Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Demon Sword Veronica


__ADS_3

...6 February Years C2, Tesla Lab...


Satu hari sudah berjalan mulus, percobaan dengan Kongming berjalan sempurna, tidak ada kecacatan sedikitpun. Tesla dan Yuri juga merawat Kongming secara rutin, pemeriksaan untuk melihat seberapa berkembangnya Gen ciptaan dari Tesla sendiri.


6 February adalah hari dan tanggal dimana Yuri menerima sebuah tugas atau setidaknya Yuri sendiri yang memintanya. Tentu saja, Yuri sudah melengkapi sistem didalam Kongming dan sudah terhubung dengan Ai-chan.


"Commander, sistem Ai-chan sudah terhubung dengan sempurna.. Apa ada lagi yang ditambahkan? "


Mendengar ucapan yang keluar dari mulut Kongming membuat Yuri berfikir sejenak dan kemudian menggelengkan kepalanya.


"Untuk saat ini lebih dari cukup Kongming... " Ucap Yuri.


Yuri memegang kepala Kongming dengan lembut lalu mengusapnya dengan perlahan, Android yang satu ini benar-benar tidak paham meskipun sudah dimasukkan chip, atau memang butuh waktu.


"Jadi kalian sudah siap?. " Tanya Tesla yang menunggu Yuri dan juga Kongming.


"Jadi... Misi kita beneran mengambil kembali Demon Sword Veronica ? " Balas Yuri dan Yuri melontarkan pertanyaan yang membuat Tesla mengangguk.


"Benar.. Demon Sword Veronica adalah pedang penumpas demon 500 tahun lalu sebelum kamu kembali Direktur, dan pedang ini sudah menjalani evolusi yang begitu banyak..." Jelas Tesla.


Tesla sedikit merintih, yang membuat Yuri merasa khawatir.


"Tesla? Kau tidak apa? " Tanya Yuri.


"Ah tidak apa-apa, ah iya aku sudah mengirimkan koordinasi tempatnya, jadi... yaaahh... Jika ada apa-apa aku bisa mengirimkan pasukan robot-robot ETP yang aku ciptakan untuk membantumu. " Balas Tesla.


Kelihatan nya Tesla merasakan nyeri sendi karena kebanyakan memaksakan dirinya dalam beberapa project. Tesla juga kurang tidur dan keseringan ngopi, sekiranya begitu di pandangan Yuri.


"Baiklah, dipahami... " Ucap Yuri.


"Tunggu.... Aku baru ingat sesuatu... 7 February besok kau akan datang di acara pelantikan menjadi Commander baru untuk ETP-4, pasukan khusus lebih tepatnya... " Jelas Tesla.


Commander ETP-4? Besok? Yuri tidak yakin, Yuri juga harus mencari Sylph secepatnya, tapi seperti nya Yuri tidak punya pilihan lain, ia sudah mempersiapkan segala teknik sihir yang sekiranya bisa membantu tanpa menghancurkan sekala besar. Mungkin kecuali ledakan dari bomb atau semacamnya.


Berapa lama Chaos Bringer akan menunggunya, ini sudah lama sekali, Yuri juga baru mengingatnya... Semua hal ini belum terselesaikan juga, yang membuat Yuri tak sengaja menghembuskan nafas panjang.


"Ahh, maafkan aku Direktur, bukan maksudku-"


Reflek mendengar perkataan Tesla, Yuri meluruskan kedua tangannya kedepan dan memberikan gerakan tidak.


"Ohh Bukan Bukan Bukan,... Tidak, aku tidak sengaja melakukannya. " Potongnya.


"Hanya saja ada yang aku pikirkan.. Tapi itu bukan karena kamu Tesla. " Ucap Yuri.

__ADS_1


Tesla dengan mendadak tertawa, Yuri kebingungan kenapa begitu saja ia tertawa dengan lepas.


"Aku tau, Aku tau.. Oh maafkan aku sudah menjahili kamu Direktur... " Ucap Tesla.


senyum terlukis dibibirnya meskipun ia masih tertawa kecil.


"Oke kau menang, tapi lainkali aku akan menang. "


Balas Yuri tersenyum.


Yuri kemudian mengalihkan pandangannya untuk melihat Gen yang dari tadi melihat nya.


"Ayo Kongming, kita langsung ke TKP. "


Kongming mengangguk setelah mendengarkan perintah dari Yuri dan mereka berjalan menuju Echo, nama alat teleportasi milik Tesla. Alat ini tentunya bisa bekerja melalui Bracelet milik Yuri.


...6 February Years C1, Tambang Emas Tua Sophia Yang Terbengkalai...


Teleport yang canggih dan tidak memakan waktu lama, Yuri sudah berada di TKP dan Yuri juga tak sengaja menginjak sebuah kertas, kertas itu seperti nya ditulis dengan bahasa yang aneh namun untungnya Kongming dapat mengganti bahasa langsung dari kertasnya tanpa mengubah isinya.


^^^23 October Years C1^^^


^^^Laporan ^^^


"Laporan ini dari para pekerja itu, tapi para demon itu.. Apa demon sword itu membuat para demon tertarik untuk mendekat ya. " Gumam Yuri.


Yuri mencoba mencari-cari sesuatu yang dapat menjadi clue buat dirinya untuk mengambil demon sword, Yuri harus bisa membaca kondisi saat ini kalau tidak mungkin akan menjadi sangat berbahaya bagi dirinya dan Gen yang satu ini.


"Jika kamu tertarik, aku sudah mengumpulkan data dari isi kertas itu kedalam memori ku. " Tawar Kongming.


Syukurlah jika Kongming dapat melakukannya Yuri tidak akan capek-capek untuk membawanya.


"Terimakasih Kongming, mungkin akan berguna. "


Balas Yuri.


Dalam suasana pencarian, terdengar bunyi suara seperti suara radio dari alat komunikasi Yuri, dengan segera Yuri menerima panggilan tersebut.


" Hey, bagaimana kondisinya.. " Ucap Tesla.


"Uhh, sejauh ini aman, banyak lumut disini dan ada isi kertas yang mungkin bisa membantu... Kongming sudah menyimpan Informasi nya. " Balas Yuri.


"Baguslah, aku sudah menemukan titik baru karena jalan yang aku kasih diawal sudah terhalang oleh Abomination..." Ucap Tesla.

__ADS_1


"Apa kita tidak bisa saja menembusnya?.. " Balas Yuri lagi.


"Terlalu beresiko, Abomination ini dikendalikan oleh perusahaan jahat yang bernama Sharping Tech.. Kau tidak ingin berurusan dengan mereka, maka hindarilah. " Jelas Tesla.


"Ah aku ada keperluan dengan Anastasya, jadi semoga bantuanmu berhasil.. Jangan lupa untuk memberi kabar. " Lanjutnya


Setelah perbincangan antara Tesla dan Yuri, akhirnya sambungan dari Tesla terputus.


"Ayo Kongming... " Ucap Yuri.


Yuri memasuki Tambang Emas lebih dalam lagi dan kali ini mereka kedatangan satu Abomination yang lagi sendirian terlihat berpatroli. Demi kelancaran misi, Yuri dengan diam menyergap dan melumpuhkan Abomination tersebut dengan mudah.


Suara radio muncul dan Yuri menerima panggilan tersebut.


"Test.. test... Ah, ini adalah Kotone Kameko... Aku adalah bagian dari ETP Military Class : Executor, setelah seminggu lebih akhirnya aku bisa menghubungi seseorang... " Ucap seseorang,suara seorang wanita dan nada suaranya goyah bergetar seakan-akan menahan rasa sakit.


"Tolong aku, aku ada di lantai bawah kamu bisa... Lewat dari lift tak jauh dari tempat utama... "


Suara tersebut terputus dan Yuri dengan segera mengikuti arahan dari Kotone dan setelah sampai ketempat tujuan, Yuri membasmi beberapa monster yang mencoba mendekati Kotone untuk memangsa nya ketika Yuri membukakan pintu keluar untuk Kotone.


Kotone lari dengan sekuat tenaga menuju Yuri dan saat sampai nafasnya terengah-engah dan Yuri melihat pakaiannya compang-camping tak karuan.


Kongming membantu Kotone yang babak belur ini untuk duduk didekat Yuri.


"Kotone... Jelaskan padaku, apa yang terjadi padamu...Maksudku, lihat pakaianmu. " Ucap Yuri setelah Yuri berjongkok untuk berbicara dengan Kotone.


"Demon Lord... Dia sudah bangkit... " Ucap Kotone.


Kotone pun tumbang dan tak sadarkan diri, dalam situasi seperti ini mau tidak mau Yuri harus mengutamakan nyawa seseorang. Yuri tidak ingin naif pada dirinya atau setidaknya Yuri lah yang akan sendirian mengatasi Demon Lord yang disebutkan oleh Kotone.


"Kongming, perintah baru.. Bawalah Kotone ke markas.. Aku akan mengurus tugas ini. " Ucap Yuri.


Setelah melihat tatapan dari Yuri, Kongming mengangguk lalu membawa Kotone kembali ,menjauh dari Yuri.


"Demon Lord.... Hmhh, ternyata Amanda sebelum di hancurkan oleh Dewi Enyo sudah berkembang biak terlebih dahulu.... "


Yuri tersenyum, inilah saatnya untuk dirinya membalaskan kekalahannya sekaligus menyelamatkan orang-orang terhindar dari tragedi yang takut akan terjadi kembali.


Yuri mematikan sementara fitur komunikasi dengan Tesla dan berjalan pelan menuju tempat yang sudah disebutkan oleh Ai-chan di pikirannya.


Benar, tempatnya ada di lantai paling bawah dan Demon Sword Veronica sudah jatuh ke tangan Demon Lord tersebut.


...~To Be Continued~...

__ADS_1


__ADS_2