Pria Brengsek Milik Cindy Milen

Pria Brengsek Milik Cindy Milen
Janji...


__ADS_3

...MASIH POV RENAL ......


.......


.......


.......


" Apa Rain akan baik-baik saja , Renal ? " Tanya Cindy untuk yang kesekian kali nya padaku saat mobil yang dikendarai Mama dan Papa sudah meninggalkan Basement gedung apartemen kami


" Tentu saja , mereka akan menjaga cucu mereka satu-satunya dengan baik , Cindy " ucapku menenangkan wanita itu lagi dan lagi


Aku selalu menjawab pertanyaan yang sama saat Cindy menanyakan hal yang sama berulang kali pada ku , bahkan Cindy sempat memeluk tubuh Rain dengan sangat eratnya saat Rain hendak memasuki mobil Papa tadi .


Ayolah , mereka akan bertemu kembali dalam satu minggu kemudian . walaupun aku sedih tapi tetap saja ada dampak positif dari sana , bukan .


" Tapi Re - "


" Tidak ada tapi tapian , Cindy . sekarang mandilah aku ingin berkencan denganmu malam ini " ucapku berbisik pelan ditelinga Cindy saat kami sudah kembali berada di apartemen


Seketika Cindy mendorong tubuhku untuk menjauh dari nya hingga membuat aku terkekeh lucu saat melihat ekspresi malu dari wanita itu .


Cindy pun langsung berjalan meninggalkan ku dan langsung masuk kedalam Kamar Rain , aku pun tersenyum lebar saat melihat tingkah wanita itu dan berjalan menuju kamarku untuk membersihkan tubuhku juga .


Setelah membersihkan tubuhku dengan waktu yang cukup lama , aku pun langsung mengenakan pakaian santai ku dan berjalan menuju kamar Rain untuk bertemu deng Cindy setelah menyelesaikan semuanya .


Aku pun membuka pintu kamar Rain namun aku tidak menemukan siapapun di sana , kurasa Cindy belum selesai dengan mandinya karena aku mendengar suara keran yang diputar dan tak berapa lama pintu kamar mandi pun terbuka .


Seketika aku menahan nafasku saat melihat Cindy yang hanya berlilitkan handuk yang menutupi dadanya bahkan rambut basahnya ia biarkan tergerai begitu saja hingga membuat wanita itu terlihat sangat seksi di mataku.


Tiba-tiba nafasku menjadi tak beraturan saat ini bahkan detakan jantungku kini kian meningkat , sementara Cindy sendiri , wanita itu hanya terdiam kaget .


Saat Cindy hendak kembali masuk kedalam kamar mandi tiba-tiba aku langsung menarik kembali pintu kamar mandi itu untuk menutupnya dan membuat tubuh Cindy yang sedikit menyender disana tertarik kedepan seraya mengarah padaku .


" Apa kau sedang mengetes ku , hm ? " Tanyaku dengan suara serak


Sial . tinggal berdua dengan Cindy benar-benar membuatku tidak bisa menahan semua nya , bahkan pikiran ku sendiri selalu bersuara dan memberitahu ku bahwa aku bisa melakukan apapun , karena tidak ada siapapun selain kami berdua di sini . pikiran itu terus membuatku semakin bernafsu untuk melahab seseorang yang ada dihadapan ku saat ini .


Saat Cindy hendak keluar dari kurungan ku tiba-tiba aku semakin mendekatkan tubuhku pada wanita itu , hingga dada ku merasakan sesuatu dibalik handuk tersebut .

__ADS_1


" Mau apa kau ? " Tanya cindy menantang ku dengan suara takut-takut


Aku pun langsung mengambil nafasku lalu melepaskan kurunganku pada Cindy , dan meninggalkan wanita itu untuk keluar dari kamar tersebut .


" Pakailah pakaian mu Cindy . Kuberi waktu lima menit , jika lebih dari itu aku tidak perduli , aku akan masuk kedalam " Ucapku sebelum benar-benar menutup pintu kamar Rain dan Cindy


Aku pun menyenderkan tubuhku didepan pintu kamar Rain seraya membuang nafasku secara kasar , Seketika ku lihat sesuatu yang ada dibawah ku saat ini dan sialnya kenapa dia bisa bereaksi berlebihan seperti ini , pikirku .


Aku pun mengeyahkan pikiran kotor ku lalu kembali membuka pintu kamar tersebut , dan kulihat Cindy yang sudah menggenakan pakaian lengkapnya bahkan saat ini rambutnya sudah terbungkus oleh handuk .


" Ada apa ? " Tanya Cindy seraya melihat kearah ku namun aku masih terdiam dan hanya berjalan menuju ranjang lalu menjatuhi tubuhku diatas kasur besar milik Rain dan Cindy


" Tidak ada , aku hanya ingin tidur disini " sahutku seenaknya


Kulihat Cindy hanya terdiam seraya berdiri dan menatap kearah ku tanpa berniat untuk mendekat padaku , aku pun menatap kearah sisi kanan ku dan menepuk samping sisiku yang kosong , bermaksud untuk menyuruh wanita itu tidur disampingku . kurasa Cindy mengerti namun wanita itu langsung menggelengkan kepalanya tanda menolak .


" Cindy " panggil ku sedikit merengek seraya memasang ekspresi wajah memohon


" Aku tidak mau Renal " tolak Cindy seraya memutar bola matanya dengan malas


" Aku ingin memeluk mu , Cindy " Kataku pelan dengan nada suara lirih agar wanita itu merasa iba


" Buruk seperti apa ? " Tanyaku menggoda Cindy seraya terus menatap kearah wanita itu sambil tertidur dengan berbantalkan lenganku sendiri


" Memerkosa ku , mungkin " ucapnya pelan bahkan sangat pelan , mungkin bisa di katakan seperti gumaman namun telinga tajamku masih bisa untuk mendengarnya


" Apa kau tidak merindukan suara aneh ku Cindy , hm ? " Tanyaku frontal hingga membuat Cindy menutup telinganya dan menatap horor kearahku namun itu malah membuat ku tersenyum lucu


" Dasar mesum , ck " ucapnya kesal seraya terus menutup kedua telinganya


Aku pun tersenyum seraya bangkit dari tidurku lalu berjalan kearah Cindy dan melepaskan kedua tangan wanita itu dari telinganya .


Aku menatap Cindy lekat-lekat hingga pandangan kami bertemu satu sama lain dan tak berapa lama aku pun langsung mencium bibir merah muda Cindy dengan sangat lembut .


Cindy benar-benar berhasil membuatku tidak bisa mempertahankan nafs* ku saat ini . Dan entah kenapa wanita itu hanya terdiam saat aku mencium lembut bibirnya , Cindy bisa saja menaikkan sesuatu dalam tubuhku saat ini . Ck ,ini benar-benar buruk .


Namun di sisi lain aku tidak ingin menghentikan aksiku ini , di tambah saat aku mendengar suara halus yang keluar dari mulut Cindy saat aku menggigit pelan bibir Cindy dan memasuki lidahku kedalam rongga mulutnya .


Aku pun melepaskan ciuman panas kami setelah kurasakan nafas Cindy yang akan hampir habis karna ulahku .

__ADS_1


" Aku merindukan suara aneh mu , Cindy " Bisikku pelan dengan suara menggoda seraya mengelap bibir Cindy yang basah karna ulahku


Cindy hanya terdiam membeku seraya terus menatap kearah ku dan aku pun langsung mencium dagu Cindy dengan lembut dan kembali menatap kearah matanya .


" Ja-ngan lakukan ini , Renal " ucap Cindy dengan suara serak dan pelannya


Sungguh aku merutuki diriku dalam hati saat mendengar suara Cindy yang seperti ini , dengan pelan aku pun membawa tubuh Cindy kedalam gendonganku dan menjatuhkan nya tepat ditempat tidur .


" Maaf Sayang , aku tidak bisa menahan nya " ucapku pelan seraya menindih tubuh wanita itu


Cindy pun terus meronta sampai aku hampir tidak bisa untuk menahan nya , namun aku langsung kembali menatap kearah mata Cindy dan menatap nya dengan lembut tepat dimanik matanya .


" Aku janji tidak akan meninggalkan mu lagi kali ini , Cindy . Izinkan aku merasakanmu lagi , Cindy " Ucapku lirih dengan suara pelan seraya terus menatap kearah wanita itu


Kulihat Cindy yang hanya terdiam seraya mengigit bibir bawah nya hingga membuat aku merasa sangat tidak tahan , aku pun kembali mencium bibir Cindy bahkan sampai mel*m*tnya dengan pelan dan kembali melepaskan panggutan kami lalu aku kembali menatap kearah wanita itu .


" Cindy , bolehkah aku merasakan mu lagi ? " Tanyaku lagi dengan ekspresi wajah yang sangat sendu agar wanita itu merasa iba saat melihat ekspresi wajahku


Sejujurnya tangan ku sudah sangat gatal dan ingin sekali membuka baju yang saat ini Cindy kenakan namun sebisa mungkin aku menahan nya , karna aku tidak ingin membuat wanita itu takut .


Seketika kulihat anggukan pelan dari kepala Cindy yang menandakan bahwa wanita itu setuju . aku pun tersenyum senang saat mendapatkan persetujuan dari wanita itu , tanpa berlama-lama aku pun segera melepaskan pakaian yang Cindy kenakan dan dalam beberapa detik kini aku sudah melihat tubuh putih Cindy yang hanya mengenakan pakaian dalam saja di sana .


Seketika mataku tertuju pada jahitan bekas operasi yang Cindy lakukan tempo lalu untuk mengeluarkan Rain dari sana ,


Aku pun menyentuh bekas jahitan tersebut hingga membuat Cindy mengeluarkan suara erangan pelan hingga membuat aku kembali menatap kearahnya dan tersenyum lembut seraya mendekatkan wajahku di telinga wanita itu .


" Terimakasih Cindy karna kau sudah bersedia melahirkan Rain kedunia ini , kau mempertaruhkan segalanya untuk mengeluarkan Rain dari perut mu , dan kali ini aku akan menitipkan kembali malaikat kecil diperut mu , izinkan aku


Cindy untuk mengisinya kembali "


Ucapku pelan tepat ditelinga Cindy dan aku pun kembali menatap kearah Cindy yang kini tengah menatap kearah ku


" K—kau berjanji tidak akan meninggalkan ku lagi kan setelah ini ? " Ucapnya pelan dengan suara takut-takut


" Aku berjanji sayang , aku tidak akan meninggalkan mu lagi walau apapun yang terjadi . jadi biarkan aku mengisi perut mu kembali dengan malaikat kecil yang lucu disana " Ucapku lembut membujuk Cindy


***NB : MOHON DUKUNGAN YA PARA PEMBACAAN SEKALIAN YANG BERHATI BAIK DAN BUDIMAN 😇


KARNA SAAT INI AUTHOR BENAR-BENAR LAGI NGERASA DOWN BANGET SANA DUNIA NYATA .

__ADS_1


AUTHOR BENAR-BENAR LELAH BANGET SUMPAH 🥴***


__ADS_2