Psikopat Sejak Dini

Psikopat Sejak Dini
Rencana Vira 2


__ADS_3

Happy Reading!😊


"Vir, sekarang mau ke mana?" tanya Rendi berteriak di atas motornya.


"Ikutin gue" jawab Vira.


"Ok" balas Rendi.


Rendi, Roy dan Nathan mengikuti motor Vira. 15 menit kemudian, Vira berhenti di salah satu restoran bintang 5. Vira dan yang lainnya turun dari motor.


"Lo mau ngapain ke sini?" tanya Roy.


"Ngamen" jawab Vira sambil berjalan masuk.


"Eh, yang bener dong. Masa mau ngamen" ucap Roy.


"Makanlah,, masa iya mau ngamen" ucap Vira.


Roy hanya mendengus kesal.


Vira memesan ruangan VIP untuknya dan untuk teman-temannya makan. Mereka sudah duduk di kursi.


"Hari ini gue tratir kalian" ucap Vira.


"Wiss,, serius nih?" tanya Rendi.


"Ya.." jawab Vira.


"Kalo gitu, gue gak akan malu buat pesen makanan" ujar Rendi.


"Heh toil, biasanya lo itu malu-maluin.." celetuk Roy.


"Dalam rangka apa ni, nraktir kita?" tanya Nathan yang dari tadi diam.


"Gue abis dapet job" jawab Vira.


"Job apa?" tanya Roy penasaran.


"Gue disuruh tampil di luar negri" jawab Vira.


"Alah,, bohong lu. Gue gak percaya" ucap Vira.


"Ya udah kalo gak percaya. Orang gue udah dikasih dp nya" ucap Vira.


Roy dan Nathan mengerutkan keningnya.


"Ah, lo pasti.." Roy hendak berucap lagi. Namun ucapannya dipotong Rendi.

__ADS_1


"Udah,, diem. Daripada Vira gak jadi nraktirnya. mending kita pesen sekarang" potong Rendi.


"Hm,, baiklah.." balas Roy.


Keempat sahabat itu makan bersama di restoran. Selesai makan, mereka kembali ke habitat mereka masing-masing.


Canda Habitat🤭


Pukul 20.00 WIB.


Vira dan Bima baru saja selesai makan malam. Bima duduk di ruang keluarga sambil melihat hpnya. Vira duduk disebelah Bima. Vira menyandarkan kepalanya di bahu Bima.


"Huah.." Vira menguap.


"Ngantuk?" tanya Bima dengan tak mengalihkan pandangannya.


"He'em.." jawab Vira.


"Ya udah, tidur sana" ucap Bima.


"Mau sama ayah" ucap Vira.


"Kamu duluan. Ayah belum ngantuk" tolak Bima


"Hm,, mau sama ayah. Pukoknya aku gak akan tidur kalo bukan sama ayah" kekeh Vira yang langsung tidur di pangkuan Bima.


Vira tersenyum dan menganggandeng tangan Bima. Vira menuntun Bima masuk ke kamar Bima. Vira membaringkan tubuhnya di tempat tidur. Bima juga melakukan hal yang sama seperti Vira. Vira memeluk tubuh Bima dan menyandarkan kepalanya di dada Bima.


"Aku mau tidur sambil gini" ujar Vira.


"Hm,, baiklah. Sekarang kamu cepat tidur" balas Bima.


Vira menganggukkan kepalanya dan memejamkan matanya.


"Em,, ada yang kurang" ucap Vira sambil memejamkan matanya.


"Apa sayang?" tanya Bima.


"Tangan ayah" jawab Vira.


Bima mengerti dengan maksud Vira. Bima menaruh kepalanya dan membelai kepala Vira dengan lembut. Vira tersenyum.


10 menit kemudian, Vira tidak merasakan tangan Bima bergerak. Vira mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Bima. Tampak Bima memejamkan matanya.


Vira bangun dan melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Bima. Namun Bima tidak merespon.


"Sepertinya ayah sudah tidur" gumam Vira.

__ADS_1


Dengan hati-hati, Vira turun dari tempat tidur dan ke luar kamar dari kamar Bima. Vira berjalan ke luar rumah. Vira membuka pintu dan tampak sudah ada Rendi, Roy dan Nathan.


"Lama banget sih" kesal Rendi.


"Iya, gak tau apa dari tadi kita kedinginan" timpal Roy.


"Ya maaf. Cepet masuk" balas Vira.


Ketiga sabat itupun masuk ke dalam rumah Vira.


"Denger, tugas kalian pindahin sofa ini ke samping" titah Vira sambil berbisik.


"Ah tinggal pindahin aja apa susahnya sih" balas Rendi.


"Awas ya, jangan ada suara sedikitpun. Kalo ada suara, kalian semua habis sama gue" anc*m Vira.


"Iya,, iya,, bawel" ujar Rendi.


Rendi, Roy dan Nathan mulai memindahkan sofa seperti apa yang Vira titahkan.


"Eh, ke mana bokap kalian?" tanya Vira.


"Bentar lagi ke sini kok" jawab Nathan.


Vira menganggukkan kepalanya.


"Vir, soal mobil gimana?" tanya Roy.


"Oh iya,, gue lupa toil" ucap Vira.


"Euh,, maen suruh-suruh orang aja. Padahal tugas lo sendiri lupa" Nathan menyentil kening Vira.


"Ah,, ya maaf. Gue lupa" ucap Vira.


Vira segera menghubungi pihak showroom yang akan mengirim mobil yang sudah dibeli oleh Vira. Sebenarnya jam kerja mereka sudah tutup. Tapi karna Vira pembeli spesial, jadi mereka akan menuruti keinginan Vira.


Setelah 30 menit menunggu, akhirnya mobil yang dibeli Vira sudah sampai. Wisnu, Iqbal dan Bram juga sudah datang membantu mempersiapkan rencana Vira.


Jam demi jam berlalu. Kini Vira dan yang lainnya sudah menyelesaikan rencana. Mereka hanya tinggal menunggu pukul 12 malam dan menjalankan rencana selanjutnya. 15 menit kemudian, tiba lah saatnya rencana dimulai.


Terima kasih sudah mampir😊


Jangan lupa tinggalkan jejak😆


Terus dukung author😉


Tbc..

__ADS_1


__ADS_2