Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Ex-Chapter 14 : Suasana Baru


__ADS_3

...Navada City, benua Aksaria...


...9 October...


Setelah sekian lama perjalanan Yuri, Charlotte,Mikami dan tentu beberapa prajurit yang terpilih menemani mereka bergerak menuju benua Aksaria. Mereka disambut hangat ketika mereka tiba di pelabuhan Navada, pelabuhan ini cukup unik dan banyak jaring-jaring dan beberapa benda yang Yuri tidak paham mengapung dan ada orang berjalan diatasnya dan tentu saja benda mengapung itu diberikan papan diatasnya.


Sangat kreatif dan mereka disini memakai pakaian yang aneh, mereka hampir terlihat memakai pakaian suster, tapi juga bukan karena motif dan nuansanya sangat berbeda.


Ngomong-ngomong soal sambutan, mereka disambut hangat tak hanya warga yang ada disana, namun walikota mereka juga ikut memberikan sambutan hangat.


"Selamat datang di pelabuhan Navada, ahhh kota Navada lebih tepatnya.. Aku adalah Zafan seorang walikota di Navada, sekali lagi selamat datang dan nikmatilah yang kamu mau disini hingga pertemuan dengan Maha-dewan tiba. " Ucap Zafan.


Pria yang sudah berumur 45 tahun ini cukup bugar dan ia terlihat berpengalaman dalam hidupnya.Ia mengambil sebuah cinderamata yang ia ambil dengan pelan dari tangan prajurit nya dengan hati-hati, lalu memberikannya kepada Yuri.


"Tentu aku ini sangat sibuk, jadi ini adalah oleh-oleh dari Navada dan semoga kamu suka. " Imbuh pria tua itu.


Yuri menganggukkan kepalanya dan mengambil cinderamata yang berupa cincin yang terlihat mahal, mata batunya berwarna biru langit dan terlihat ringan juga enak dipakai.


"Sangat cocok untukmu, Empress of Vermilion Kingdom.. Kalau begitu, aku akan pamit. "


Pria tua itu tersenyum kemudian membungkukkan badannya untuk menghormati Yuri dan berbalik pergi dengan kedua penjaganya yang menjaga dia.


"Psst, hei kau lihat dia? cantik sekali anaknya ratu.. "


"Benar banget, aku jadi ingin kenalan dengan.. Siapa namanya ya, Charlotte?. "


Baik Yuri maupun Charlotte mendengar suara bisikan dari beberapa pemuda yang terpesona melihat Charlotte dan mengaguminya.


"Sepertinya kamu punya fans baru nih. " Lirih Yuri yang kini menatap Charlotte.


"Ibuu.. " Jawab Charlotte.


Pipi Charlotte kini memerah malu, membuat Yuri merasa lucu hingga akhirnya tertawa kecil.


"Ahh ya, kita harus ke Sabbad yang katanya disana kita bisa beristirahat. " Ucap Yuri.


Yuri kemudian berbalik dan melihat para ksatria yang dengan setia menunggu aba-aba dari Yuri, Yuri menghitung jumlah mereka dan tidak ada keanehan sedikitpun.


"Baiklah, kita akan menuju Sabbad dan aku harap kalian tidak melupakan barang bawaan kalian. " Kata Yuri dengan suara keras agar bisa didengar prajurit nya.


"Baik Yang mulia..!!. " Seru serentak para prajurit.


Yuri mengangguk sambil berkata Bagus, Yuri kemudian memimpin mereka menuju Sabbad.


Tanpa memakai Ai gadget dan tanpa pemandu, karena di tempat ini di setiap persimpangan ada petunjuk arah yang memudahkan dia berjalan menuju Sabbad.


Tempat ini ramai, meskipun bangunan mereka seperti terbuat dari pasir tapi tempat ini sangat ramai. Ada beberapa rumah yang dibuat dari kayu dan ada yang terbuat dari batu-batuan kuning.

__ADS_1


Melihat pedang mereka juga sangat berbeda, seperti lengkungan yang sangat unik bahkan pisau mereka sangatlah unik, sangat berbeda dengan Vermilion dan apa yang pernah Yuri lihat.


Yah meskipun dari segi pijakan tanah masih pasir, tapi bangunan ini sangat berbeda dari apa yang Yuri ingat tentang Vermilion.



Ingatan akan Vermilion dan Yuri ingin rasanya berenang atau bersenang-senang di sebuah sungai yang ada didekat kastil Vermilion. Yang ia hanya bisa lakukan saat tiba di dunia ini adalah melihat dan melihat, tapi ia tidak bisa rasakan.


Bagaimana dengan Emerald? Ia juga mengingatnya dengan sangat jelas



Meskipun kota ini bisa dikatakan kecil, tapi Emerald berkembang pesat ketimbang Vermilion. Banyak rumah dan Emerald merupakan tempat perdagangan terbaik nomor 1 yang ada di Terra.


Nomor 2 ada pada Vermilion dan Vermilion lebih dikenal karena sumber daya yang banyak, seperti pepohonan, tumbuhan, hewan bahkan tambang batu mineral juga emas yang berlimpah.


Kalau dipikirkan lagi, tingkat berkembang kota Vermilion dan Emerald, Vermilion masih berada di tingkat puncak.


"Ibu, kita hampir meninggalkan kota Navada dan didepan kita adalah Sabbad. " Ucap Charlotte.



Yuri melambatkan langkah kakinya, setelah mendengarkan perkataan Charlotte, Yuri berbalik untuk melihat sekali lagi kota Navada.


Begitu indah saat ia melihat kota ini, mereka berjalan ke sisi timur yang dimana saat Yuri berbalik lagi, ia melihat sebuah tempat yang amat megah.



"Wow, ini benar-benar beda. " Ucap Mikami.


"Benar-benar berbeda, bukankah begitu Mikami?. "


Sahut Charlotte.


Mikami hanya mengangguk, rambut putihnya terlihat berkilau walau malam sudah mau datang. Tatapan Mikami sangat polos ketika ia melihat sesuatu yang baru, sejujurnya juga Yuri kaget dan terpesona.



"Aih kalian sudah datang saja, tamu terhormat.. "


Yuri terhenti dan begitu juga ksatria nya ketika Yuri disapa oleh seseorang yang memakai setelan unik berwarna hitam dan hijau, hijau sesuai dengan warna rambutnya.


"Dan kamu siapa?. " Tanya Yuri.


Ia bertingkah sopan dan seolah dia lupa, lalu ia menunduk untuk memberikan hormatnya.


"Namaku adalah Altair Al-masyaf. Bisa dikatakan aku setara Elite knight jika didalam sistem pemerintahan kalian. " Jawab Altair dengan senyuman.

__ADS_1


Altair kemudian menepuk tangannya tiga kali yang kemudian satu prajurit datang dengan posisi siaga, siap untuk diperintah,bisa dikatakan zirah dari prajurit disini terlihat keras dan mewah layaknya zirah pada Vermilion.


"Tolong bawakan tamu ksatria kita ini ke penginapan khusus ksatria. " Kata Altair.


"Siap..!! Ayo kawan, ikut aku kita istirahat disana. " -Ksatria Navada.


Ksatria yang dibawa Yuri pun mengikuti Ksatria Nevada atas dengan izin Yuri. Altair mengatakan bahwa disana sangat aman dan mereka diperlakukan layaknya saudara, Navada selalu terbuka untuk semua yang berjiwa putih dan juga berani seperti singa.


"Kalau begitu, mari kita menuju kedalam Sabbad untuk kalian bisa beristirahat. " Ucap Altair.


Altair membimbing Yuri, Charlotte, Mikami dan Groceria. Soal Mikami yang ikut dan juga Groceria ikut dikarenakan atas izin dan permintaan dari Reginald.


Semua ini karena Charlotte memberikan pengetahuan tentang bahayanya katana yang Yuri bawakan kepada Reginald dan juga Reginald memberikan informasi apa yang ia tau tentang Zodiac dari negeri luar.


Ternyata di benua Aksaria, terkhusus nya di wilayah Navada terdapat sebuah kuil yang megah. Diantara semua anggota Heavenly General, cuma General Catura yang memiliki harta kekayaan melimpah dan mempunyai banyak sekali peternakan sapi.


Karena Catura juga Navada jadi negara dengan penghasilan susu sapi terbagus dan terbaik di Terra. Tentu saja dengan gizi yang tinggi karena perawatan yang sangat diperhatikan.


Menurut Reginald yang ia dapat tentang Catura adalah orang ini benar-benar sangat tempramental. Jadi jika ia sedang badmood atau marah, Catura memilih untuk tidur atau konsentrasi minum susu sambil makan-makan hingga akhirnya ia tidak bisa mendengar orang lain.


Reginald juga berpesan jika Yuri menemui Catura, ia harus bersikap biasa saja karena Catura tidak suka yang namanya kegiatan formal atau cuma sekedar formalitas.


Yuri juga mulai berfikir, ini kan merupakan daerah padang pasir. Lalu bagaimana ia bisa mendapatkan atau memberikan makanan bagi hewan ternak nya?


Yang Yuri lakukan hanyalah berbicara dengan Altair hingga mereka berada didalam tempat ini, sangat luas. Seperti Nirwana atau bahkan seperti dunia Hor, ini mengingat kan dia pada Charlotte dan Fram yang ia tinggalkan di istana.


Tapi Yuri yakin bahwa ada Grace yang selalu ada untuk mengurus Fram bahkan anaknya yang ia lupa namanya siapa bakal menemani Fram dan menjadi kawan bermainnya.


"Baiklah, sampai disini dulu.. Ini kunci untuk masing-masing kamar kalian, semuanya bersih dan jangan sungkan untuk menggunakan layanan para pelayan. " Tutur nya.


Yuri dan yang lainnya mengambil kunci yang diberikan Altair satu persatu, tiap kunci memiliki sebuah aksesoris yang tertulis tamu special dengan warna yang berbeda.


"Baiklah Charlotte, Groceria, Mikami sampai ketemu lagi, kita istirahat dulu.. Kalau ada apa-apa bilang aja ya. " Ucap Yuri.


Charlotte, Groceria dan Mikami mengangguk secara bersamaan dan mereka berjalan menuju lorong yang sudah dipandu oleh pelayan wanita yang penampilan nya begitu berbeda.


Ruangan mereka sedikit agak berjauhan dan Yuri sudah membuka pintu ruangannya.



Isi ruangan ini begitu megah, mewah dalam artian yang berbeda. Suasananya juga berbeda dan aroma kamar ini juga berbeda dan sangat khas kota Navida.


Yuri menutup pintu ruangannya setelah masuk dan ia mengunci pintu ruangannya ini. Ia mengecek satu persatu ruangan ini terdapat kamar mandi dan bahkan ada dapur kecil.


Meskipun di bedain ruangannya, tapi setidaknya untuk sebuah tempat istirahat ini sudah terlihat seperti perumahan.


"Seperti nya ini bagus untuk relaksasi sedikit. " Batin Yuri.

__ADS_1


Relaksasi untuk menenangkan rasa sakit kepalanya. Setidaknya untuk sementara waktu ini ia merasa begitu.


...~To be continued~...


__ADS_2