
Happy Reading!😊
Sepanjang hari Vira dan teman-temannya mengunjungi tempat-tempat bagus di negara XX. Menjelang malam, Vira dan yang lainnya pulang ke hotel.
Sesampainya di hotel, Vira langsung masuk ke kamarnya. Hari ini Vira sangat lelah. Rendi dan Roy terus saja mengajak Vira berpindah-pindah tempat. Vira dan Nathan tidak diizinkan untuk menolak. Ya,, memang tujuan mereka ke sana untuk liburan. Tapi bukannya Vira merasa terhibur, Vira malah merasa tertekan dengan ajakan teman-temannya.
Malam harinya, Rendi dan Roy tidak bisa membiarkan Vira beristirahat dengan nyaman. Seperti biasa, Rendi dan Roy mengajak Vira ke party yang ada di hotel. Apalagi setelah mereka mengetahui kalau Vira adalah pemilik hotel, tingkah mereka semakin merajalela.
Tapi Vira membiarkan mereka. Karna tingkah mereka masih dalam batas biasa. Jika mereka sudah terlewat batas, maka Vira tak akan segan untuk memberi peringatan pada mereka.
Di pesta.
"Vir, lo harus happy dong,, ayo kita nari.." ajak Roy.
"Iya, lo jangan diem aja. Lo yang punya hotel, masa lo gak seneng-seneng sih?" timpal Rendi.
"Gue gak tertarik" balas Vira.
"Pelayan. Bawakan aku minuman paling mahal" titah Rendi berteriak.
"Jangan turuti dia" titah Vira.
"Eh,, paan si lo Vir,, gue masih mau minun juga" rajuk Rendi.
"Heh, hotel gue bisa bangkrut" balas Vira.
"Ah,, cuma rugi sedikit gak ada salahnya.." ucap Rendi sambil terus menari.
Prang.. Vira memecahkan gelas yang dipegangnya.
Seketika semua orang terdiam dan menatap Vira. Musik yang menyala dengan keraspun berhenti.
"Udah cukup. Kalian udah mab*k berat. Cepat kembali ke kamar" titah Vira.
"Ah,, sebentar lagi.." tolak Rendi.
Vira menatap Rendi dengan tajam. Rendi tidak bisa berkutik setelah mendapat tatapan tajam dari Vira. Alhasil, Rendi dan Roy mengikuti perintah Vira.
Kalo kalian tanya Nathan ada di mana, jawabannya sedari tadi Nathan ada di sebelah Vira. Dia tidak mau meninggalkan Vira. Terakhir kali dia meninggalkan Vira, ada orang yang mengganggu Vira. Nathan tidak mau kejadian itu terulang untuk ke-2 kali.
Vira dan teman-temannya pergi ke kamar mereka. Vira dan Nathan berjalan dengan tegak. Sementar Rendi dan Roy berjalan dengan sempoyongan. Mereka kembali ke kamar mereka masing-masing, termasuk juga Vira.
Sesampainya di kamar, Vira mendudukkan dirinya di atas tempat tidur. Vira melihat jam yang ada di tangannya.
__ADS_1
"Ah,, aku harus menunggu sebentar lagi" ucap Vira lalu dia membaringkan tubuhnya di tempat tidur.
10 menit pikiran Vira bertualan di dunianya sendiri. Vira bangun dari posisi tidurnya.
"Aku rasa sudah saatnya" ucap Vira.
Vira memakai jaket kulit berwarna hitamnya. Tak lupa, Vira juga memakai masker hitam.
Vira ke luar hotel tanpa ada yang mengetahuinya.
Menurut informasi yang Vira dapatkan, targernya hari tidak akan ada di rumah. Vira akan memasang jebakan untuk targetnya. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, lebih baik Vira menuntaskan misinya malam ini juga.
Setelah sampai, Vira langsung menyadap CCTV dan kunci yang ada di pintu targetnya.
Gelap. Itulah yang dilihat Vira. Vira mengelilingi rumah targetnya.
"Aku tau apa yang akan aku lakukan" ucap Vira.
Vira akan membuat targetnya mat* dengan mengenaskan. Semua orang akan berpikir dia mat* karna bunuh diri. Tapi yang terjadi sebenarnya adalah, Vira yang membun*hnya.
"Huh,, rencana ini sudah cukup bagus" gumam Vira.
Saat Vira hendak ke luar, Vira mendengar di luar pintu rumah targetnya ada suara orang. Karna khawatir targetnya yang akan masuk, Vira segera bersembunyi di belakang sofa ruang tamu.
Vira mendengar suara aneh di telinganya. Rupanya, targetnya pulang dengan membawa seorang gadis. Dan mereka sekarang sedang b******* dengan panas.
"Oh ****" umpat Vira. "Apa gue harus tunggu mereka sampe selesai? Mau sampe kapan? Ah,, kenapa sih gue selalu ada di situasi kayak gini" keluh Vira.
Mereka duduk di sofa yang ada di ruang tamu. Di atas meja, ada beberapa botol minuman yang minum.
Vira mengintip sedikit untuk melihat siapa wanita yang dibawa oleh targetnya. Saat melihat wajah wanita itu, Vira ingat kalau Mr. J pernah menunjukkan foto wanita itu. Dan Mr. J juga berkata dia adalah perebut pacar adiknya.
"Ah,, jadi dia orangnya" gumam Vira.
Tiba-tiba Vira terpikirkan sebuah ide. Kali ini idenya lebih bagus dari sebelumnya. Vira akan membuat ke-2 orang itu mendapat balasan atas apa yang mereka lalukan pada adiknya Mr. J. Sebagai gantinya, Vira akan meminta bayaran lebih.
Saat mereka sedang lengah, Vira memasukan beberapa pil obat. Authorpun tak tau obat apa itu. Yang tau hanya Vira seorang.
"Huh,, hampir saja" gumam Vira.
"Baby,, ayo minum lagi.." ucap pacarnya dengan manja.
"Aku tidak bisa menolahmu baby.." balas targetnya.
__ADS_1
Targetnya minum tanpa ada rasa curiga apapun.
Vira tersenyum mengerikan saat tau kalau targetnya meminum minuman yang sudah dicampunya dengan obat. Bagi Vira, siapa saja yang meminumnya itu tidak masalah.
Kini mereka sedang di dalam kamar tidur. Vira ingin ke luar, tapi pintu kamar itu terbuka dan jika dia ke luar, bisa saja Vira mereka mengetahuinya.
"Baby,, biarkan aku yang melayanimu sekarang" ucap pacar target.
"Silahkan" balas targetnya.
Pacar target naik ke atas tubuh target. Dia mulai membuka kancing baju kemeja target. Namun baru 2 kancing terbuka, tiba-tiba target sesak nafas.
"Baby,, kamu kenapa? Apa yang terjadi padamu?" tanya pacar dengan khawatir.
Target tidak bisa bicara, baginya bernafaspun sangat sulit.
Vira tersenyum devil saat tau obatnya mulai bereaksi.
"Apa dia sudah mat*?" tanya Vira ke luar dari persembunyiannya.
"Si-siapa kau?" tanya pacar target dengan takut.
Vira tidak menjawab pertanyaan pacar target.
Pacar target melihat target yang kesulitan bernafas.
"Hei,, tolong pacarku. Dia kesulitan bernafas. Cepat tolong dia" pinta pacar.
"Untuk apa aku menolongnya? Biarkan saja dia mat*. Aku sudah susah payah membuatnya seperti ini, masa harus menyelamatkannya" ucap Vira.
"A-apa? Kau yang membuatnya begini? Tapi kenapa? Apa salahnya padamu?" tanya pacar syok.
"Dia tidak salah padaku. Tapi ini memang sudah tugasku. Mengirimnya pada tuhannya jawab Vira.
Vira melangkah maju sambil membawa botol minuman.
Terima kasih sudah mampir😊
Jangan lupa tinggalkan jejak😆
Terus dukung author ya😉
Tbc..
__ADS_1