
Happy Reading!😊
Vira masuk ke kelasnya. Vira sebangku dengan Nathan. Awalnya Vira sebangku dengan Rendi dan Roy sebangku dengan Nathan. Namun Nathan meminta tukar posisi dengan Rendi. Jadilah Vira dengan Nathan dan Rendi dengan Roy.
Dapat dibilang Vira adalah salah satu murid pintar. Vira selalu mendapat juara 1 di kelasnya dan disusul oleh Nathan. Tapi Vira tidak bangga akan hal itu. Vira sendiri merasa cukup aneh dengan nilai yang dia dapat. Pasalnya, Vira tidak pernah belajar. Bahkan saat jam pelajaran pun, Vira sering bolos bersama teman-temannya. Saat ulangan, Vira mengisi jawaban dengan akal dan keinginan Vira. Mungkin sebagian besarnya keberuntungan bagi Vira.
Teman-teman wanita di kelas, tidak ada yang berani mendekati Vira. Bukan hanya di kelas, seluruh siswi di kelas tidak berani menjadi teman Vira. Pernah ada seorang siswi yang ingin menjadi teman Vira. Ternyata siswi itu bukan ingin berteman dengannya, tapi dia ingin mendekati salah satu teman Vira yaitu Nathan.
Siswi itu dipermalukan di depan umum oleh Vira dan teman-temannya. Dan akhirnya, sisiwi itu mengadu pada orang tuanya. Ayah siswi itu seorang pengacara terkenal. Mereka mengadukan Vira kepihak sekolah. Namun pihak sekolah tau akan status Vira. Mereka hanya memberi nasihat pada Vira. Vira menerima nasihat itu dengan baik.
Keesokan harinya, siswi itu ke luar dari sekolah, padahal masalah dengan Vira sudah selesai. Rupanya, di luar sekolah Vira menekan siswi itu. Hingga siswi itu ketakutan dan memilih ke luar dari sekolah.
Sejak saat itu, tidak ada yang ingin menjadi teman Vira. Tapi bagi Vira itu tidak masalah.
Vira sedang berbicara dengan teman-temannya. Mereka membicarakan hal yang menurut mereka lucu.
Drt,, drt,, drt,, ponsel Vira berdering menampilkan panggilan masuk yang berasal dari Mr. J.
"Bentar" ucap Vira.
Vira ke luar kelas untuk menerima telepon. Vira pergi ke atas sekolah. Di mana di sana tidak ada orang.
"Dari siapa sih?" tanya Rendi yang penasaran.
"Gak tau. Tapi yang menelepon namanya Mr. J" jawab Roy.
"Kenapa harus menghindar dari kita sih?" gumam Nathan.
"Iya" balas Rendi.
"Mungkin rahasia" ucap Roy.
Mereka kembali berbicara.
__ADS_1
Vira sengaja menjauh dari teman-temannya. Vira tidak ingin jika teman-temannya tau tentang bisinis yang dijalaninya.
Saat Vira masih kecil, dia ingin menjadi mafia. Tapi kini keinginan Vira berubah. Dia tidak ingin menjadi mafia. Vira lebih memilih menjadi psikop*t.
Apa kalian tau apa bisini yang Vira jalankan?
Vira menjadi pembun*h bayaran. Yang mana bisnisnya ini membuat Vira banyak uang. 1 kali pembun*han, Vira dapat menghasilkan 500 jt -1 m. Vira tidak sembarangan dalam memilih klien. Semua klien Vira berasal dari kelas atas, bahkan dunia. Tapi mereka tidak pernah melihat wajah asli Vira. Vira tidak membiarkan mereka melihat wajahnya. Vira pernah ke luar negeri hanya untuk membun*h 1 orang.
"Hallo" ucap Mr. J.
"Ya" balas Vira.
"Bagaimana, apa kau menerima tawaranku?" tanya Mr. J.
"..." Vira terdiam mendengar pertanyaan Mr. J.
"Kenapa kau diam? Apa kau takut?" tanya Mr. J.
"Aku tidak percaya pada orang lain. Aku hanya percaya padamu. Berapapun tarip yang kau minta, akan ku berikan. Asal kau menerima tawaranku" jawab orang itu.
Vira menyunggingkan senyum licik.
"Bagaimana kalau 15 M?" tawar Vira.
"Apa kau bercanda?" tanya Mr. J.
"Oh, ayo lah tuan,, 15 M tidak ada apa-apanya untuk mu. Apa kau memilih adikmu terus dihantui rasa takut?" ucap Vira.
Mr. J berpikir sejenak.
"Baiklah. 15 M. Setelah tugasmu selesai, aku akan mentransper uangnya" setuju Mr. J.
"Kirinkan DP dulu. Aku perlu DP tuan. Aku harus berjaga-jaga agar kau tidak menipuku" titah Vira.
__ADS_1
"Ck,, berapa yang kau inginkan?" tanta Mr. J.
"Berikan 10 M" jawab Vira.
"10 M? Pekerjaanmu saja belum dimulai, tapi kau sudah mau menerima upahmu?" geram Mr. J.
"10 M atau tidak sama sekali" tekan Vira.
"Baiklah. Dasar lintah darat" ucap Mr. J.
"Terima kasih tuan" balas Vira.
"Itu bukan pujian" kesal Mr. J.
"Hahahah,, aku tau tuan.." Vira tertawa.
Tak lama ada pemberitahuan uang masuk ke rekening Vira sebanyak 10 M.
"Terima kasih tuan. Dalam 1 minggu, kau akan mendapat kabar gembira" ucap Vira.
"Hm,, baiklah. Kalo begitu aku tutup telponnya" ucap Mr. J.
Panggilanpun berakhir.
Vira tersenyum penuh. Inilah yang dia mau. Vira akan berpura-pura menolak, lalu Vira akan memberikan tarip tinggi pada kliennya. Sungguh. Vira sangat licik.
Terima kasih sudah mampir😊
Jangan lupa tinggalkan jejak😆
Terus dukung author ya,, supaya author rajin up😉
Tbc..
__ADS_1