Pria Brengsek Milik Cindy Milen

Pria Brengsek Milik Cindy Milen
Berjuang Bersama...


__ADS_3

...POV CINDY......


.......


.......


.......


Saat ini Papa sudah meninggalkan aku dan Renal berdua untuk menyelesaikan pembicaraan kami atau lebih tepatnya yang Papa inginkan adalah penyelesaian hubungan kami .


Kini Rain sudah dibawa masuk kedalam kamar oleh Mama walaupun sempat ada penolakan dari anak itu karena Rain tetap ingin bertemu dengan Daddy nya dan hal itu membuat dadaku benar-benar sakit .


Kini hal yang paling tidak aku inginkan pun terjadi bahkan Rain melihat dengan mata kepalanya saat Papa yang marah dan juga Renal yang tidak berdaya .


" Cindy " Panggil Renal yang ada di depanku hingga membuat aku menatap kearah pria itu


Entah sejak kapan Renal sudah berdiri dari duduknya dan seketika kurasakan sapuan pelan di poni dan wajah ku hingga membuat aku terus menatap sendu kearah pria itu .


" Mari kita bicara diluar ? " ucapku pelan dan Renal pun tersenyum kecil


Kulihat Renal yang sedikit meringis namun pria itu langsung menutupi nya dengan rsenyum kecilnya seolah dia tengah baik-baik saja , Aku tidka tau Papa masih mempunyai kekuatan besar dalam tubuh tua nya itu .


Sampainya kami diteras rumah , aku pun segera mendudukkan diriku disalah satu kursi panjang yang ada disana dan di ikutin dengan Renal yang duduk di sampingku , kuliah wajah Renal yang yang sedikit terkoyak di bagian bibirnya dan kurasa itu akan membiru besok .


" Apa kau baik-baik saja Renal ? " Tanyaku seraya menatap khawatir kearah pria itu


" Aku tidak apa-apa sayang , ini hanya luka kecil " sahutnya seraya menatap kearah ku dan tak berapa lama Renal pun berdiri dari duduknya dan berjongkok tepat dihadapan ku dengan kedua tanganku yang diambli olehnya .


Kurasa kecupan-kecupan kecil di jariku satu persatu hingga membuat perasaan hangat lagi-lagi mengaliri dalam hatiku .


" Cindy " Panggil Renal seraya menatap sendu kearah ku


" Aku mencintaimu " Ucap nya lagi


" Ku mohon jangan tinggalkan aku karena ini , mari kita berjuang bersama , oke ? " Ucapnya lagi dan lagi seraya terus menatap sendu kearah ku hingga membuat hatiku terasa teriris dan cairan bening yang menghalangi pandangan mataku pun tiba-tiba menetes begitu saja


" Renal — " ucapku tercekat di tenggorokan

__ADS_1


" Aku mencintaimu Cindy , mencintai Kalian " ucapnya lagi seraya mengusap pelan air mataku dengan ibu jarinya


" Aku juga mencintaimu Renal , sangat " Ucapku pelan


" Tentu saja , kau harus sangat mencintaiku Cindy " Ucapnya pelan seraya menampilkan senyum kecil di. Bibirnya


" Jadi kau tidak akan menyerahkan , Renal ? . Kau tidak akan meninggalkan ku kan ? " Tanyaku seraya menatap khawatir kearah pria itu


" Tentu tidak , aku tidak akan meninggalkan mu sayang , Aku sudah memikirkan kemungkinan terburuk ini " sahutny


" Ngomong-ngomong dimana bajingan itu ? "Tanya nya lagi dengan wajah yang serius hingga membuat aku mengerutkan keningku


" Siapa ? " Tanyaku bingung


" Hugo , aku akan menghajarnya Cindy , di mana dia sekarang ? " ucapnya serius dengan experesi wajah yang jelas terlihat emosi


" Dia tidak disini Renal , dia sudah pergi " ucapku pelan


" Dimana saja dia menyentuhmu ? " Tanyanya seraya menatap seluruh wajahku dan juga seluruh tubuhku dari ujung kepala hingga kaki.


" Dimana saja dia menyentuhmu , Cindy ?. Bocah itu benar-benar tidak mengerti kata dimana kau adalah milikku , Aku berjanji akan menghancurkan si sialan itu " ucapnya tegas hingga membuat aku merasa sedikit takut


" Dia mencium ku " ucapku pelan


Seketika kulihat Renal membuat kepalan tinju pada telapak tangan nya dan rahangnya pun ikut mengeras , jelas sekali dia terlihat marah saat ini.


" Lalu ? " Tanya nya lagi


" Hanya itu , Renal " ucapku pelan


Kulihat renal memejamkan matanya sesaat lalu membukanya kembali seraya menghembuskan nafasnya seolah tengah menenangkan dirinya .


Tak berapa lama Renal pun sedikit menegakkan tubuhya yang tengah berjongkok dihadapan ku dan seketika kurasakan sapuan hangat dibibir ku hingga membuat aku memejamkan mataku seolah tengah membiarkan Renal mencium bibirku secara pelan , lembut dan penuh kehati-hatian .


" Kau milikku Cindy " ucap Renal setelah melepaskan ciuman kami seraya mengelus lembut bibir basahku karnanya


" Iya , Aku milik mu , Renal " ucap ku seraya terus menatap kearah pria itu

__ADS_1


" Kali ini aku akan berjuang untukmu dan Rain , percayalah padaku Cindy dan jangan tinggalkan aku " ucap Renal dengan suara yang terdengar memohon dan lirih


Aku pun mengangguk pelan dan sedikit memberikan senyuman seraya terus menatap kearah Renal dan kulihat Renal tampak mengambil sesuatu dari dalam sakunya dan kemudian pria itu memberikan sebuah Ponsel pada ku hingga membuat aku menatap bingung kearah pria itu .


" Pasti papa mu akan mengambil ponselmu kan ? " Tanyanya seketika


" Mungkin " sahutku singkat


" Peganglah ponselku , jangan sampai papamu tau kau memiliki ponsel itu . Aku akan menghubungi kalian berdua dan jagalah dirimu baik-baik . besok atau lusa aku akan kembali lagi " ucap Renal panjang lebar seraya menyentuh pucuk kepalaku dan mencium keningku dengan sangat lama


" Aku berjanji tidak akan melepaskan mu Cindy , sekalipun harus menentang kedua orang tuamu . aku berjanji tidak akan melepaskan mu , aku janji " ucapnya lagi tepat dihadapan ku setelah melepaskan ciuman nya dikening ku.


" Jangan hanya berjanji Renal , cukup lakukan dan buktikan saja " Ucapku pelan


" Aku akan membuktikan Cindy , Aku mencintaimu sangat-sangat mencintaimu . Jadi jagalah dirimu dan Rain dan percayalah padaku , mungkin ini saat nya aku yang berjuang untukmu " ucap Renal pelan namun terlihat keseriusan disana


Aku pun langsung memeluk tubuh Renal dengan sangat eratnya begitu pula dengan Renal , pria itu pun membalas pelukan ku tak kalah eratnya .


" Terima kasih " ucapnya lembut seraya melepaskan pelukan ku dan mencium bibirku singkat.


" Aku harus mencari tempat menginap , lebih baik kau makan malam dan jelaskan pada Rain mengenai masalah tadi , kurasa dia sangat ketakutan " ucap Renal dan aku pun mengangguk paham


" Aku akan menjelaskannya pada Rain nanti . Selamat malam Renal " ucapku dan segera masuk kedalam rumah saat Renal sudah benar-benar pergi dari hadapan ku


Setelah masuk kedalam rumah aku pun segera menuju kamarku dan melihat malaikatku yang sudah terlelap tidur . Aku pun kembali menutup pintu kamarku secara perlahan dan menuju meja makan .


Kulihat kedua orang tuaku yang masih berada disana dan terlihat mereka tengah menunggu kehadiran ku , aku pun langsung mendudukkan tubuhku tepat dihadapan Papa .


" Apa Rain sudah makan dan meminum susu nya ? " Tanyaku pelan pada mereka yang kini ada di dekatku


" Rain sudah melakukan nya " sahut Mama lembut seperti biasanya


" Jadi sejak kapan kau berhubungan dengan sibrengsek itu ? " Tanya Papa dengan sedikit meninggikan suaranya


" Pa , dia bukan si brengsek , dia ayah Rain " ucap ku tidak terima


" Tidak , dia bukan ayah Rain " ucap papa tegas

__ADS_1


__ADS_2