Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Cacing aneh dan Ratu Nyamuk


__ADS_3

Setelah pertarungan singkat dengan Chaos Bringer, Yuri mencoba mengelilingi wilayah Mourne dan Yuri menemukan satu tempat yang amat mencurigakan.


Tempat yang sangat mencurigakan bagi Yuri, masalahnya tempat ini diberikan sebuah magic barrier yang menolak penuh siapapun yang lewat. Yuri mencoba segala cara untuk masuk namun gagal.


"Nghh... Ayo, ayolah. Pasti ada sesuatu" Ucap Yuri.


Yuri menepuk-nepuk kepalanya sendiri sambil menutup matanya, mencoba mengingat ingat.


"Ai-chan, apakah magic barrier seperti ini mempunyai sebuah mekanisme atau semacamnya?" Ucap Yuri.


Yuri menunggu beberapa saat sebelum akhirnya Ai-Chan menjawab.


"Menurut proses analisa, untuk menonaktifkan magic barrier ini, anda harus mengalahkan setidaknya dua monster besar disini" Balas Ai-chan.


Setelah mendengarkan jawaban Ai-chan, Yuri berhenti sejenak untuk berfikir. Baginya, ini seperti permainan video mmorpg dimana kamu harus mengalahkan boss terkuat untuk dapat masuk kedalam ruang selanjutnya.


Beberapa setelah itu, tanah disekitar Yuri mulai bergetar, awalnya samar-samar namun akhirnya Yuri melompat dengan tinggi ke samping kanan tepat saat sesosok makhluk keluar dari bawah tanah dan hendak memakan Yuri.


Untungnya Yuri tau cara menghindari hal seperti ini, trik yang mudah dipahami.


"Fire Ball!" Seru Yuri.


Yuri melempar kan setidaknya sepuluh bola api kearah mulut makhluk tersebut, dengan meronta-ronta makhluk tersebut masuk kedalam tanah dan tak lama mengincar Yuri setelah Yuri mendarat dengan sempurna.


"Rock Bottom!"


Yuri melindungi dirinya dengan mengelilingi dirinya dengan batu-batu besar yang menjulang tinggi dan yang benar saja makhluk tersebut muncul lagi dengan lebih agresif. Yuri hanya bisa berpegang kuat pada batu yang ada didekatnya.


Yuri kemudian melompat tinggi keatas setelah makhluk tersebut terlihat susah menelan batu tersebut.


"Laser Focus!!" Seru Yuri.


empat element dasar muncul dengan bentuk laser atau beam, menghujani batu-batu tersebut hingga akhirnya batu tersebut terbelah dan beberapa laser Yuri masuk kedalam mulut makhluk besar tersebut.


"Enyahlah cacing! Meteorite!" Seru Yuri lagi.


Setelah melapalkan mantra sihir, Yuri menghajar monster tersebut dengan sepuluh meteor sedang secara beruntun, tanpa berkutik kepala monster tersebut akhirnya terbentur keras ketanah ditambah dengan benturan keras dari meteor-meteor yang menimpa monster tersebut.


Yuri dengan menggunakan kekuatan dari Turin dapat turun dengan pelan untuk mendarat, tubuh Yuri kini seringan bulu, hingga dari ketinggian apapun ia tetap selamat tanpa terluka.


Yuri tidak tau makhluk apa itu sehingga Yuri tidak peduli apapun soal itu, Yuri melihat satu lingkaran sudah terpenuhi, Yuri hanya membutuhkan satu lagi.


~Ting.... Ting~


Yuri mendengar suara lonceng yang sangat imut dan dengan segera mengalihkan pandangannya kearah suara tersebut. Yuri melihat itu adalah peri-peri yang Yuri tebak adalah ras paling misterius di dunia.

__ADS_1


Seperti nya peri-peri ini sedang berusaha menunjukkan sesuatu ke Yuri, Yuri pun dengan perlahan mengikuti arahan peri tersebut. Melewati suatu lembah kecil dan berakhir di kaki pegunungan yang ada di Mourne.


"Ah, maaf tapi aku disini untuk mengaktifkan barrier itu" Ucap Yuri.


Merasa tidak mengerti, Yuri terus tetap berjalan dan melihat pintu bercahaya dan pintu tersebut terbuka, memunculkan sesosok...Bukan, lebih terlihat seperti manusia bersayap peri. Atau jangan-jangan dia adalah Sylph??!!


Wanita berambut merah muda cerah itu tersenyum kearah Yuri, senyumannya sangat hangat dan sangat bersahabat.


"Benar, aku adalah Sylph. Anak dari Enyo, tetapi aku bukan Sylph yang asli, aku adalah bagian dari ingatan Slyph saat berada disini" Ucap wanita itu.


Yuri menelan ludahnya, wanita bermata kuning berambut merah muda cerah ini memiliki kekuatan, aura luar biasa dan ini hanya ingatan nya saja.


"A-aku adalah Yuri, Yuri Heisenberg. Aku, aku disini karena peri-peri kecil ini" Ucap Yuri.


"Ahh nama yang bagus, nama yang bagus. Yuri Heisenberg, kamu pasti pahlawan Terra bukankah begitu" Balas Sylph.


Yuri hanya bisa tersipu malu.


"Ah soal itu"


Yuri menjelaskan detail apa yang terjadi, tujuan Yuri sebenarnya dan Yuri terjebak dengan siapa monster selanjutnya yang akan Yuri kalahkan.


"Baiklah, terima kasih karena ingin membebaskan ku, tetapi aku tidak bisa membantu mu, aku hanyalah ingatannya saja"


Sejenak Yuri mengira bahwa ia bermimpi atau berhalusinasi, halusinasi panjang karena semua ini mungkin.


"Kamu terlihat pusing, aku bisa membantu mu untuk itu, aku dapat membuat teh yang sangat lezat" Tawar Sylph.


Yuri menghembuskan nafasnya sebelum akhir nya Yuri memberikan pertanyaan kepada Sylph.


"Sylph bolehkah aku bertanya sesuatu?" Tanya Yuri.


"Ah boleh-boleh, apa itu?" Balas Slyph.


Dipikiran Yuri, nyamuk. Jika benar Sylph yang ini palsu karena melihat peri berekor nyamuk tersebut, maka jelas mereka lemah kepada api atau asap api atau cahaya terang dan panas.


Tak lama setelah Sylph memberikan Yuri bertanya, Yuri menyodorkan sesuatu yang terang dan hangat kepada Sylph.


"Apa kamu tau benda ini di produksi dimana aja?" Tanya Yuri.


Dan yang benar saja, ekspresi Sylph berubah dan Sylph menjerit.


"Aaaa!... Panas..panas!! terangg!! terlalu terang!!"


Sesuai dugaan Yuri, ternyata Yuri dibodohi oleh sihir tipuan oleh kelompok nyamuk nakal yang sengaja menempatkan Yuri kesini untuk jadi santap makanan dan wadah rahasia.

__ADS_1


"T-tegamya kamu!!" Bentak Sylph(?)


Suara Sylph kini sudah berubah menunjukkan suara aslinya.


"Aku tau, kamu bakal menipuku"


Ucap Yuri, wanita itu pun tertawa, tawa yang sangat mengerikan dan sangat horor. Tubuh wanita ini pun berubah dan tempat yang awalnya bagus ini berubah menjadi tempat aslinya.


Kumuh,kusam, banyak sekali genangan air dan juga sesampahan berserakan dimana-mana. Banyak nyamuk juga mengelilingi wanita atau setidaknya makhluk mengerikan itu.


"Dan kamu tidak akan kubiarkan kabur hidup-hidup.. Lahap dia Anak-anak ku!!!" Seru Wanita itu.


"Fire Pillar.. Windy berputarlah"


Dengan mencampur kan elemen api dan angin , Yuri menciptakan tornado api, nyamuk-nyamuk yang mendekati Yuri mau tak mau harus mati terbakar hidup-hidup oleh tornado milik Yuri.


"Blast!"


Setelah tornado itu mendekati makhluk tersebut, Yuri mengepalkan tangannya dan tornado api itu meledak dan hampir membuat tempat ini lebih berantakan.


Namun, sayangnya Yuri melihat wanita ini pintar untuk melindungi dirinya walau menggunakan anak-anak nya untuk menghalau ledakan tersebut.


"Khehe, aku adalah ratu dari para nyamuk, sambutlah aku, Queen Rize!!" Ucap makhluk tersebut.


"Time Arc: Redo"


Yuri tanpa basa-basi mengendalikan waktu khusus dimana Yuri menciptakan ledakannya barusan untuk berusaha membasmi nyamuk-nyamuk ini.


Dan yang benar saja, Yuri menambahkan durabily serangannya menjadi lebih besar dan kuat yang membuat ratu nyamuk tersebut terkena ledakan dan terbakar menyatu menjadi satu hingga Yuri membasmi ratu nyamuk tersebut dengan sekali ketukan.


Terimakasih berkat Enyo sekali lagi, berkat Enyo yang dulunya pernah menbasmi dewa dewi bahkan dewa ruang dan waktu sambil menghisap kekuatannya satu persatu, kini Yuri dapat menggunakan nya saat Yuri membutuhkan nya saja.


Air-air merah menghujani Yuri, Yuri melihat air ini adalah darah dari ratu nyamuk tersebut dan Yuri mencium bau gosong dari nyamuk-nyamuk yang terbakar termasuk ratu nyamuk tersebut.


"Agak menyebalkan tapi, setidaknya aku pasti membuka mekanisme jalan itu"


Yuri dengan perlahan kembali melangkah kakinya balik kearah tempat dimana magic barrier berada. Dan benar teori Yuri saat sampai di sana, Yuri melihat barrier itu hilang total.


Yuri tidak tau apa yang menunggunya disana, tapi Yuri berharap lebih jika ia sampai langsung kepada inti dari wabah yang sangat menjengkelkan ini.


Dari belakang Yuri, terdapat sosok bayangan yang mengintai Yuri, Yuri tidak tau itu tapi bisa merasakan ada yang aneh. Aneh sekali, Yuri berharap itu adalah seorang ninja.. Sternia yang ia jumpai tadi.


Kalaupun iya Yuri akan beruntung bisa dibantu dan jika tidak, Yuri akan waspada tetapi Yuri akan lebih waspada karena belum tau siapa yang mengintai nya.


...~To be Continued ~...

__ADS_1


__ADS_2