Pria Brengsek Milik Cindy Milen

Pria Brengsek Milik Cindy Milen
Keberangkatan ....


__ADS_3

...MASIH POV CINDY......


.......


.......


.......


" Apa kau yakin sayang , itu sudah semuanya ? " Tanya Renal untuk yang kesekian kalinya saat aku sudah menyusun lengkap koper miliknya dan memasukkan beberapa pakaian yang akan pria itu kenakan di sana , termasuk juga dengan dasi dan pakaian dalamnya.


" Memangnya Daddy mau berangkat kemana ? " Tanya Rain dengan wajah polosnya


" Miami sayang " sahut Renal seraya menatap kearah Rain yang saat ini berada dalam gendongan nya


" Terus Rain dan Mommy ikut Daddy juga kan ? " Tanya Rain seketika


Aku hanya terdiam seraya berjalan di belakang tubuh Renal seraya membawa tas milik ku dan juga memegangi jas yang akan pria itu kenakan nanti . Sedangkan Renal saat ini tengah menggendong tubuh Rain seraya membawa koper yang ada di tangan satunya .


" Tidak sayang , Rain sama Mommy akan pergi ketempat kakek dan nenek " ucap Renal menjelaskan


" Tapi Rain mau ikut Daddy , Rain kan masih kangen sama Daddy " ucap Rain manja seraya mengeratkan pelukannya pada Renal dan menaruh kepalanya di bahu lebar milik pria itu


Sesampainya di lantai bawah Renal masih menggendong tubuh Rain seraya meletakkan koper yang pria itu bawa tanpa berniat untuk menurunkan tubuh kecil Rain , pria itu malah terus menepuk-nepuk punggung Rain dengan lembut seolah tengah menenangkan anak itu .


" Rain , Daddy itu mau kerja sayang bukan mau liburan " ucapku seketika dan kulihat ekspresi wajah Rain yang telah berubah sedih dan cemberut bahkan kini matanya sudah terlihat berkaca-kaca dan hendak menangis , entah kenapa belakang ini anak itu menjadi manja sekali dengan Renal .

__ADS_1


" Jagoan gak boleh nangis , kalo Rain nangis siapa yang jagain Mommy untuk Deddy ? " ucap Renal lembut seraya menepuk-nepuk punggung Rain agar anak itu merasa agak tenang


Kulihat Rain pun mengusap air matanya lalu menatap kearah Renal yang tengah menatap kearahnya .


" Maafin Rain yang cengeng Daddy , Rain bakal jagain Mommy selama Daddy pergi " ucap Rain hingga membuat Renal tersenyum lebar seraya mencium wajah anak itu


Aku pun hanya menggelengkan pelan kepalaku saat melihat sikap dramatis ayah dan anak itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Kau yakin sayang tidak mau aku antar sampai ketempat Papa dan Mamamu langsung ? " Tanya Renal untuk yang kesekian kalinya saat kami berada didalam mobil dan jelas saja aku menolaknya karena pria itu akan berangkat dipenerbangan pukul 8 malam dan aku tidak seegois itu


" Tidak Renal " Ucapku lagi dan lagi hingga akhirnya kudengar suara hembusan pelan dari mulut pria itu dan hal itu membuat aku tersenyum kecil


" Setelah sampai segeralah untuk menghubungi ku dan jika terjadi sesuatu juga harus segera untuk menghubungi ku dan pakailah kartu dan juga uang yang sudah aku berikan untuk kebutuhan kalian dan orang tua mu di sana , satu hal lagi jangan lupa untuk gunakan pakaian tebal karna kurasa akan turun hujan nanti " ucap Renal panjang lebar mengingatkan ku dan aku hanya mengangguk paham sambil tersenyum saat mendengar semua ucapan pria itu


Kami pun saling berpelukan sebentar lalu melambaikan tangan satu sama lain sampai akhirnya Renal kembali masuk kedalam mobilnya . sedangkan aku dan Rain , kami pun berjalan menuruni anak tangga untuk menaiki kereta bawah tanah di sana .


" Rain kangen Kakek dan Nenek " ucap Rain dengan sangat riangnya seraya menggenggam tangan besar ku


" Iya sayang , ini kita mau pulang kesana " Ucapku sambil tersenyum lembut


" Rain juga kangen nenek Wilson dan juga nenek Margaretha " ucapnya lagi dan aku hanya tersenyum lembut kearah anak itu


Aku pun segera membeli tiket dan menunggu dikursi yang sudah disediakan oleh pihak stasiun . Sepanjang menunggu Rain terus menceritakan pengalaman nya saat pergi ke Spanyol tempo lalu dan pertemuanya dengan Nenek buyut Renal .

__ADS_1


" Terus ya Mom , teman Rain disana tuh banyak banget walaupun Rain gak ngerti mereka itu ngomong apa tapi kita tetap main loh Mom , terus Morata temen Rain itu punya Anjing yang besaaar banget . nanti kita juga melihara Anjing ya Mom , yayayaya " ucap Rain yang terlihat antusias dengan ceritanya bahkan anak itu sampai menggerakkan tangannya untuk menirukan besar yang di maksud


" Iya kapan-kapan ya sayang , nanti kita izin sama Daddy dulu , oke " Ucapku dan Rain pun mengangguk senang lalu kembali bercerita panjang lebar


Saat Rain tengah bercerita panjang lebar tiba-tiba kudengar suara pemberitahuan dari Speaker yang ada di stasiun tersebut .


...' Pemberitahuan untuk kereta api dengan keberangkatan pukul 7 malam di tunda sampai besok pagi , karena kereta api kami sedang mengalami kerusakan , Mohon maaf atas ketidak nyamanan yang telah kami berikan , untuk uang ganti rugi bisa diambil di bagian loket terima kasih '...


Aku pun menghembuskan nafas ku dengan kasar dan selain itu ada hal yang lebih buruk dari ini , karna saat ini diluar sedang hujan lebat dan itu sangat sulit untuk mencari taxi yang lewat , tidak mungkin jika kami harus tidur di stasiun , bukan .


" Kenapa Mom ? " tanya Rain seraya menatap kearah ku


" Besok pagi kita baru berangkat sayang " ucapku hingga membuat wajah Rain terlihat kecewa


" Yahh , terus gimana Mom ? " Tanyanya


" Kita tunggu hujan reda ya dan pulang dulu ke apartemen lalu kita kembali lagi besok " Ucapku menjelaskan dan Rain pun hanya mengangguk pelan


" Mommy telpon Daddy aja " ucapnya polos dan tentu saja langsung aku tolak karna bisa saja Renal membatalkan penerbangannya dan segera memutar balikkan mobilnya kearah kami


Aku tau betul bahwa pria itu akan sangat khawatir dan panikan saat mendengar keadaan kami karna sikap Renal sangat berlebihan sekarang .


" Tidak sayang , saat ini Daddy pasti sedang sibuk " ucapku menjelaskannya pada Rain


" Kalo begitu biarkan aku saja yang mengantar kalian " ucap seseorang yang ada di belakangku hingga membuat aku langsung menolehkan kepalaku untuk melihat sosok tersebut

__ADS_1


__ADS_2