Pria Brengsek Milik Cindy Milen

Pria Brengsek Milik Cindy Milen
Memberikan Ruang ...


__ADS_3

...POV CINDY ...


.......


.......


.......


Kini Renal tengah menatap mataku dengan lembut hingga membuat degup jantungku semakin berdetak sangat kencang , dan seketika kurasakan telapak tangan Renal yang dingin menyentuh lembut punggung tel*nj*ng ku hingga membuat aku tidak bisa menahan suaraku dan mengeluarkan suara aneh yang sedikit tertahan dari mulutku .


Aku sungguh mengingat sent*han ini bahkan aku tidak bisa melupakannya dari dulu . Aku pun memejamkan mataku saat tangan Renal menyentuh perut ku


" Buka matamu , Sayang " ucap Renal dengan suara serak seraya menatap kearah ku


Dengan perlahan aku pun membuka mataku dan menatap Renal yang tersenyum lembut kearah ku namun sedetik kemudian aku juga merasakan tangan Renal yang mengelus lembut area terlarang ku hingga membuat aku harus ekstra menahan diri agar mataku tidak terpejam.


" Re—nal " panggil ku terbata-bata karna perlakuan pria itu


Saat ini semua harga diri yang kumiliki serta janji yang telah ku buat pun lenyap seketika dan pada akhirnya aku malah bertekuk lutut kembali dibawahnya seperti ini .


Kini tangan Renal semakin gencar memainkan area ku di bawah sana tanpa melepaskan kain yang masih menempel pada kulitku , pria itu menyentuhnya dengan perlahan namun pasti hingga membuat aku semakin gila saat merasakan sensasi tersebut.

__ADS_1


.


" Renal , Stop " ucapku memohon namun pria itu tak kunjung menyelesaikan aksinya


Seketika Renal menatapku dan mendekatkan wajahnya kearah wajahku dan sedetik kemudian Renal mencium bibirku dengan lembut lalu beralih menyusuri wajah dan leherku dengan bibirnya bahkan kurasakan lidah Renal menyapu seluruh kulit ku bahkan aku tidak merasa jijik sedikitpun dengan air


Sali*a yang di keluarkan pria itu .


Entah sudah ke berapa kalinya Renal memberikan tanda pada kulitku , mungkin saat ini tubuhku penuh dengan bekas kemerahan yang pria itu lakukan .


Seketika kurasakan tangan Renal yang kosong menekan benjolan pada bagian dadaku hingga membuat aku mengeluarkan suara aneh yang sangat tidak karuan .


Bahkan saat ini wajah Renal sudah bermain pada bagian dadaku dan memakan benjolan yang ada di dadaku dengan lembut dan pelan seolah di sana akan ada air yang keluar , mungkin .


Setelah beberapa menit Renal pun menghentikan aksinya dan menatap kearah ku yang saat itu juga tengah mematap kearahnya dengan tatapan memohon.


Renal pun terkekeh pelan lalu menurunkan tubuhnya dan mendekatkan wajahnya tepat di kedua kaki atas ku .


Seketika kurasakan sesuatu yang benar-benar hangat di sana hingga membuat aku benar-benar tidak bisa menahan diriku lagi untuk saat ini .


Bahkan semakin lama rasa hangat itu semakin menjadi hingga membuat aku merasakan pelepasan pertamaku di sana .

__ADS_1


Kini seluruh persendianku terasa sangat melemas bahkan nafasku sampai memburu namun semakin lama semakin teratur kembali .


" Cukup dengan permulaan ini sayang , aku ingin segera merasakan tempat hangat mu " ucap Renal dengan suara yang terdengar sensual


Entah sejak kapan kini Renal sudah melepaskan seluruh pakaian yang ia kenakan saat ini , dan sedetik kemudian kurasakan sesuatu yang tumpul memaksa masuk kedalam rongga tubuhku dengan pelan dan lembut hingga membuat aku meremas pelan seprai yang ada di ranjang , sampai akhirnya kurasakan sesuatu masuk sepenuhnya kedalam rongga tubuhku .


Renal terdiam beberapa menit seolah tengah menyesuaikan posisinya dan memberikan ruang untukku agar aku merasa sedikit rileks , wajar saja karna aku sudah lama tidak melakukan hal ini bukan .


Kulihat Renal menundukkan pandangannya seraya menatap kearah ku dan menciumi wajah ku dengan lembut .


" Percayalah padaku , Cindy " ucapnya lembut meyakinkan ku seraya menatap kearah ku


" Aku percaya , kumohon jangan tinggalkan aku lagi , Renal " ucapku pelan dan Renal pun telihat mengangguk sambil tersenyum senang


Kini Renal pun mulai mengerakkan tubuhnya hingga membuat aku mengerjap dan mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutku .


Kulihat wajah tampan Renal yang dibanjiri keringat bahkan sampai ke tubuhnya hingga membuat aku merasakan sesuatu dalam diriku saat melihat kearah nya , saat ini aku yakin bahwa aku tidak pernah tidak mencintai pria ini .


" Aku mencintaimu Renal " ucapku terbata-bata disela-sela kegiatan kami


" Aku juga mencintaimu Cindy " Ucapnya pelan seraya menatap berolahraga di sana

__ADS_1


__ADS_2