyi menjadi sosok yang kuat saat ini " ucapku jujur


Aku pun turun dari atas tubuh Cindy dan berjalan mengambil pakaian ku yang belum aku kenakan , aku melepaskan handukku tanpa perduli dengan adanya orang lain di kamar tersebut , toh Cindy juga sudah pernah melihat tubuh telanjang ku sebelumnya .


Selesai berpakaian aku pun kembali berjalan kearah Cindy yang kini tengah membuang mukanya menatap kearah lain.


" Satu bulan , setelah satu bulan berlalu terserah padamu akan tetap bersama ku dengan Rain diantara kita atau pergi dengan Rain tanpa aku " ucapku setelah berada di depannya


" Sekarang kau harus tinggal bersama ku , Cindy " Sambungku seraya mengulurkan tanganku di depannya agar wanita itu bangkit dari duduknya namun Cindy tidak bereaksi sedikitpun


" Aku tidak akan tinggal bersama mu ! " Ucapnya datar mengabaikan uluran tangan ku


" Tentu , kau akan tinggal — "


Aku pun langsung menarik paksa tangan Cindy hingga membuat tubuh kami menempel satu sama lain bahkan kami bisa merasakan nafas kami yang berderu satu sama lain saat ini .


" Tentu aku bisa Cindy , kau lebih tau diriku dari pada orang lain " bisikku yakin dengan suara pelan tepat di telinganya seraya mengelus lembut pipi wanita itu dengan pipiku dan terus beralih hingga ke leher nya


Aku pun mendekatkan wajahku pada lehernya untuk membuat tanda ke pemilikkan disana , dan seketika kudengar suara des*h*n pelan yang keluar dari mulut wanita itu hingga membuat aku tersenyum senang saat mendengar nya dan aku pun mulai menarik kepalaku seraya kembali menatap kearah wanita itu .


" Mulai sekarang kau kembali menjadi milikku , Cindy " ucapku seraya menyentuh bekas hasil karya ku tadi


" Jangan menyentuhku " ucapnya jutek seraya menyingkirkan tangan ku dari lehernya


" Aku tidak yakin , karena saat ini yang aku pikirkan hanyalah pikiran kotor tentang mu " bisik ku seraya memainkan tanganku untuk masuk kedalam baju yang dikenakan wanita itu

__ADS_1


Aku pun mengelus lembut perut rata Cindy seraya merayapkan tangan ku keatas hingga aku merasakan sebuah tonjolan kecil di dalam sana .


" Aku selalu merindukan ini , Cindy " bisikku dengan suara sensual ditelinga nya


Aku pun menekan pelan p*ti*g wanita itu hingga membuat Cindy mengigit bibir bawahnya seolah tengah menahan suara aneh yang akan keluar dari mulutnya agar tidak lolos dari mulut nya .


" Tenang saja , aku pasti akan memuaskan mu Cindy , tapi tidak dihotel ini melainkan kamar ku , kamar kita nanti " ucapku hingga membuat Cindy tersadar dan segera melepaskan dirinya dari ku


" Mari kita pulang " Ucapku seraya menarik pelan tangan Cindy yang terdiam menatapku di tempat nya


Cindy pun akhirnya mengikuti langkahku hingga membuat aku dengan mudah meninggalkan ruangan tersebut walaupun Wanita itu terus mencoba untuk menarik tangannya namun aku tak kunjung melepaskan tangan wanita itu , aku berjalan menuju pintu kamar tersebut dan membuka nya dengan keycard yang ku simpan .


" kini Kau sudah menjadi milikku selama satu bulan Cindy , jadi kau harus mengikuti semua perintahku termasuk yang satu ini " bisikku seraya mengangkat sedikit tanganku yang tengah menggenggam tangan nya


Seketika kudengar suara helaan nafas yang keluar dari mulut wanita itu hingga membuat aku tersenyum simpul saat mendengar nya .


Aku berjalan menuju mobilku dan membukakan pintu untuk Cindy dan setelahnya barulah untuk diriku sendiri . sepanjang perjalanan Cindy hanya terdiam seraya terus menatap kearah luar jendela dan mengabaikan kehadiran diriku yang ada di samping nya saat ini namun aku tak perduli , dengan adanya Cindy disampaikan ku saja aku sudah merasa sangat cukup dari pada harus melihat wanita itu jauh dari pandangan ku .


Aku terus mengendarai mobilku dengan kecepatan santai dan sesekali kulirik Cindy dari ekor mataku , bahkan mata wanita itu kini sudah terpejam dan entah sejak kapan wanita itu sudah tertidur ,


Tiba-tiba tanganku terasa sangat gatal untuk menyingkirkan anak rambut yang menutupi matanya , seolah takut wanita itu akan terbangun aku pun langsung menyingkirkan nya dengan perlahan lalu kembali fokus pada jalanan yang tidak terlalu sepi.


Setelah memakan waktu 45 menit akhirnya kami pun sampai di apartemen ku , dengan perlahan aku membawa tubuh Cindy yang bahkan terasa sangat kurus digendongan ku .


Aku menggendong tubuh mungil Cindy menuju Apartemen ku , kini beberapa orang melihat kearah kami penuh minat namun aku hanya mengabaikan tatapan mereka , sampai akhirnya aku tiba dimana apartemen ku berada .


Aku pun segera membuka pintu tersebut dan membawa tubuh Cindy menuju kamar ku .


Aku melepaskan sepatu yang melekat pada kaki mungil Cindy lalu meletakkan nya ke sembarang arah dan setelahnya aku pun menidurkan diriku sendiri tepat disamping tubuh wanita itu seraya memeluk tubuh mungilnya .

__ADS_1


" Good Night , Cindy " Bisikku pelan tepat di ditelinga nya


__ADS_2